
setelah sekitar 10 menit akira dan cherry di ruang guru, akhirnya akira masuk ke kelas, karna cherry bakal masuk kekelas bersamaan dengan guru yang mengajar untuk memperkenalkan diri,
"haee gaesss!!!" kata akira menyapa teman gesreknya,
"eh ka, gimana tuh sih kak cherry?" tanya raisa,
"dia masuknya nanti sama guru yang ngajar" jawab akira,
"ra, itu cherry yang kemaren ya?" tanya cyndi,
"hooh" jawab akira,
"entar kenalin loh awas enggak" ancan zelila dan oma,
"iya iyaaa" jawab akira,
"udah udah, duduk" kata maudy,
akira melihat ke luar jendela sebentar dan kembali duduk lalu berhitung "satuu, duaaa, tiiigaaa, boom" katanya dan pas sekali ketika revan masuk kekelas, para ciwi-ciwi kembali beraksi, pagi ini sekitar 5 orang siswi yang sudah menembak revan dan yah pastinya ditolak, orang belom kenal jugak.
tetapi hari ini tidak se ekstreme yang dulu-dulu, mungkin karna di SMA ini banyak serpihan-serpihan mutiara jadinya mereka terbagi menjadi beberapa, tidak semenyeramkan SMP davin dan gavin,
dan selang 5 menit berlalu masuklah wali kelas kami dengan membawa cherry, dan menyuruh cherry untuk perkenalan.
"anak-anak sekalian perhatikan kedepan, kalian kedatangan teman baru anak pindahan dari yogyakarta" kata ibu zubaidah wali kelas ipa 10-3
semua murid langsung memperhatikan kedepan,
"nak cherry silahkan perkenalkan diri" suruh bu zubaidah,
"baik bu" jawab cherry yang berdiri didepan,
"hallo semuanya, perkenalkan nama saya cherry, saya anak pindahan dari yogyakarta, dan mulai sekarang saya satu kelas sama kalian semua, mohon bantuannya yah^^" kata cherry memperkenalkan diri,
"mohon bantuanya jugaa!!!" jawab mereka sekelas,
"cherry silahkan duduk disamping farrel, karna disitu kosong" kata bu zubaidah menuju ke meja belakang diduduki anak laki-laki yang tampak suram,
"baiklah bu" jawab cherry sambil menuju kebelakang,
"ha... hallo" sapa cherry ke farrel,
farrel hanya menoleh ke cherry dan kembali menundukan kepalanya ke meja, dan kembali tidur,
"na nama kamu farrel?" tanya cherry yang tak kunjung direspon sama sekali,
"udah jangan bicara sama dia, percuma dari awal masuk dia gitu-gitu aja gaada bicara sama seorangpun" kata zelila yang duduk didepan cherry,
"ah iya ya?" tanya cherry sambil tersenyum kearah zelila,
"kenalin nama gw zelila" kata zelila menyodorkan tangan,
"cherry" jawab cherry berjabat tangan dengan zelila,
"hallo cherry, kenalin maudy" kata maudy,
"hai maudy, nama gw cherry" jawab cherry,
"haee ka cherry!!!" kata raisa sambil melambaikan tangan,
"hayy raisaa" kata cherry membalas lambayan raisa,
"baikalah anak-anak buka buku kalian" kata guru,
"baik paakk" jawab mereka,
"ah, untung semalam akira ngasih gw daftar pelajaran" gumam cherry,
"hah?!!, akira?, lo siapa nya akira?" tanya farrel menegakkan badan,
"hah?, ah itu gw sepupunya akira" jawab cherry,
"ah, oke" kata farrel sambil mengeluarkan buku dari dalam tasnya,
"teet teet teet" bel istirahat berbunyi,
__ADS_1
"ra, lu istirahat sama temen lo aja, ini temen gw mau ke kantin bareng" kata arvin,
"ah, oke vin gw mau ajak cherry kenalan sama temen-temen gw dulu" jawab akira sambil memasukkan buku kedalam tasnya,
"oke, gw keluar dulu yah ra" kata arvin sambil keluar kelas,
"cherry!!!" teriak akira,
"apasih raa!!!" jawab cherry dibelakang,
"sini, gw kenalin lo sama temen-temen gw!!" teriak akira lagi,
"eh, sabar anju bisa ga gausah pake teriak, denger kok gw" kata cherry mengahampiri akira,
"eh gaes kenalin ini cherry sepupu gua, dia sekarang tinggal dirumah gw" kata akira,
"vadysa" kata oma memperkenalkan diri,
"nurmalis panggil aja lilis" kata lilis memperkenalkan diri,
"yang lainnya udah kenal?" tanya akira,
"udah tadi, kan dia duduk di belakang kami" jawab maudy,
"oke deh, yoh kekantin, laper gw" ajak akira,
"yaudah yok yok" jawab mereka,
#sesampainya dikantin#
"gimana ry, rasanya duduk sama farrel?" tanya cyndi,
"yah gitu dianya gamau diajak bicara, emang tuh anak pendiam yah?" tanya cherry,
"menurut pengetahuan gw mencari-cari gosip tentang para cogan di SMA ini farrel itu termasuk salah satunya, dan menurut kebanyakan orang dia itu auranya suram banget, dan gw juga ada denger kalo si farrel itu dulu anaknya ceria ga sesuram ini, tapi ini belom tau yah, soalnya gw cuma denger sekali" jelas zelila,
"gilaak kak zelila mah the best tau semuaa" sambung raisa,
"sulli gitu loh" kata zelila bangga,
setelah mereka memesan makanan akira melihat arvin masuk kekantin bersama dua temannya,
"woyy vin!!!" teriak akira,
"lah kira?" kata arvin menghampiri akira dan diikuti kedua temannya,
"eh akira, gw kan ada janji sama lo bilang mau kenalin temen gw, kenalin yang ini elvano panggil aja vano, sama yang ini raka" kata arvin memperkenalkan teman-temannya,
"ah iya, salam kenal, akiraa" kata akira memperkenalakan diri,
"eh anji*g ada elu!!!" kata zelila tiba-tiba ngegas ke vano,
"lah elo?!!, ngapain lo sekolah disini?, mau nguntitin gue?, sorry yah gue tuh gasuka cewek kayak elo" kata vano ikutan ngegas,
"gaada faedahnya ajng gw nguntit elo" jawab zelila,
"yah faedahnya adalah, kan elo suka sama gw, secara kan gw ganteng, pintar, yah banyak deh" kata vano menyombongkan diri,
"kepedean yah lu!!!, lagian kan yang jodohin kita orang tua elu" kata zelila sambil berdiri dengan tangan dilipat didepan dada,
"tapi kan orang tua elu juga ikutan!!!" kata vano ngegas balik,
"eh anj*ng bodoh amatlah, yang penting gw gamau tunangan sama elo!" kata zelila, mendengar itu semuanya langsung terkejut,
"siapa juga yang mau tunangan sama elo, cih" jawab vano sambil mendecih,
"bentar, bentar, berhenti bentar, kalian ga malu apa diliatin samua orang?, liat tuh pada ngeliatin kalian" kata lilis ditengah perdebatan,
"udah ah mending kita dinginkan masalah ini dulu, ayo zel kita makan ditempat lain aja" kata cyndi,
"bilang aja kepo" sambung raisa,
"pasti lo juga kan?" kata cyndi lagi,
"iya sih hehe^^" jawab raisa,
__ADS_1
ketika mereka semua pergi ke luar hanya tertinggal dysa didepan pintu, dan raka yang ternyata daritadi ketoilet karna kebelet dan melewatkan kejadian seru itu pun bertanya
"permisi ini temannya akira kan?, kenapa pada keluar?" tanya raka kepada dysa,
"bacot!!!, tanya aja sama arvin sonoh gw udah ketinggalan ini" jawab dysa,
"ajerr galak bener, tapi gw suka yang modelan kek begitu" gumam raka dan menuju ketempat avin dan vano,
"woyy tunggu woyy!!!" teriak dysa dari belakang,
"wah gilak, zelila punya calon tunangan ga bilang-bilang dong, mana ganteng lagi tunangannya" kata dysa yang tiba-tiba datang
"gangerti sumpah" gumam cherry
"zel, lu ga malu kan?" tanya maudy pada zelila,
"ya malu lah pintar, mana diliatin anak-anak satu kantin lagi" jawab akira,
"iya juga sih" kata maudy,
"nah udah sampai, sekarang lu ceritain semuanya" kata cyndi sambil duduk di kursi mamang bakso,
"mang, pesen baksonya delapan yah" kata akira memesan bakso,
"kali ini biar gw yang traktir" kata raisa,
"gilak raisa debess, tau aja dompet gw kering" kata dysa,
"udah sekarang lu cerita zell, dah terlanjur kepo inii" kata raisa,
"kalian tuh the best yah, temennya lagi marah bukannya ditenangin dulu malah kepo duluan, jadi gini gw cerita yah" kata zelila,
"iya iya, cepetan" jawab mereka,
"jadi gini, mama gue sama mama nya vano itu teman lama, yah bisa dibilang sahabat deket banget, jadi dari gw kecil mereka udah ada janji bakalan nikahin gw sama vano, dan mereka dah ada rencana gue sama vano bakalan tunangan pas udah SMA, dan mama sama papa kami baru bilang kalo kami ini bakalan tunangan beberapa minggu yang lalu, yah jadi kata mama gw, gue udah main sama vano dari kecil, tapi sekarang baru ketemu lagi karna vano baru pindah dari singapore, jadi kami baru ketemu sekarang, tapi gw gaada ingatan masa lalu sama vano tuh" jelas zelila,
"uwah gilak, gapapa zel ganteng juga kok" kata maudy,
"eh tumben loh maudy menilai cowok" kata oma dysa,
"iya zel, mending lu tunangan aja biar lepas dari status jomblo mu itu" kata lilis,
"kayak lu enggak aja" jawab zelila,
"itu gimana bisa ingatan lo tentang vano ilang coba?" tanya cyndi,
"ya mana gw tau" jawab zelila,
"biasanya gitu zel kalo pasangan sejati tuh banyak rintangan, kayak ingatan lu tentang dia ilang lah ato semacamnya" kata akira,
"iya bener tuh" sambung raisa dan cherry,
"baso nya udah dateng tuh, dah ah gw mau makan laper, dari tadi ceritain kalian" kata zelila,
#gambaran visual lagii#
RAKA:
kelas: 1 SMA
ELVANO:
kelas: 1 SMA
FARREL:
kelas: 1 SMA
__ADS_1