
Setelah mereka menghabiskan waktu untuk mengobrol, maka mereka kembali ke kamar masing - masing untuk beristirahat agar besok tidak akan terlambat masuk kerja.
Keesokan harinya, Senin pagi yang cerah dimana kata orang - orang kalo mereka sangat membenci hari Senin. Akan tetapi, tidak dengan Anti karena hari ini dia akan mulai bekerja di kantor yang baru bersama teman yang baru pula. Awalnya Anti berpikir, ia akan merasa minder pada suasana kantornya yang baru. Tetapi karena dia sudah punya teman baru maka dia tidak akan merasakan hal itu, beruntungnya dia karena masih ada satu kamar yang kosong di kost tersebut sehingga dia tidak kerepotan mencari kendaraan umum untuk bisa sampai di kantornya karena jarak kost dan kantornya lumayan dekat dan dia tidak akan sendirian berjalan karena sudah ada Linda yang akan menjadi sahabat sekaligus menemaninya menjalani hari - harinya nanti.
Tok..tok..tok...
Pintu kamar Anti di ketuk,,
"Anti,,buka pintunya. Ayo berangkat,," kata Linda sambil mengetuk pintu kamar.
"iya,,,sebentar." jawab Anti sambil berjalan membuka pintu.
"wow,,,cantik banget teman aku ini. Ternyata kamu pakai hijab ya?" tanya Linda
"ish,,,biasa aja kok. Iya, aku kalo keluar pakai hijab. Belum lama juga kok aku pakainya, baru setahun" jawab Anti
"ok deh,,, ayo kita berangkat. Tapi sebelumnya kita sarapan dulu di warung depan ya,biar nanti semangat kerjanya" kata Linda.
"siiip,,yuk jalan" kata Anti.
Mereka pun berjalan keluar kamar masing - masing, sebelumnya mereka mengunci terlebih dahulu kamar mereka. Sesampainya di warung makan yang terletak di depan kostan mereka,,
"mau makan apa nih?" tanya Linda
__ADS_1
"bubur ayam aja deh, Lin" jawab Anti
"ok.." balas Linda
"mang,,bubur ayamnya 2 sama teh hangat 2 juga ya.." kata Linda
"baik neng,," jawab mang Miun.
Setelah memesan, mereka mengambil tempat duduk yang ada di warung tersebut sambil berbincang menunggu pesanan mereka di buat.
"eh,,,Lin. Kok kamu ngekost sih?" tanya Anti
"iya, orang tuaku ada di kampung. Pas aku diterima menjadi pegawai dan ditempatkan disini maka aku pindah deh kemari" jawab Linda
"aku di usir oleh pamanku dari rumah almarhum kedua orang tua aku, maka aku mencari kost yang tidak jauh dari kantor untuk menghemat biaya. hehehe.." jawab Anti sambil tertawa pahit karena mengingat pengusiran yang dialaminya.
"maaf ya,,,aku gak tau kalo kamu yatim piatu" kata Linda sedih
"udah,,gak apa - apa kali. Santai aja, udah biasa kok" kata Anti
Kemudian datanglah pesanan bubur mereka dan mereka mulai menyantapnya dengan pemikiran masing - masing. Setelah selesai makan dan membayarnya, mereka bergegas untuk pergi ke kantor karena jam kantor akan segera di mulai apalagi hari Senin maka mereka akan melaksanakan upacara.
Sesampainya di kantor, mereka menuju ke tempat staf tetapi sebelumnya Anti melapor terlebih dahulu pada atasannya dengan membawa surat yang menunjukkan bahwa dia ditempatkan sebagai staf bersama dengan Linda. Saat di depan pintu atasannya, dia mengetuk dan setelah dipersilahkan maka Anti masuk ke dalam ruangan tersebut. Anti terkesima dengan atasannya itu, karena bukan hanya tampan tetapi dilihat dari perawakannya beliau adalah sosok yang karismatik dan berwibawa.
__ADS_1
"assalamualaikum,,,selamat pagi pak" sapa Anti
"waalaikumsalam,,,pagi juga. Oh ya, kamu pegawai baru kan?" tanya pria itu
"iya pak,,perkenalkan nama saya Anti Puspasari" jawab Anti
"ya,,saya Dion Abrarsyah. Senang berkenalan dengan kamu Puspa,," kata Dion
"ehm,,,bapak bisa memanggil saya Anti." katanya
"tapi saya suka dengan nama Puspa, kamu keberatan?" tanya Dion
"oh,,, tidak pak Abrar. Bapak boleh panggil saya Puspa." kata Anti
"wow,,,kamu balas dendam ya?" tanya Dion
"maksud pak Abrar?" tanya Anti balik
"itu kamu panggil saya Abrar, kan tadi saya bilang nama saya Dion Abrarsyah" kata Dion
"hehehe,,,maaf pak saya suka panggil bapak dengan nama itu" balas Anti
Mendengar hal itu, mereka berdua tertawa karena hanya masalah nama mereka bisa menjadi akrab.
__ADS_1