
pernikahan antara para pangeran dan para putri kaisar berlangsung meriah.meski semua di sediakan oleh kaisar tetap saja acara itu berlangsung dengan megah.di hiasi warna merah di kota,kuda kuda pengiring lengkap dengan barang hantaran yang berjumlah ratusan.membuat semua mata berdecak kagum. namun semua kekaguman itu buyar melihat orang yang berada di tandu pengantin.
dua putri dan dua pangeran duduk di tandu yang berbeda.pakayan mereka Terlihat mewah, berwarna merah darah dengan berbagai motif di setiap lipatan nya,bukan itu saja, pada leher para putri terjuntai beberapa kalung giok sekaligus,begitu juga dengan tangan telinga dan jari nya, semua penuh dengan harta bernilai tinggi.namun sungguh sayang.penampilan mereka sungguh membuat itu semua sia sia .
sementara itu di kediaman Qin.
"ayah fun'er sungguh muak dengan acara ini, bisakah aku menunggu saja di kamar?" tanya fun'er bosan.
"tapi nak, tidak kau mau melihat dulu bagaimana rupa suami mu itu?" tanya nyonya Qin lembut.ia sedikit risih kalau fun'er tak bisa menerima kondisi pangeran
"aku tau kok ibu,aku telah mengirimkan dron ke istana selama 3 hari ini, jadi aku tau persis kondisi mereka!" Kata nya bersikukuh.
"baiklah kalau begitu.nanti ibu akan buat alasan sehingga kau cuma perlu mengikuti acara menghormati leluhur saja, bagaimana?" kini nyonya Qin tak bisa memaksa fun'er,ia tau berapa malasnya anak itu.
"ya begitu saja Bu,aku tau nya beres,aku sayang ibu!" kata fun'er memeluk nyonya Qin manja.nyonya Qin berlalu setelah itu . "sungguh anak yang keras kepala"
__ADS_1
benar saja, fun'er mang benar benar datang pada saat acara menghormati leluhur saja.ia dengan wajah tertutup kain merah berlalu setelah acara selesai tanpa memperdulikan orang lain.tapi mengingat usia yang masih muda orang lain tak mempermasalahkan nya.
ia menguap lebar-lebar pada malam itu dengan tenang, karna faktor usia ia belum bisa sekamar dengan pangeran yang telah resmi menjadi suami nya itu.berbeda dengan kakak kakak nya yang pasti syok berat melihat kondisi pisik pasangan masing-masing. mengenang itu fun'er terkekeh geli,mengenang nasib malang kakak nya
🌻🌻🌻🌻
di kamar Jun jie
pertama kali melihat wajah pengantin nya,Jun jie merasa tidak nyaman.bertubuh besar dengan bau badan yang membuat mual.itulah pengantin nya.seketika dia merasa menyedihkan.
"maaf,aku mengecewakan mu,aku sudah menolak pernikahan ini,tapi aku tak berdaya!kata nya sambil menghapus air mata yang telah mengenang .Jun jie merasa tersentuh mungkin lebih ke rasa kasihan.
ia melangkah duduk di kasur pengantin nya.ia menguatkan hati,bukan kah kata fun'er",kekurangan yang bisa di perbaiki" ia memeluk tubuh besar yang dua kali lipat ukuran tubuh nya.
" mulai sekarang percayakan kepada ku, kekurangan mu akan jadi kelebihan, maukah kau menerima kekurangan ku juga?" kata Jun jie lembut. putri gendut itu tersenyum."senyum nya boleh lah"pikir junjie
__ADS_1
"tapi apa kekurangan mu, suamiku?" tanya putri yang kemudian di panggil Tori itu
"HM, gimana ya!" kata Jun jie ragu
"kata kan lah,suami ku,aku akan mencoba menerima!" katanya lembut.kini dia sudah tak menangis
"kekurangan ku,,,, adalah,,,HM,,!
"katakanlah !"kata Tori memeluk manja Jun jie.
"aku belum bisa mengatasi bau mu,jadi pergi lah mandi dulu,bisa?"
bruukk
.
__ADS_1
Â