
Hampir seminggu setelah kejadian saat makan malam itu, hubungan Dion dan Anti makin membaik. Kadang mereka makan siang di ruangan Dion apabila atasannya yang sekaligus tunangannya itu sedang sibuk - sibuknya. Semua staf sangat profesional dalam bekerja, mereka tetap menghormati Dion sebagai atasan mereka. Akan tetapi apabila telah di luar kantor, mereka akan seperti teman yang sudal lama kenal. Siang ini, seperti biasanya Anti masuk ke ruangan Dion untuk makan siang bersama. "mas, udah dulu kerjanya. Makan siang dulu ya" ajak Anti sambil menutup pintu dan menata makan siang mereka di meja tamu. "bentar sayang, mas tinggal ngeprint file yang mau mas serahin sama pak kadis entar sore" jawab Dion sambil fokus pada pekerjaannya. "ya udah, mas lanjutin aja dlu. Aku nungguin mas disini ya" kata Anti sambil mengambil HP nya kemudian mulai sibuk dengan media sosialnya.
__ADS_1
Setengah jam kemudian kerjaan Dion sudah selesai dan diapun menghampiri Anti yang sedang asyik melihat HPnya, "liat apa sih sayang?" tanya Dion sambil merebut HP milik tunangannya itu. "Eh,, mas udah kelar ya kerjaannya?" tanya Anti sambil mengambilkan nasi dan lauk untuk makan siang tunangannya itu. "iya, udah kelar kok. Kamu baca novel ya sayang?" tanya Dion sambil meletakkan HP tunangannya di meja dan mengambil piring yang telah di isi makanan oleh Anti tadi. "iya mas, tadi sempat liat medsos. Tapi karena gak ada yang seru makanya aku baca novel" jawab Anti sambil mengambil makan siangnya. "mas kira kamu lagi nyari desain undangan pernikahan kita atau baju pengantin gitu sayang" kata Dion sambil tersenyum. "iiihhh,,, mas ini ngomong apa sih? Mana bisa aku nyari desain undangan sedangkan aku belum kenalan dengan orang tua mas" jawab Anti sambil merenggut kesal. "jangan di maju - majuin gitu bibirnya sayang. Pengen mas cium ya, sini,,, udah lama juga mas gak nyium kamu" goda Dion sambil melirik Anti dan mengedipkan matanya. "mas,,, ini kita lagi makan loh. Mas gak boleh mesum" jawab Anti sambil melototkan matanya dan menutup bibirnya. Dion tertawa karena berhasil menggoda calon istrinya ini sambil berkata "iya,,, iya,,, maaf sayang. Ya udah, di lanjut makannya deh". Kemudian mereka melanjutkan acara makan siang mereka yang tertunda.
__ADS_1
Dua jam sebelum jam pulang Dion pergi ke ruangan Anti dan mengatakan padanya kalau dia akan keluar kantor dan bertemu dengan atasannya sambil menyerahkan dokumen yang telah dikerjakannya serta berpesan pada Anti kalau malam harinya dia akan menjemput Anti untuk makan malam bersama dengan orang tuanya. Setelah Anti setuju, Dion pun pergi ke tempat pertemuan dengan atasannya dan membicarakan pekerjaan yang sangat penting. Sementara itu di kostannya, Anti yang telah pulang dari kantor empat jam yang lalu sedang bersiap - siap berdandan untuk bertemu dengan orang tua Dion. Satu jam kemudian terdengar ketukan pintu kamarnya dan Anti tahu jika Dion telah datang untuk menjemputnya. Anti pun membuka pintu kamarnya dan tampaklah Dion yang memakai kemeja dan celana jeans yang cocok dengannya membuat ia terlihat sangat tampan dan membuat Anti tertegun melihatnya. Sementara Dion tengah terpukau melihat penampilan Anti malam ini yang sangat cantik membuat Dion tidak berkedip. "mas,,, kok bengong sih?" tanya Anti sambil memegang tangan Dion karena setelah di panggil Dion tidak juga menjawab. "maaf sayang,,, mas terpesona dengan kamu malam ini. Ini beneran kamu kan sayang?" tanya Dion. "ya iyalah mas,, masa hantu sih. Orang aku udah cantik gini kok" jawab Anti cemberut. Dion tertawa, dia senang sekali menggoda Anti karena itu membuat tunangannya tersebut menjadi sangat menggemaskan. "maaf sayang,, ya udah kita pergi sekarang ya" kata Dion sambil menarik tangan Anti lembut. Anti hanya pasrah dan mengikuti tunangannya tersebut sampai ke dalam mobil.
__ADS_1