Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!

Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!
Kasim wei


__ADS_3

kediaman Qin


pintu depan di ketuk dengan keras.bergegas seorang pelayan membuka pintu.tampak lah seorang Kasim beserta rombongan . pelayan tadi bergegas mempersilahkan mereka masu keruang utama.karna cuman fun'er yang menyambut maka Kasim berbesar hati menunggu nyonya Qin pulang. dengan sopan fun'er memerintahkan kepada kepala pelayan mengutus orang agar memberi tau kedatangan Kasim pada nyonya Qin.karna baru pergi belum lama ,seharus nya nyonya Qin sudah pulang sebelum makan siang.


fun'er duduk di kursi tak jauh dari kasim.meski menurut adat itu kurang sopan namun Kasim mempertimbangkan usia fun'er maka dia tak mempersoalkan itu


"bukan kau kau putri menteri Qin yang tidak bisa Kultivasi itu?"


"ya tuan !


"cih,tak kusangka Mentri Qin bisa menghasilkan sampah, sayang sekali!" katanya sinis

__ADS_1


"bukan kah wanita berdarah biru harus menikah di usia muda,jadi meskipun punya bakat hingga ke warna hitam sekalipun itu akan sia sia?" jawab fun'er


"meski kecil,kau pintar bermain kata rupanya,menarik!" katanya dengan penuh arti


mata Kasim yang ku ketahui kemudian bermarga Wei berwarna hitam gelap tampak berkilat aneh,meski itu cuma beberapa detik, fun'er melihat nya dan mulai menaruh curiga.


" tapi ku rasa tak ada keluarga bermartabat yang mau menjalin hubungan kekeluargaan melalui sampah seperti mu,bukan!' apa yang ada di pikiran kasim Wei ini hingga dia mau berdebat dengan gadis kecil seusia fun'er ini.tapi dia salah orang, pengalaman Kirin dalam debad cukup lumayan meski belum lulus kuliah


"tentu wanita tetap di untungkan dengan hubungan itu,di samping ia bahagia mendapat jodoh bukan kah ia akan mengharumkan nama keluarga bila bisa menikahi keluarga kelas atas.hidup mewah apalagi bila memiliki anak lelaki status nya akan baik di masyarakat!"


"hahaaha.itu pemikiran sempit Kasim wei.lagi pula itu cuma pandangan seorang lelaki tapi bila di lihat dari sudut pandang wanita, apakah anda mengerti Kasim wei?" bukan marah Kasim wei makin tertarik pada fun'er

__ADS_1


"apa kau tau pemikiran di sudut wanita yang kau maksud kan.?"


"coba lah kau posisi kan diri mu menjadi seorang wanita, contoh nya kakak ku tia'er,ia harus menikah dengan lelaki yang baru sekali ia temui waktu tunangan,kalau beruntung lelaki itu adalah lelaki baik bila tidak, kemungkinan terburuk adalah lelaki itu lelaki berperilaku buruk dan suka main tangan, padahal sesuai adat ia harus menahan segala sifat buruk lelaki itu dengan alasan menjaga nama baik keluarga.nah belum lagi layanan mertua yang belum tentu menyukai kakak ku,meski pun bisa Kultivasi dua bahkan tak bisa melawan meski dirinya di injak injak sedemikian rupa,cih beruntung nya aku bila aku tak bisa menikah bukan,?"


" bagaimana kalau istri sah,atau selir di istana?" rupanya Kasim wei meragukan perkataan fun'er


"selir?ratu?itu apalagi,di situlah simbol dari kehidupan dan lambang wanita era ini!" Kasim wei terlonjak kaget mendengar jawaban bocah kecil itu


"maksud kamu anak kecil?"


"apa bila aku jelaskan aku tak akan di hukum?" mata fun'er menatap Kasim wei tajam,sekali lagi Kasim wei heran dengan tatapan mata itu.

__ADS_1


"ini janji seorang kasin , perbincangan di ruang ini akan tetap di ruangan ini,maka, kemukakan lah pendapat mu tanpa takut


__ADS_2