Rumah Tanggaku Hancur

Rumah Tanggaku Hancur
4. Tetap Masa Pacaran


__ADS_3

Begitulah awal perkenalan Anti dan Dion yang merupakan staf serta atasan di kantor yang sama.


Selama 3 bulan bekerja, Anti banyak belajar dan tidak malu untuk selalu bertanya hal - hal yang tidak diketahuinya baik kepada sesama teman staf maupun langsung kepada atasannya yaitu Dion.


Saat jam istirahat...


"Puspa,,,kok kamu tidak keluar makan siang?" tanya Dion


"oh,,,sebentar lagi pak. Tanggung tinggal sedikit lagi nih kerjaannya, setelah ini saya pasti akan makan siang" jawab Anti ramah.


"oke deh,,,jangan telat makan siang ya. Saya duluan kalau begitu" kata Dion


"iya pak Abrar,, silahkan" kata Anti


Sampai waktu makan siang berakhir,,,


"eh, Lin. Kok si Anti gak makan siang sama kamu? Biasanya kan bareng" tanya Mona


"iya ya,,,tunggu deh aku telpon dulu" jawab Linda


Tuuuut,,,tuuuut,,,


"hallo,,,ya. Kenapa Lin?" tanya Anti via phone


"kamu dimana? Kok gak makan siang? Udah hampir habis waktunya loh" kata Linda

__ADS_1


"aduh,,,aku lupa, soalnya keasyikan nih. Ini aja laporannya dikit gi baru kelar. Yah,,,tinggal 5 menit ya. Gak keburu donk.." kata Anti dengan nada sedih.


"kamu tuh kalo udah kerja selalu kayak gitu, kamu makan aja roti yang ada di meja aku ya buat pengganjal perut." kata Linda


"uuuhhhh,,,makacih banget sahabatku. muaaah." balas Anti sambil terkekeh


"iya,,,iya. Sama - sama, buruan makan deh" kata Linda


"siap,,,boskuh" kata Anti


Dari arah belakang sang atasan mendengar percakapan tersebut, kemudian dia berjalan untuk membayar makanannya sekaligus membungkus makan siang yang akan diberikannya pada Anti.


Setelah selesai membayar dan membawa bungkusan makan siangnya, Dion kembali ke kantor dan melihat Anti masih tetap duduk ditempatnya sambil minum. Kemudian...


"Puspa,,," panggil Dion


"masuk ke ruangan saya sekarang" kata Dion


"tapi pak, saya belum selesai print laporannya nih. Tinggal sedikit lagi pak" balas Anti


"kamu gak dengar kalo saya suruh kamu masuk sekarang?" kata Dion sambil melotot


"b,,baik pak.." kata Anti takut


"tutup pintunya.." kata Dion

__ADS_1


"baik pak,,,ada apa ya pak Abrar memanggil saya?" tanya Anti


"duduk disitu" kata Dion sambil menunjuk sofa di ruangannya


"iya pak" balas Anti


Kemudian Dion duduk di depan Anti sambil menyerahkan bungkusan makan siang dari restoran tempat dia makan siang.


"apa nih pak?" tanya Anti


"makan siang kamu,,,ayo makan sekarang" jawab Dion


"tapi pak,,,ini sudah lewat jam makan siang. Lagipula saya sudah makan roti tadi" kata Anti


Kruuuyuk..kruuuuyuk..


Anti refleks memegang perutnya yang berbunyi kuat itu, dalam hati dia mengumpat bikin malu aja deh.


Dion tersenyum mendengar bunyi itu, kemudian beralih duduk di samping Anti dan membuka kotak makan siang yang dibelinya sambil meletakkan sendok.


"nih,,,makan. Mau aku suapin atau kamu makan sendiri?" tanya Dion


"eh,,,makan sendiri aja pak" jawab Anti sambil bergeser tempat duduk dengan wajah merona


"ya udah, cepat makan. Aku gak mau ada staf aku yang sakit ya karena sampai bulan depan pekerjaan kita lagi banyak - banyaknya." tandas Dion

__ADS_1


"baik pak,,maaf saya tidak akan mengulangi dan merepotkan bapak lagi" kata Anti lemas. Dia berpikir kalo atasannya itu perhatian padanya, ternyata .... Dion yang melihat perubahan wajah Anti, menjadi senyum - senyum dengan misterius.


Setelah kejadian telat makan siang tersebut, Anti mulai menata perasaannya dan menjaga jarak dari Dion. Sebisa mungkin Anti akan menghindar apabila bertemu dengan Dion. Dan Dion mulai merasakan perubahan yang Anti lakukan kepadanya, hingga ....


__ADS_2