
Episode sebelum nya
“Anda bicara apa?”
“Setan!” latah Reya yang terkejut karena mendengar suara seseorang di telinga nya.
Dengan cepat Reya langsung berdiri dan menatap sekitar dengan waspada, saat ini dirinya tengah berada di tengah hutan dekat danau dimana tempat dia pertama kali tiba di zaman itu.
“Anda tidak perlu takut tuan, saya tidak akan membahayakan anda”
“Anjir dimana sih lo kampret?” kesal Reya masih menatap sekitar dengan waspada namun seakan tersadar sesuatu ia lantas terdiam.
“Tunggu bentar, kenapa tuh suaranya kek ada di kepala gue ya?”
“Karena saya berbicara dengan anda melalui telepati tuan” ucap suara itu lagi tentu saja membuat Reya kembali terkejut.
Reya mengernyitkan kening. “Telepati?” beo nya tidak paham.
“Benar tuan”
“Lo siapa sih? Dan kenapa manggil gue tuan?” tanya Reya.
“Saya---
•••
“Saya Zuan tuan”
“Eh?”
“Apa maksudnya?” lanjut Reya penuh kebingungan.
“Saya Zuan tuan, familiar nya Go Juhee”
Mendengar itu Reya pun sontak menatap pada Zuan yang sudah berjalan mendekati nya, dan tepat setelah berada di depan Reya tiba-tiba saja sekelebat cahaya putih menutupi tubuh Zuan membuat Reya langsung memejamkan matanya karena cahaya itu.
“Sekarang anda boleh membuka mata anda tuan”
Mendengar suara serak-serak basah itu Reya pun membuka matanya dan terkejut ketika mendapati sosok pria tampan tengah berdiri di depan nya dengan senyuman manis yang tercetak jelas di bibir nya.
Reya terpana dengan makhluk tampan di depan nya itu yang wajah nya mirip dengan idola nya saat di zaman modern yaitu Taehyung.
“Taehyung oppa?” ucap Reya dengan pipi yang sudah memerah, demi apapun laki-laki di depan nya itu sangatlah mirip dengan idola nya atau mungkin dia memang adalah Taehyung?! Pikir nya gembira.
“T-tae.....yung? Siapa itu?”
“Ya kamu lah siapa lagi” jawab Reya dengan nada malu-malu kebo nya. Kasian di nistain author sendiri (readers)
“Saya Zuan tuan, bukan Taeyung”
“Eh?” Reya loading sejenak sebelum. “LO ZUAN?!!!” teriak Reya kaget membuat Zuan langsung menutup kedua telinga nya rapat, teriakan Reya memang sangat melengking jelas bisa membuat orang yang mendengar nya menjadi tuli.
“Tuan anda jangan berteriak seperti itu nanti tenggorokan anda bisa sakit” ucap Zuan perhatian membuat Reya seketika gugup dibuat nya, demi alek wajah Zuan yang mirip dengan Taehyung benar-benar bisa membuat seorang Reya yang jarang sekali gugup ketika berhadapan dengan seorang laki-laki kini menjadi gugup karena nya.
“Z-zuan”
__ADS_1
“Ya tuan?”
“Lo beneran Zuan? Si kucing imut gue?” tanya Reya tampak masih tidak percaya.
“Saya tidak paham dengan yang anda katakan tuan tapi saya bukan kucing melainkan harimau” ucap Zuan yang hanya bisa memahami kalimat kucing di perkataan Reya.
“Ck maksudku apa kau benar-benar Zuan? Familiar nya bibi Juhee?”
Zuan mengangguk.
Oke, mendadak kepala Reya jadi pusing memikirkan itu semua bagaimana bisa seekor harimau bisa tiba-tiba berubah menjadi seorang manusia tampan seperti di depan nya ini? Pikir Reya.
“........Bisa?” lirih Reya.
“Hm? Anda bicara apa?” tanya Zuan yang hanya mendengar samar-samar ucapan Reya.
“Bagaimana bisa kau berubah jadi manusia? Apa kau hewan jadi-jadian?!” tuding Reya sambil menatap tajam lelaki di hadapan nya itu.
Zuan terkekeh saat mendengar perkataan Reya itu. “Perkataan anda memang benar tuan saya memang bukan hewan sungguhan melainkan seorang penyihir” ujar nya yang tentu membuat Reya seketika memandang nya cengo.
Hah? Barusan dia bilang apa tadi? Bukan hewan sungguhan melainkan seorang penyihir?
Tunggu tunggu, ini dia yang salah dengar atau laki-laki di depan nya itu yang sedang mengerjainya?
“Tuan?”
Reya tersentak dan segera tersadar dari lamunan nya, ia pun kembali menatap pada Zuan yang tersenyum.
“Tuan anda baik-baik saja? Kenapa tua---”
“Tuan anda bicara apa? Saya sungguh tidak paham”
Reya mendelik. “Maksudku berhenti panggil aku dengan sebutan tuan, aku itu perempuan tau” jelas Reya dengan sabar.
“Oh begitu baiklah tu--eh nona” ralat Zuan dengan cepat saat melihat Reya menatap nya tajam.
“Kembali ke topik pembicaraan, jadi apa maksudmu kau itu penyihir dan bukan hewan sungguhan?” tanya Reya sambil bersedekap dada.
Zuan tidak menjawab dan malah menarik Reya menuju danau, Reya yang tadinya hendak protes pun tidak jadi ketika menyadari Zuan yang hanya ingin mereka duduk karena mereka sudah terlalu lama berdiri sejak tadi dan karena Reya juga merasakan kaki nya terasa pegal ia pun menurut dan duduk di samping Zuan.
“Jadi?”
Zuan terkekeh. “Anda tidak sabar sekali nona” ujar nya sembari tersenyum.
Reya berdecak dan mengalihkan pandangan nya ke arah lain, jelas sekali Zuan tahu kelemahan nya adalah senyuman laki-laki itu.
“Cih menyebalkan” dumel Reya dengan nada yang sangat pelan.
“Nama asli saya Lee Taekhyun nona bisa memanggil saya Taekhyun, saya seorang penyihir yang menyamar sebagai hewan suci dan menjadi familiar dari Go Juhee” ucap Zuan atau yang sebenarnya bernama Taekhyun.
Reya yang mendengar itu tampak mengerutkan kening, ia lantas menoleh ke arah Taekhyun. “Kenapa menyamar?”
Taekhyun tersenyum. “Karena saya bosan” jawab nya dengan santai membuat Reya langsung mendatarkan wajah nya.
“Kau bercanda?”
__ADS_1
“Tidak nona saya tidak sedang bercanda”
“Jadi maksudmu kau menyamar sebagai hewan suci hanya karena bosan?!”
Taekhyun mengangguk membenarkan tak lupa dengan tampang polosnya yang sangat ingin Reya tabok. Bisa-bisanya ada manusia seperti laki-laki ini pikir nya prihatin.
Keadaan menjadi hening sejenak sebelum Reya kembali bersuara.
“Lalu setelah ini apa yang akan kau lakukan?” tanya Reya menatap pada Taekhyun di samping nya.
Taekhyun menatap balik dengan kerutan di kening nya. “Maksud nona?”
“Maksudku apa setelah ini kau akan kembali menjadi Zuan lagi? Atau bagaimana?” jelas Reya yang dibalas anggukkan paham dari lelaki tampan itu.
“Tidak, saya tidak akan melakukan nya lagi” jawabnya yang membuat Reya hanya ber'oh'ria sebagai balasan.
“Lagi pula mana mungkin saya melalukan hal itu lagi ketika saya mulai tertarik pada anda” gumam Taekhyun sambil menatap Reya dengan senyuman tipis yang penuh makna tersembunyi dibalik nya.
“Hah? Kau bilang apa barusan?” tanya Reya kala dirinya samar-samar mendengar gumaman Taekhyun, sedangkan yang di tanya hanya menampilkan senyuman manis yang membuat pipi Reya kembali bersemu merah, sial kenapa senyuman laki-laki itu sangat manis?!
Reya yang tengah salah tingkah lantas berdiri yang langsung di ikuti oleh Taekhyun.
“S-sudah waktunya kita kembali, bibi Juhee pasti sudah menungguku untuk mengembalikan Zuan padanya” ujar Reya sedikit gugup lalu kemudian hendak beranjak pergi namun seakan teringat sesuatu ia lantas berbalik dan menatap Taekhyun dengan bola mata yang melotot.
“Anjir gue lupa lo kan bukan hewan beneran dan sekarang gimana caranya gue ngasih tau bibi Juhee? Masa gue harus bilang kek gini 'bi Zuan itu sebenarnya manusia dan dia seorang penyihir yang lagi nyamar karna bosan' nah kan gak mungkin, bisa-bisa di anggap stress gue nya”
“Anjim gimana nih asu? Pusing gue kampret ah sialan!” sambung Reya sambil mondar-mandir tak lupa tangan nya yang mengusak rambutnya frustasi.
Taekhyun yang melihat tingkah Reya itu pun dibuat bingung, pasalnya dia sama sekali tidak mengerti dengan semua ucapan Reya barusan. 'Sebenarnya bahasa apa yang di gunakan nona Reya?' Batin nya.
“Nona anda kenapa? Cobalah untuk tenang lebih dulu dan ceritakan pada saya apa yang membuat anda terlihat gelisah seperti ini?” tanya Taekhyun mencoba untuk menghentikan Reya yang sedang mondar-mandir tidak jelas di depan nya, tampak sekali gadis itu tengah gelisah akan sesuatu.
Reya yang mendengar suara Taekhyun pun lantas berhenti dan menoleh pada lelaki itu lalu sedetik kemudian gadis itu sudah berdiri di depan Taekhyun sambil memegang pundak Taekhyun membuat sang empunya terkejut karena kejadian itu sangatlah cepat.
“Karna masalah ini lo yang mulai maka lo yang harus menyelesaikan nya” ucap Reya dengan bahasa yang di campur membuat Taekhyun bertambah bingung.
“Maaf nona tapi saya benar-benar tidak paham dengan maksud anda saat ini” ucap Taekhyun membuat Reya berdecak kesal.
“Kau bukan hewan sungguhan lalu bagaimana caranya aku mengatakan ini pada bibi Juhee kalau familiar milik nya tidak pernah ada dan itu semua hanya ulahmu yang sangat konyol itu” jelas Reya dengan datar tak lupa kalimat cibiran yang ia layangkan pada Taekhyun.
Sedangkan Taekhyun yang akhirnya paham maksud dari perkataan Reya pun lantas terkekeh pelan, jadi karena inilah yang membuat gadis itu sejak tadi gelisah.
“Nona tenang saja masalah itu biar saya yang mengurus nya, jadi nona tidak perlu khawatir lagi” ujar Taekhyun.
“Cih siapa yang khawatir, sudahlah aku akan pulang dan kau urus masalah mu dengan benar, awas saja kalau terjadi masalah yang menyusahkanku” kata Reya pedas dengan mimik wajah datar nya, hm sepertinya mood gadis itu mendadak jadi tidak baik padahal tadi masih bisa salah tingkah karena Taekhyun. Biasa cewek, gituh deh 😌 (aku jg gitu kok wkwk)
Setelah mengatakan itu Reya pun lantas melakukan teleportasi dan menghilang dari sana meninggalkan Taekhyun yang hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan nya.
“Perempuan itu memang sangat sulit untuk dipahami” gumam nya lalu ikut menghilang.
...__________🌼🌼🌼__________...
Akademi Yeoran.
Reya yang sudah kembali ke Akademi pun melangkahkan kakinya menuju Aula Yehra tempat dimana para murid-murid Akademi dikumpulkan ketika sedang di adakan pengumuman.
__ADS_1
Dan disinilah sekarang dia berada di sudut ruangan aula sambil menatap kumpulan pemuda-pemuda tampan di depan nya yang tengah menunggu kehadiran sang kepala Akademi yaitu Ban Hyeok.