
Kedatangan jun-pyo di istana yang semula membuat Kaisar ketar-ketir, namun setelah mendengar alasan kedatangannya. Kaisar tersenyum,meski Jauh di lubuk hatinya ia heran dengan keputusan jun-pyo. Namun ia tidak menolak dengan besaran pundi-pundi emas yang akan ia dapatkan .
" jadi berapa komisi yang akan kami dapatkan saudagar jun -pyo" kata Kaisar tanpa rasa malu
" Bagaimana kalau 1500 ribu keping emas per tahunnya yang mulia" jun pyo balik bertanya kepada kaisar. seketika Kaisar dan penasehat menelan ludahnya hampir saja mereka muntah darah mendengar jumlah uang sebanyak itu. wajar saja karena jumlah uang itu kalau dirupiahkan adalah sebesar kira-kira 200 miliar .
uang sebanyak itu sulit sekali didapatkan bila mengandalkan dengan komisi dari pengambilan order pembunuh bayaran tapi Kaisar menyembunyikan rasa keterkejutannya .
bukannya berterima kasih Kaisar merasa serakah ,ia merasa kemampuan jun pyo lebih dari itu.
" mengingat dan menimbang perkembangan asosiasi mu, telah kuputuskan negara akan mengambil dua kali lipat dari yang telah kau sebutkan tadi, Bagaimana ?' tanya Kaisar dengan mata serakah
"dua kali lipat ?"kata jun-pyo dengan keterkejutan. ia sungguh tidak menyangka bahwa Kaisar akan meminta lebih.
"maksud yang mulia,300.000 koin emas "
"Ya itulah maksudku "kata kaisar tidak mau tahu. ia begitu yakin jun pyo menyanggupi. dengan koin emas sebanyak itu.ia tak perlu memikirkan masaalah negara terkait keuangan.
__ADS_1
" Tidakkah itu terlalu besar yang mulia kata jun-pyo ia berusaha memperkecil kerugian asosiasi kirin,karena ini seperti membiarkan kaisar mencekik leher nya.
"kurasa keuntungan asosiasi kalian berkali-kali lipat lebih dari itu ,benarkan !"kata kaisar dengan tingkah Sombongnya
"Sebenarnya aku tidak pernah memikirkan keuntungan yang mulia, semua keuntungan ku telah terbagi rata kepada para pegawai untuk menekan jumlah kemiskinan dalam negara kita jika yang mulia tidak percaya yang mulia bisa melihat ke kediamanku ,kami bahkan tidak memiliki lebih pelayan "jelas jun-pyo agar Raja Kaisar mau mempertimbangkan kembali keinginannya.
dari mata mata nya, Kaisar telah mengetahui bagaimana kehidupan di kediaman jun-pyo. tapi tidak di apartemen nya, karena apartemen itu telah memakai array tingkat tinggi sehingga kemegahan nya tertutupi dari mata orang-orang sehingga yang tampak dari luar hanya lah gedung bertingkat sederhana.
" jadi kamu mau menolak Saudagar jun-pyo" tanya Kaisar Jengah.
" bukan begitu yang mulia sesungguhnya hamba sebagai warga ke kaisaran ini, ingin semua merasa hidup yang lebih baik lagi, sebab itu lah hamba datang untuk menawarkan sedikit keuntungan bagi istana" kata jun pyo sambil merendah ,namun tangannya terkepal kuat.
"bukan itu maksudnya hamba yang sesungguhnya yang mulia. hamba hanya ingin menjadi warga negara yang baik sehingga bermaksud melupakan perjanjian kita yang sebelumnya walau perjanjian itu telah tertulis di atas hitam dan putih. karena itu hamba berkenan memberikan upeti bagi negara dengan sukarela!" jun pyo kini berlutut merendahkan diri nya lebih dalam.
seketika udara di dalam ruangan mendadak dingin menusuk tulang,jun pyo kini adalah lelaki tanpa kemampuan berkultivasi,wajar ia merasa di tindih sesuatu yang amat berat. sekarang jun pyo menyesali keputusan nya tidak membawa serta wei ko.
" Yang mulia, ada baiknya kabar ini kita rembuk kan dulu bersama menteri menteri yang lain.jangan tergesa-gesa membuat keputusan!" kata-kata penasehat membuat kaisar tersadar . Aura dingin yang dalam sekejap menyelimuti ruangan mendadak hilang begitu saja .bahkan kini pandangan tajam Kaisar berganti dengan tatapan lembut
__ADS_1
"baiklah,mari kita jadwal kan ulang pertemuan kita selanjutnya. buatlah keputusan final pada pertemuan yang selanjutnya!" tawar kaisar
"baik yang mulia, kelak hamba akan datang dengan kepastian harga, beserta syarat syarat yang menyertai nya,!" Jun-pyo berusaha berdiri tegak walau kakinya terasa dingin dan bergetar. Kaisar mengangguk setuju.
"Baiklah pertemuan kita, akan diadakan satu minggu lagi ,persiapkanlah dirimu"! kata Kaisar berwibawa
"Baiklah yang mulia, sekarang ijinkan hamba mengundurkan diri untuk segera pulang ke kediaman "
"Silakan saudagar QIn!" kata Kaisar memberikan izin. Begitu jun-pyo keluar Kaisar bertanya kepada penasehat.
"Apakah harga segitu terlalu tinggi penasehat?" tanya Kaisar dirinya mulai meragukan keputusan yang ia buat sendiri
"hamba rasa begitu yang mulia, dengan harga awal yang telah saudagar QIn berikan , hamba rasa ia cukup bermurah hati mengingat ia tak seharusnya membayar sepeserpun kepada istana "jelas penasehat berhati-hati
"Kalau begitu Kabarkan hal ini kepada para menteri ,suruh mereka mencari solusi dan harga yang tepat ,rapat akan diadakan 3 hari kedepan. Aku mau semua jika ini selesai kita tetap mendapat keuntungan dari Ini" kata Kaisar ,ia kini mulai berpikir jernih..
" Baiklah yang mulia izinkan hamba mengundurkan diri "
__ADS_1
"baik Pergilah" kata Kaisar Melambaikan tangannya.
hari itu adalah hari Kaisar berpuas diri dengan membayangkan keping emas yang tidak sedikit . uang didapatnya dengan mudah "Kelak aku akan menaikkan upeti kepada asosiasi Kirin sedikit demi sedikit hahaha". pikir Kaisar kim tie po culas