
kepulangan Jun Pyo yang lebih awal menyajikan pemandangan aneh,sjumlah pengemis sedang menunggu antrian memanjang mengular hingga ke batas kota kecil itu. begitu melihat Jun Pyo yang memasuki kota di waktu masih gelap ini para pengemis menyempatkan diri untuk memberi hormat. rasa hormat yang bahkan tak di raih nya sejak menjabat dulu.
para pengemis lebih banyak lagi berkumpul di depan pintu gerbang kediaman Qin. asap mengepul dari dapur luar, menandakan adanya kegiatan masak memasak di dapur itu.
kedatangan Jun Pyo membuat keheningan sejenak.bergegas seseorang berinisiatif ke rumah utama. bahkan ada yang membuka pintu gerbang dengan suka rela. pandangan penuh hormat jelas terlihat dari wajah nya yang kotor berdebu.
Wei ko turun dengan mengendong sesosok tubuh manusia yang terbungkus seperti ulat sutra namun bergerak dan mendesis laksana ular. pengemis yang melihatnya menjadi sedikit takut.
kengerian terlihat jelas kala tetesan air liur yang merembes menimbulkan efek yang mampu membuat bunga bunga mekar menjadi layu dan menghitam, mungkin karena tali yang mengikat nya adalah tali elimen tingkat tinggi maka tali itu tak berpengaruh.
"ada apa ayah, bukan kah ayah baru akan pulang besok?"kata Jun tha yang datang menghampiri,
"bantu ayah membawa pria ini ke kamar tamu dulu!" karna bergerak gerak dengan kasar sedikit menyulitkan untuk membiarkan Wei ko menangani nya sendiri.
__ADS_1
Jun tha dengan sigap membantu membawa pria yang terikat ke dalam kamar tamu
"panggil kan fun 'er ke kamar tamu,bilang lelaki ini keracunan. suruh dia menanganinya seperti dia menangani Jun jie dulu. dan kabar kan pada semua keluarga agar ber kumpul di ruang utama, ada yang akan ayah kasi tau!" kata Jun Pyo pada Jun tha.
"baik ayah "Jun tha meninggal kan ayah dan para tamu di kamar tamu untuk memanggil fun'er.
tak lama fun'er datang dengan menggenggam belati kecil.rupanya ia cepat tanggap.tanpa basa basi ia membuat sebuah luka kemudian menyedot racun berbisa itu
"paman lepas kan ikatan nya dulu"kata fun'er sambil menahan sakit yang kian mendera.mendengar itu Wei ko melepaskan tali elemen nya , terlihat wajah lelaki itu yang mulai bernafas teratur.
tapi fun'er menghisapnya sekali lagi hingga sampai ia memuntahkan cairan hitam pekat dan berbau busuk.
aaakkhhh
__ADS_1
fun 'er menjerit kuat karena jantung nya berdetak kencang seakan ada yang meremas nya. fun'er merasa begitu kesakitan hingga pingsan ke dalam pelukan ayah nya.
"apa dia baik baik saja , menteri Qin?" tanya nya bimbing melihat kondisi fun'er yang terlihat menyakitkan di mata nya.
"biarkanlah dia ber istirahat sejenak,Jun jie Bawalah adik mu ke kamar nya. kemudian bergabunglah ke ruang utama,ada yang mau ayah sampai kan.fun'er seharusnya ikut mendengarkan tapi berhubung dia sedang istirahat ya sudah lah!"
🌻🌻🌻🌻
"pernikahan? bukan kah Jun jie masih terikat pernikahan dengan keluarga lain?"
"kaisar sendiri yang akan menyelesaikan masalah itu!"
"tapi ayah, bagaimana dengan fun'er dia masih terlalu kecil lagi pun dengan sikap malas nya itu bagaimana bisa menjadi istri seorang pangeran yang cacat mental?" kata tia'er menangis.ia begitu sedih mendengar adik nya di haruskan menikah padahal ia juga bernasib sama.pangeran yang kelak menjadi suaminya adalah lelaki lumpuh yang tak mampu berkultivasi
__ADS_1