Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!

Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!
perbaiki


__ADS_3

dikamar pengantin Jun tha


kiranya Jun tha lebih beruntung daripada Jun jie.pengantin nya terlihat lebih baik.bentuk tubuh ideal dengan pinggang kecil. "paling tidak body nya sebelas dua belas lah dengan Lisa black pink" kekeh Jun tha dalam hati. meski Jun tha telah bertekad untuk setia pada satu wanita ia selalu penasaran pada paras rupa wanita yang telah resmi di nikahi nya.


Jun tha telah bertanya pada ayah.namun tak ada jawaban yang memuaskan menurut nya.tapi bukan kah seorang putri rata rata berparas cantik.


begitu ia menutup pintu, pertama Tama ia menghirup bau aroma terapi dengan wangi lavender itu dengan kuat sambil menenangkan detak jantungnya yang berdegup kencang.


"boleh kah aku membuka penutup wajah mu?" tanya Jun tha pelan


"silahkan suamiku,aku telah menunggu mu dari tadi!" jawab gadis yang bernama Luna itu


serrrr


"waw,suara nya merdu amat!" pikir Jun tha lagi sambil menarik perlahan kain merah yang menghalanginya jarak antara kedua nya.tapi ....


"apa ini,,,!?


"kau,,,,kau,,,,


"ada apa suamiku, mengapa menjauh?" kata Luna dengan bibir bergetar hebat.ia seperti meraba sesuatu.


aaah, Bu bubuta?


"ayah ibu ,apa salah Dan dosa ku hingga nasib ku begitu malang" keluh Jun tha dalam hati.di depannya kini seorang gadis dengan banyak bentol merah di wajah nya sbil meraba-raba mencari keberadaan Jun tha.junta merasa ingin menangis


"kamu buta , putri Luna?" Jun tha bertanya sambil menelan ludah

__ADS_1


"tidak suamiku ,aku bisa melihat tapi kurang begitu jelas terlebih lagi bila malam" jawab nya dengan terbata bata.


"apa kau kecewa,aku tau kau kecewa ,tapi....!" Luna sudah menangis duluan.


"sedikit tapi ini masih bisa di perbaiki !" kata Jun tha namun belum berani mendekat.soal nya bentolan merah itu seperti mengandung nanah.meski ia merasa tak terima tapi ia menggingat jelas akan janji fun'er yang kala itu tidak dia fahami.


"cuma perlu sedikit perbaikan"


"apa kau bisa menerima ku sebagai istri?"


"bisa tapi aku perlu waktu!" kata Jun tha mantap.putri Luna tersenyum senang.ia pasrah tidur sendirian di kasur pengantin nya , seandainya ia mendengar sambungan dari kata Jun tha.entah apa dia masih bisa pasrah."tunggu lah sampai kau selesai di perbaiki"


🌻🌻🌻🌻


setelah acara sarapan pagi pertama di rumah mertua selesai , mempelai wanita kembali ke kamar masing-masing. tinggal lah Jun Pyo sekeluarga yang tetap di meja makan.jun Pyo mengerti mengapa wajah anak anak nya semua murung terkecuali fun'er.


"mereka sudah seperti orang buangan.mereka sampah kerajaan!" tambah Jun Pyo lagi sambil menunduk.


"ayah kami mengerti posisi ayah,aku tak kan menyalahkan ayah,bukan kah fun'er bilang mereka bisa di perbaiki?"


"aku mungkin percaya tentang putri putri itu,tapi lihatlah kalian tentang putra putra kaisar ini!"


di taman samping terlihat seorang lelaki memakai kursi roda dan seorang lelaki muda yang duduk diam memandang bunga dengan tatapan mata yang kosong.


"kaisar bah kan tak memberi seorang pelayan pun untuk mereka,benar benar menyedih kan!" kata nyonya Qin


bahkan Tia 'er pun tak bisa berkata apa-apa.karna lelaki berkursi roda itu tetap di sana semalaman di temani adik nya dengan luka bakar serius di separuh wajah yang kini berusia status suami fun'er.

__ADS_1


"itu lebih baik Bu, itu tandanya kaisar berlepas diri dari kita seperti janji nya.dan kita bisa melakukan apa pun pada mereka tanpa takut akan kemarahan kaisar!" jelas fun'er


"apa kau punya rencana fun'er?"


"apa benar bisa di perbaiki?"semua bertanya serempak


"tentu saja namun di perlukan sedikit waktu !"


"oh syukur lah!kata nyonya Qin yang begitu percaya dengan kata-kata fun'er


"tapi sebelum itu ,mari kita bawa dan perkenalkan mereka pada dunia tanpa rasa malu, bukan kah mereka pasangan kita sampai mati?" mereka setuju namun permintaan ini sedikit memalukan.


"aku mau gambar mereka diambil secara berkala, sebarkan bahwa kita tetap bangga dengan apa yang kita punya hingga suatu saat mereka akan terkejut dengan perubahan itu sendiri!" kata fun'er lagi


"untuk sekarang,kita harus bisa membuat mereka percaya dan setia pada kita hanya pada Kirin asosiasi"


"kamu benar adik.kenapa kamu tak berfikir sampai ke situ ya!" seru Jun jie


"itu karena kalian belum dewasa saja!"


plak


fun'er menggosok kepalanya yang sedikit sakit di pukul Jun jie.


"bukan kah kau yang paling kecil di sini?"bela Jun jie


"tapi bila di gabung dengan jiwa Kirin umurku kini sudah lebih dari tiga puluh tahun tau?

__ADS_1


kata fun 'er membalas Jun jie sambil tertawa lebar


__ADS_2