Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!

Reinkarnasi!Kekuatan ?Non!!
ketenangan sebelum badai


__ADS_3

"ayah ibu,bisa kah kita kumpul di atas,aku pengen kita santai petang ini sekeluarga!"ucap nyonya muda Ming manja sambil memeluk lengan ayah nya.jun Pyo mengganguk antusias, telah lama mereka tidak punya waktu untuk sekedar nonton film bareng akibat kesibukan masing-masing.


"bagaimana dengan yang lain,apa mereka punya waktu?" tanya Jun Pyo


"tinggal kakak Jun jie yang belum,tapi kabarnya kakak ipar Tori ada pertemuan dengan. teman teman nya.jadi kemungkinan ia bisa ayah!"


"baik lah ayah akan menyelesaikan tugas ayah dulu,kita bisa makan siang bersama hari ini!" kata Jun Pyo tersenyum.


"bukan cuma makan siang tapi makan malam juga,kalian tidak boleh lembur hari ini?" kata nyonya muda Ming berharap


"apa cuma aku yang belum tau rencana ini?"


"hihihi,ayah benar, bahkan Wei ko ,LiPo dan ayah nya juga di ajak,bisa kan!"


"baiklah,ayah akan siapkan secepatnya!"


"ok,di tunggu ya,da yah!"nyonya muda Ming melambaikan tangan sebelum portal di mensi tertutup.jun Pyo bekerja lebih keras hari ini.bahkan semua rapat di tunda untuk esoknya.


🌻🌻🌻🌻


di atas atap apartemen ,sebuah acara barbeque digelar meriah meski hanya di hadiri beberapa orang saja.bisa di bilang itu adalah anggota inti dari asosiasi Kirin.


"kakak, bukan kah menyenangkan bila kita bisa selalu berkumpul begini?"


"kalian saja, bukan kakak.tori Belum bisa di ajak ke apartemen, pergerakan ku terbatas karena itu!" Jun Jun jie.


"kakak bersabarlah sebentar,Mimin belum kasi ijin!" Jun jie mendengus kesal tatkala mata nya bertemu dengan mata Mimin.


"jangan salah kan aku,dia belum bersih!" kata Mimin yang mendekati Jun jie.


"tapi ini sudah berapa lama, cuma aku yang tersiksa di kediaman utama.kalian enak enak kan di sini!"terkadang Jun jie tak habis pikir dengan pilihan fun'er pada mimin.mengapa gadis pendiam itu bisa menentukan kelayakan seorang Tori

__ADS_1


"apa kau meragukan ku?" kini Mimin mampu berkomunikasi bahkan terkesan dingin berbeda dengan dirinya dulu.


"bukan begitu,tapi kan wajar bila aku meragukan mu, sekarang Tori berubah sangat manis sejak ia berhasil menurunkan berat badan nya!" kilah nya


"yang ku nilai bukan fisik tuan tapi perilaku dari mimik wajahnya, ku harap tuan bisa mengerti,maaf saya permisi dulu!" Mimin bukan lah orang yang suka berdebat.ia memilih pergi dan duduk di kursi belakang.


"ayah, selamat atas keberhasilan pembukaan cabang baru di luar kekaisaran kita,ini sebuah prestasi menurut ku!" kata Jun tha yang di dampingi istri cantik nya,Luna.


Luna tampil bak model di sini.mata biru dengan rambut panjang sepinggang berwarna emas tergerai indah. baju warna pastel dengan model terusan panjang dengan belahan samping. baju polos yang bisa di katakan sopan karena tidak menunjukkan belahan dada .tapi karna body nya seperti body gitar spanyol,maka ia terlihat seksi.


semua karena Jun tha.luna menuruti keinginan Jun tha dalam hal penampilan. model pakaian kali ini bisa di bilang sopan, kalau sudah di kamar pribadi.jun tha akan habis habisan . terkadang baju seksi dengan gaun pesta yang sangat minim pernah di pakai nya.


Jun tha bisa di bilang beruntung karena Luna menuruti fantasi nya tentang gadis modern yang cuma bisa di lihat di layar bioskop keluarga.jun Pyo kadang menggeleng kepala kelakuan putra nya ini.


ini yang membuat Jun jie iri, sebenarnya ia punya keinginan yang sama untuk Tori. mungkin lebih.melihat Tori dengan bikini atau berendam di bathtub berdua.bahkan ia ingin sekali melihat Tori berkeliaran di kamar pribadinya tanpa sehelai benang pun.ah,itu cuma ide.apa Tori mau.


di samping tempat pemanggangan Ming Feng terlihat sedang mengambil daging yang baru selesai di bakar.dengan rapi ia menaruh nya di piring dan menyerahkan pada fun'er yang sedang berbincang dengan Ming you. sungguh pemandangan yang terbalik.setiap lelaki bahkan Ming you di layani oleh pasangan masing-masing tetapi fun'er berbeda.ia bahkan terlalu malas untuk mengambil minuman.


penampilan nya pun terkesan asal-asalan. beruntung ia memiliki Ming Feng yang setia dan mau mengerti perihal kemalasan nya yang sudah tidak tertolong lagi. Jun Pyo telah berulang kali menasehati fun'er.tapi sebenarnya Ming Feng amat menikmati melayani fun'er.ia bahkan tidak bisa jauh dari nya meski sebentar.fun'er adalah cinta pertama buat nya.


"sakit Bu,entar telinga ku putus!" jeritnya berontak minta di lepas kan. matanya melirik Ming Feng meminta tolong


"jangan kau bela dia Ming Feng. sesekali dia harus di beri pelajaran!" fun'er menggosok telinga nya yang terasa panas.ming Feng tak mampu menolong nya,ia begitu menghormati mertua nya cuma jadi penonton.


" ibu,aku bukan nya malas,tapi benar benar capek,iya kan , suami ku?" matanya melirik Ming Feng yang terlihat serba salah dengan menggaruk kepalanya.


"capek, apa saja kerja an mu, cuman bermalas malasan di rumah.itu yang kau bilang capek!" cibir nyonya muda Ming. ia bergelayut manja di tangan suaminya . dandanan nya juga di sesuaikan dengan selera Ming you.


cuma gaun motif bunga di atas lutut namun terkesan indah karna menampilkan pinggang ramping nya.rambutnya pun cuman di ikat separuh .tak lupa bibir berwarna pink membuat kesan simpel namun sesuai dengan usia nya yang masih remaja itu.ming you menyukai sesuatu yang sederhana.


"kakak, setiap hari aku bolak balik ke negeri pasir,menemani suamiku. itu capek kakak!" kaki nya menghentak manja

__ADS_1


"kau pikir apa yang kami lakukan setiap hari nya,lagi pula kita kan memakai portal.jafi dari mana capek nya?"


"menyedia kan benih kurma dan anggur dalam jumlah besar akan membuat istri ku capek, belum lagi dia ikut ke lokasi-lokasi pembangunan perumahan atau ke perkebunan untuk memastikan para pengguna elemen kayu menumbuhkan benih dengan cepat. itu benar benar menguras energi istriku, bukan kah dia masih kecil,batu saja ia akan memasuki 14tahun nya!"kata Ming Feng membela fun'er.


"ah kecil,jangan bilang ,alasan kecil kalian belum apa apain!" seru Wei ko.kali ini semua menatap Mimin yang dari tadi berdiam diri.


"dia masih perawan!"kata mimin.kepala fun'er di timpuk dengan daging panggang oleh ibu.


"apa melayani suami mu pun kau bisa bilang malas,aduh sayang,ada apa denganmu,maaf Ming Feng,ibu tak bisa mengajari dia!" seru ibu terkejut.ming Feng merasa malu namun tak bisa lari.kini ia tak bisa menolong kekasih hati nya.


" aku masih kecil Bu,baru saja 14tahun kurang sedikit!"kilah nya ingin lari namun ibu memegang tangan nya.


"apa kalian juga sama?"tanya nya pada pasangan lain.


"tidak ibu.aku bahkan belum haid bulan lalu!" kata luna.ia bahkan tidak bisa libur dari keganasan Jun tha.


"benarkah, cucu coba kau periksa dia!"kali ini Jun Pyo ikut campur.lipo lisan dan wei ko pun antusias mendengar nya,akan ada penghuni baru kelak.


biiilllg


"coba pakai ini,bila ada garis dua maka kakak ipar hamil, sebenarnya bagus di pakai pagi hari,tapi coba aja dulu,kan gratis,nih banyak lho,buat nyonya muda sekalian,tapi maaf untuk kakak ipar Tori belum bisa, nanti dia curiga!" ia sengaja meng alihkan pembicaraan.


ibu segera membagikan benda itu dan memaksa mereka ke toilet sedang fun'er merasa terbebaskan.


" Ming Feng,kau harus melakukan tugas mu malam ini, fun'er tidak boleh ikut kamu bila ia masih perawan besok pagi , mengerti?" ibu marah marah geli dengan perintah sendiri. tubuh boleh kecil tapi jiwa fun'er sudah lebih dari dewasa.


"Mimin laporkan pada ku perkembangan fun'er besok pagi!" Mimin melongo mendengar perintah receh itu.apa mau di kata ini perintah.meski ngawur.


"apa kalian mengerti?"tanya ibu pada pasangan muda .


"iya Bu, besok ibu tau beres!" kata Ming Feng semangat.kali ini ia dapat durian runtuh.fun 'er cemberut. lelaki kalau soal beginian pasti cepat.semya tertawa ngakak ,sesekali mereka menjahili pasangan yang di haruskan menjebol gawang .

__ADS_1


Ming Feng tersenyum malu malu kala Jun Pyo bahkan sekelas Wei ko dan lisan memberikan masukan masukan cara menjebol gawang.belum apa apa darah nya sudah mendidih sampai ke ubun ubun.


sedang Jun tha dan Jun jie berencana menghiasi kamar fun'er .Luna juga memaksa fun'er mengeluarkan brosur tentang lingerie cantik. siang itu semua ribut dengan tata cara jebol gawang.acara nonton bareng , akan di adakan tanpa fun'er dan Ming Feng. lebih tak masuk akal,Mimin di perintahkan berdiri di pintu apartemen fun'er di pagi hari untuk memastikan kesuksesan Ming Feng.


__ADS_2