Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!

Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!
sudah jatuh tertimpa tangga


__ADS_3

seminggu sudah Mentri Qin dan dua putra nya pulang, namun aura kesedihan masih tampak kuat. bagaimana tidak Mentri Qin yang semula berada di tingkat pendekar suci menjadi tak berguna lagi karna putra pertamanya mengalami mati suri maka posisi nya otomatis di duduki kakak tertua nya QIn tin jha.sungguh miris.


kini Jun Pyo yang sudah tak menyandang jabatan menteri lagi cuma pasrah akan keadaan. semua harta warisan ayahnya telah berpindah tangan.mentri QIn yang baru berbaik hati memberikan kediaman tanpa mengusirnya dengan mandat dari raja .kini dengan keterpurukan ekonomi bahkan ia tak mampu memberi Makan para budak hingga ia terpaksa menjual mereka ke bangsawan lain.


kini rumah besar itu kosong menyisakan keluarga besarnya saja.beruntunf putra kedua nya masih baik baik saja.namun kondisi mental nya demikian buruk. ia telah di keluarkan mungkin "secara terhormat" dengan alasan cuma ia lelaki di keluarganya kini.


namun begitu ia menanggung beban yang besar.bagaimana anak seusia di yang bahkan belum mencapai 20an bisa menampung beban sebesar itu.bahkan Hadian dari kaisar telah di rampas oleh menteri Qin baru yang sebenarnya masih pamannya itu .bagaimana kehidupan kelak bila makanan di kediaman nya kini menipis .

__ADS_1


yang paling menyedihkan adalah tia'er yang telah di putuskan hubungan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu oleh pihak lelaki.ia begitu hanyut dalam kesedihannya hingga ia merasa sudah di ambang batas,gadis yang bisa berkultivasi dengan elimen kayu namun lemah karena belum siap dengan berat nya cobaan hidup.


"kakak,kakak Jun tha,!!!! Jun tha ber lari kencang mendengar teriakan fun'er dari taman belakang yang kini tak terurus. pemandangan mengerikan membuat ia mempercepat langkahnya.


"cepatlah kak, aku sudah tidak kuat lagi" fun'er menggigil menahan berat badan tia'er yang menggantung di dahan pohon.kaki nya di tahan tubuh kecil fun'er yang mencegah lehernya tercekik tali .kaki nya meronta dan menendang di segala arah.bergegas Jun tha menurunkan tubuhnya ke bawah


Jun tha memeluk tubuh tia'er dengan tegar.ia tak menyangka gadis ini begini rapuh.bukan kah dia gadis yang kuat. sedang ibu meski

__ADS_1


" bagaimana dengan kami , apa kami bunuh diri juga,coba kau lihat sekeliling mu.ayah cuma duduk di kamar . kakak tertua menunggu ajal malah di tinggal istri nya. sedang ibu mulai menjual segala yang ada hanya untuk membeli beras , bahkan aku berpikir untuk menjadi budak saja bila ini berlangsung lebih lama lagi,apa menurutmu kita bunuh diri sekeluarga?" Jun tha berkata dari dalam hati nya.itu bukan kata penebang itu adalah kata meminta solusi


sontak fun'er sadar akan kondisi keluarga nya yang begitu mengenaskan karna di anggap anak kecil ia tak begitu di kasi tau tentang kondisi ini.kini di antara semua dia lah yang masih bisa di andal kan sebenar nya. karna usia jiwa di tambah usianya kini bukan kah dia lebih dewasa berbanding dengan saudara nya yang lain.


"ayah,ibu"


perlahan fun 'er bergegas ke kamar ibunya.dia takut akan terjadi apa apa pada ayah dan ibu karna gelap mata.rupana Jun tha dan tia'er berpikiran sama hingga berlari mendahului fun'er.

__ADS_1


dengan napas terputus putus akhirnya fun'er sampai di kamar orang tua nya itu.terlihat pemandangan pilu di sana ruangan penuh perabot mulai kosong,bahkan baju bagus yang selalu di pakai ibu telah terbungkus rapi.mungkin ibu akan menjual nya demi makanan.sial mengapa baru ku sadari ini.


__ADS_2