
"kau. ....kau...!"
"ya,aku , mintoria, istri mu yang kau lupakan.apa kabar mu suamiku sayang?" tori tiba tiba datang. dengan senyum sinis nya
" kenapa kau lakukan ini,kami telah mengangkat martabat mu sebagai putri yang terbuang!" jun jie menatap tajam wanita yang pernah mengisi hati nya itu
" memang ku akui itu,tapi setelah kalian menggangkat ku ,kalian juga yang menghempas kan ku ke tanah. aku tidak menyangka akan perubahan dari Kekasih Gelapku tapi kemudian setelah ayahku yang telah di racun membuka kedok kalian dan mengatakan bahwa kau telah menikah lagi maka hatiku hancur sebegitu rupa. penghianat dari mu itu lebih kejam dari penghianatan yang kulakukan .tidak kusangka sebagai suami engkau bekerjasama dengan ayahku agar aku menghianati pernikahan kita"ada nada penyesalan pada kata kata tori
" tidak "kata Jun Jie
"aku tidak tahu tentang kau berselingkuh dengan han mi an .pada saat aku tahu kalian, telah terlanjur melangkah jauh jadi itu bukan sepenuhnya salahku ,itu adalah salahmu yang begitu serakah menginginkan lebih lebih dan lebih tanpa tahu bersyukur."
"Hahaha sudah mau mati kau masih juga banyak bacot, suami sial "kata tory yang tertawa namun terlihat ada bening kristal di sudut matanya
" walaupun aku mati aku tidak menyesal telah menikah dengan lagi dengan wanita yang lebih baik darimu yang aku sesalkan bahwa aku pernah mencintaimu " pangeran jin tampak menikmati dialog antara suami istri ini.ia memilih duduk di batu terdekatnya.
" Cinta Kau bilang ,kau pernah mencintai aku Benarkah" kata Tori yang tidak percaya dengan perkataan Jun Jie
__ADS_1
" Ya aku pernah mencintaimu ketika tahu kau berselingkuh hatiku begitu hancur rasanya lebih sakit dari racun yang kalian taburkan sekarang. Aku hampir gila. beruntung wanita yang kini menjadi istriku merawatku hingga aku sembuh, Tidakkah kau tahu kau menjadi racun yang lebih kuat dari racun yang ada sekarang ini "kata Jun Ji marah kemarahannya seakan racun yang sedang menjalar di punggung nya tidak terasa lagi
untuk sesaat tori merasa bersalah mengingat kelakuannya dulu air matanya kini mengalir. sekarang han mian tidak lagi memandangnya. kini pria itu telah bekerja sama dengan asosiasi Kirin. hatinya tidak tahu kemana akan berlabuh
"apa yang kau pikirkan sayangku "kata Pangeran jin
"Bukankah Aku telah berjanji bahwa kau akan menjadi permaisuriku bila negara ini berhasil kutaklukan"
" ya, ya aku beruntung telah menemukan dirimu wahai pangeran, Aku menemukan dirimu dikala aku memerlukan sandaran. han mi an tidak dapat ku andalkan lagi sedang jun jie telah berpaling dariku tapi aku heran dimana kau menyembunyikan istri gelapmu itu suamiku sayang" kata Tori sambil membelai pipi Jun Jie lembut
" hahaha. Ingatlah setelah kematian mu kematiannya akan menyusul hahaha "
"tidak, tidak mungkin. kalian tidak akan pernah bisa menemukannya " seru Jun jie masih dengan percaya diri hingga membuat tori curiga
"apa yang membuat kau begitu berani berpikir begitu ,apa ada seseorang yang lebih kuat yang melindungi kalian dari belakang?" tanya nya
"tindakan kalian hanya akan membangkitkan macam tidur. mereka akan selamat itu cukup walau kami berkalang tanah!" bentak jun jie.
__ADS_1
"ini menarik.ayo tinggal kan mereka sayangku, mungkin membiarkan mereka membusuk di sini dan menjadi kan tubuh nya makan siang penghuni hutan akan membuat ia sadar" kata tori pada pangeran jin.ia merapat kan tubuh nya pada lelaki itu.pangeran jin tersenyum sinis sambil mencium puncak kepala tori
jleb
jleb
jleb
"kau...ka..u
"aku adalah pangeran , seribu wanita bisa aku dapatkan dengan mudah.lalu buat apa aku memilih diri mu yang kotor ini.bila suami dan keluarga tega kau hianati apa lagi aku yang orang luar" sebilah pisau kecil yang tentu saja di lumuri racun di benamkan di perut tori bahkan tikaman ketiga berhasil tertancap di dada nya.
brrukk
tubuh tori ambruk ke tanah ,ia mati seketika dengan menahan sakit di hatinya yang amat sangat. Pangeran Jin menatap junjie tanpa rasa bersalah sedikitpun
"nikmatilah kematian kalian ,hahaha "detik itu juga iya berlari meninggalkan Jun Ji yang hampir saja kehilangan kesadaran
__ADS_1