
berita terkait dengan cerita pemilik rumah Qin berbagi beras sampai ke telinga pengemis.meski pada awalnya mereka di suruh bantu bantu membersihkan rumah namun para pengemis datang terus-menerus.
meski agak keberatan namun karena sejatinya bahan pokok itu di dapat dengan mudah, tapi ia membuat fun'er kelelahan.ia semakin banyak di kamar dari di luar.
racun racun yang dengan senang di telan fun'er, tetap tak meningkatkan kemampuan nya.setiap harinya ia cuma bisa mengambil 1ton item perhari kini akibat menggunakan jurus itu setiap hari ia malah hampir saja danau dantian nya mengalami kekeringan.maka dari itu Jun Pyo memerintahkan agar ia istirahat total selama tiga hari ke depan.
meski gudang masih penuh.namun untuk beras karna selalu di bagi kan menipis dengan cepatnya. ini membuat Jun Pyo bimbang.sementara ia harus berangkat ke istana untuk menghadap kaisar atas jawaban permohonan nya untuk jadi saudagar.
" serahkan pada kami ayah, akan ku urus ini agar tidak menyulitkan fun'er" kata Jun jie yang telah sembuh dari penyakitnya.
"baik ayah percaya kan pada mu,kamu kakak tertua, ini sudah tugas mu menjaga keluarga kita setelah kepergian ku!"
apa ayah akan pergi lama kali ini?" kata tia'er yang baru saja datang bersama nyonya Qin untuk melepaskan kepergian Jun Pyo.
'paling lama tiga hari,aku akan melihat kondisi kota sekalian untuk membuka kedai yang di inginkan fun''er.oh ya di mana dia?" karna ia tidak melihat putri bungsunya itu.
__ADS_1
"ia masih tertidur pulas"
"ya sudah, bukan kah ia terlahir dengan itu" Jun jie terkekeh geli mendengar kata kata ayah nya.
"baiklah, ayah berangkat!" kata Jun Pyo sambil melambaikan tangannya.ia amat berharap kaisar akan mengabulkan permohonan nya kali ini.aneh memang,ia biasa menghadap kaisar atas kasus kasus negara kali ini ia datang dengan misi berbeda.
.🌻🌻🌻🌻
sepeninggal ayahnya Jun jie datang ke pengemis yang telah menunggu di pintu samping.setelah ia mengatakan ketidak mampuannya memberikan beras,para pengemis tampak kecewa.
sebenarnya fun'er telah mengambil makanan instan yang melimpah namun memberikan kontribusi ini akan membuat curiga hanya karena label merek dengan tulisan yang aneh.jadi makanan itu khusus di konsumsi pribadi.
" kami tidak punya pelayan untuk itu" kata Jun jie pura pura sedih
"izin kan kami mengolah nya tuan.kami memiliki para wanita untuk itu" dari mata nya tersirat harapan yang banyak.
__ADS_1
" baiklah,suruh mereka mengerjakan nya di dapur luar,tapi mohon jangan sampai masuk ke rumah utama"
begitu lah akhirnya para pengemis di bolehkan masuk ke dapur luar. kediaman Qin memiliki beberapa dapur,dapur utama khusus nyonya Qin, dapur ke dua seharusnya untuk para selir dan dapur ketiga untuk para pelayan.sedang dapur luar di buat khusus untuk acara besar
gudang di dapur luar ini telah terisi penuh dengan bahan pokok terkecuali beras karna Jun jie telah memperkirakan hal ini.melihat gudang sebesar ini penuh.semua menjadi melongo. mereka sungguh bingung dengan rumor yang ada, ini jauh dari kata benar.
"sekarang dapur ini milik kalian,angkat la seorang lelaki dari kalian yg bisa menjatah nya adil dengan cari menghitung berapa jumlah yang bisa di beri karna ku harap meski gudang ini tak mempunyai barang makanan mewah namun ku harap bisa cukup untuk satu bulan ke depan"
"dewa,kalian dewa bukan manusia,tak ada orang sebaik anda di negri ini"
"dewa ....dewa...
dewa.....!
"ya ya, akulah dewa para pengemis
__ADS_1