Rumitnya Cinta Sibungsu

Rumitnya Cinta Sibungsu
Part 13


__ADS_3

Seminggu pun telah berlalu, hari ini Annisa Hanadzkiya bersiap-siap untuk berangkat menuju sekolah baru nya. Dengan menggunakan seragam putih abu-abu beserta jilbab segi empat, Hana tampil begitu cantik.


Sesampainya di pintu gerbang Hana keluar dari mobil kak Uma setelah ia berpamitan dengan sang kakak. Hana menapakkan kakinya kedalam SMA 1 kota, sekolah yang memang sangat di gandrungi dan menjadi sekolah yang selalu menoreskan banyak prestasi membanggakan.


"Huuff biissmillah.." gumam Hana sambil melewati setiap koridor sekolah.


Sebagai murid baru Hana tak begitu canggung berjalan sendirian tanpa seorang temanpun. Itu disebabkan karena Hana sering ke SMA ini, ia sering mengikuti lomba disini, jadi maklum saja ia hafal setiap sudut sekolah barunya. Hana yang belum tau dimana kelasnya karena ini hari pertama ia sekolah, jadi sudah pasti ia akan mengikuti PLS terlebih dahulu, dan Hana memilih duduk di bangku depan lapangan basket. Tak sedikit murid cowok lain meliriknya, ada yang seperti tebar pesona, bahkan ada yang salah tingkah dan grogi saat lewat didepan Hana. Sementara Hana hanya diam saja, ia sudah biasa akan hal itu.


"Haaiii.." sapa seseorang gadis yang berdiri disamping Hana.


"Haai juga," balas Hana. Kemudian gadis itu duduk di samping Hana, tampaknya dia gadis yang baik.


"Kenalin nama aku Juwita Agnesyia panggil aja Juu," ujar gadis itu sambil menyodorkan tangannya tanda perkenalan.


(Ju, kek manggil cowok aja) batin Hana.


"Iya.. aku Annisa Hanadzkiya panggil aja Hana," jawab Hana sambil membalas sodoran tangan si Juu.


"Kamu dari Smp mana?" tanya Juu.


"Mts 3 kota," balas Hana.


Sebenarnya Juu gadis yang baik, namun dapat dilihat dari penampilannya dia bukan gadis feminim, melainkan gadis tomboy dan sedikit nyeleneh.

__ADS_1


"Oo, eeh gue nggak bisa aku kamu, kita lo guean aja ya," ujar Juu. Benar Juu bukan gadis formal ternyata.


"Okee gue nggak keberatan kok," balas Hana lagi. Untungnya Hana gadis yang cerdas, ia bisa berteman dengan siapapun.


Saat mereka sedang asik mengobrol, sosok Adrian Alfarizi pun datang.


"HANA!" kejut Rian. Sehingga membuat Hana terlonjak kaget, bahkan permen karet yang di mulut Juu pun meledak.


"Iih Rian! bisa nggak sih kalo nggak ngagetin," Hana menoleh kearah Rian.


"Sorry my queen," balas Rian sambil duduk di samping Hana.


"Pacar lo?" tanya Juu keheranan.


(Ganteng sih) batin Juu.


(Buuseet cewek apaan nih) batin Rian.


"Gue Juwita, lo panggil aja Juu," Juu kembali menyodorkan tangannya.


"Rian," balas singkatnya tanpa membalas tangan Juu.


"Oop," Juu mengembalikan tangannya.

__ADS_1


Sebenarnya Rian tak terlalu menyukai Juu, bagi Rian tipe cewek idaman nya itu yang lembut, feminim, dan ceria seperti Hana. Bukan seperti Juu yang tomboy, nyeleneh , dan bahkan bagi Rian Juu itu jorok karena masih mau memakan permen karetnya yang telah meledak dari mulutnya.


Teet.. teett..


Bell tanda masukpun berbunyi, semua murid berbaris dilapangan karena upacara bendera akan segera dimulai. Setelah upacara selesai, semua murid baru masih berdiri dilapangan. Beberapa murid berjas Osis mulai mengambil posisi didepan mereka.


"Huuh kayaknya mereka bakalan sok famous didepan kita," keluh Juu yang berdiri disamping Hana.


"Mau gimana lagi mereka kan senior kita," balas Hana.


"Gua benci Osis!" ujar Juu dengan tatapan tak suka.


(Duuh, dulu kan aku anggota Osis) batin Hana.


"Mereka tu cuman sok jagoan di skolah, diluar skolah mental mereka kek kerupuk semua," sambung Juu.


"Kamu ada masalah apa sih sama Osis?" tanya Hana terus terang.


"Gua pernah difitnah sama anggota Osis sekolahan gue dulu, mereka bilang gue cari masalah sama Osis sampe ngegebukin anggotanya, padahal kan mereka duluan yang cari masalah. Karena kejadian itu gua di skors dari sekolah, dan semenjak itu gua benci Osis." Jawab Juu yang juga berterus terang.


"Lo emang nggak gebukin anggotanya kan?" tanya Hana lagi.


"Ya gua gebukin lah orang dia cari masalah sama gua," balas Juu dengan raut tak berdosa.

__ADS_1


(Aman gak nih aku berteman dengan cewek bar-bar kek gini) batin Hana sambil mencerna kalimat Juu.


__ADS_2