
tak ada yang berubah di kediaman Qin. semua kegiatan rutin berlangsung seperti biasa. pagi itu Tori baru saja berangkat ke luar kota, mengikuti jadwal kunjungan ke kantor cabang di kota s. ia melayang kan senyum termanis nya.jun jie pun ikut melambaikan tangan dan tersenyum meski Jauh di dalam hati terdalam, ia merasa ingin muntah.
begitu siluet bayangan tori menghilang,jun jie langsung berangkat menuju ke apartemen .desain khas pernikahan terlihat jelas di sana.semua serba merah.dari jendela bahkan peralatan makan juga berwarna merah darah.disana telah menunggu jun pyo dan nyonya Qin,duduk di kursi dengan baju berwarna merah bercampur hitam.meski tak terlihat,namun aura kebahagiaan lebih terasa bila di bandingkan dengan pernikahan terdahulu.
ming Feng dan Ming you bergerak memberikan sepasang baju khusus pengantin pada jun jie yang di kenakan jun jie detik itu juga .tak lama pengantin wanitanya datang dengan wajah tertutup kain merah ,di iringi oleh fun 'er .
tanpa menunggu aba aba,proses pernikahan di mulai dengan di saksikan anggota inti asosiasi Kirin. wei ko li po, beserta vucu dan mimin duduk di samping kiri. sementara ming feng ,ming you ,luna dan nyonya muda ming duduk di samping kanan.
sementara han mi an duduk di kursi khusus untuk keluarga pengantin wanita menggenggam erat tangan ibunya, nyonya han yang dari tadi menangis haru.
semua mata memandang proses pernikahan yang bisa di bilang langka karena tidak diketahui oleh orang lain.keluarga han tidak mempermasalahkan hal itu, karena mereka tau sebab nya.terlebih lagi , sebuah pernikahan telah lama mereka kubur sejak tragedi itu.jadi bisa di bilang keberuntungan yang tak terduga bagi han yuni lasmini.
__ADS_1
", sekarang kalian berdua telah sah sebagai suami istri" kata jun pyo sebagai kepala keluarga Qin.
"yun 'er, sekarang marga mu menggikuti marga kami, kelak kau akan di kenal dengan sebutan nyonya muda Qin"kata nyonya Qin
"aku berharap ini adalah yang terakhir kalinya bagi putra ku. berikan penerus keturunan keluarga Qin untuk keberlangsungan keluarga.sebagai istri dari putra pertama ku.kau ku berikan tugas yang sebelumnya ku pegang.mulai dari mengurus suami dan keluarga besar.berikut dengan dana bulanan.kini aku bisa bersantai tentu saja setelah kalian pulang dari bulan madu"
yuni lasmini yang kini di panggil nyonya muda Qin cuma diam di balik kerudung merahnya. tapi ia telah bertekad untuk menjadi menantu yang baik.karna pernikahan ini adalah sebuah keajaiban untuk nya.ia mendengarkan nasehat nasehat yang di berikan oleh mertuanya.tak lupa ibu dan kakaknya turut memberikan nasehat.
"bawalah istri mu ke kamar jun jie, apa kalian akan pergi sekarang?"
"memangnya kalian akan kemana?" tanya nyonya han
__ADS_1
" tidak kemana mana ibu mertua,tapi kurasa kami bakalan lama di kamar?" jawaban itu memancing gelak tawa dari orang orang.nyonya han dan han mi an serta nyonya muda Qin sendiri berpikir yang aneh-aneh menanggapi jawaban jun jie cuma bisa tersipu malu.
" baiklah bawa saja istri mu , kami juga pernah muda!" kata nyonya Han melambaikan tangannya
fun 'er segera membawa pengantin ke dalam kamar di ikuti jun jie dari belakang.fun 'er yang dari tadi menggoda ipar nya tertawa geli melihat tingkah laku jun jie seolah ini adalah pernikahan pertama nya.karena tidak ingin mengganggu fun 'er meninggalkan mereka berdua.
ini bukan kali pertama buat jun jie karena ia telah menikah dua kali tapi ini yang pertama untuk yuni lasmini kita.
jemari tangan nya telah lengket dengan keringat . apa lagi ketika jun jie mendekati dirinya lantas menggenggam tangan itu. jun jie menuntunnya berdiri dan berjalan menuju sebuah ruangan. karena wajah nya yang tertutup nyonya muda Qin. cuma mampu melihat kaki jun jie yang sedang melangkah.
jun jie menuntun nya duduk di sebuah kasur besar nan lembut
__ADS_1
ketika penutup kepala nya dibula sebuah pemandangan alam yang indah tersaji di depan mata nya.posisi kasur berada di tengah tengah hamparan bunga tulip yang berwarna warni.harum wangi bunga itu tercium oleh indra penciuman nya.
" suamiku, tempat apa ini?