
setelah makan mereka langsung masuk ke kelas.
"ahh, nikmadnya makann" lega zelila sambil duduk di bangkunya,
"bentar gaes, gw mo ngasih titipan si farrel" kata cherry membawakan makanan ke farrel,
"nih makan? gw dah pesen nasgor, gw takut entar lo mati lagi, terus samping gw kosong, dan hantunya elo yang duduk disitu, ihh ngerii ihh" kata cherry mulai berkhayal,
"yaudah, thanks" jawab farrel mengambil makanannya dari tangan cherry dan membuka bungkusnya,
"yaudah oke" kata cherry berjalan kearah teman-temannya,
"eh bentar gaess!!, gw dapet gosip baruu!!" teriak zelila heboh,
seketika satu kelas langsung meihat kearah zelila dan memasang telinga dengan baik agar bisa nguping pembicaraan mereka, karna mereka sekelas tau berita' terbaru yang dari mereka yang bicara.
"apan?, apaan??!!" tanya lilis, dysa dan cyndi yang sudah kepo,
sedangkan akira, raisa, dan cherry dah pada ketakutan sendiri,
"bentar!, bentar gw mau tanya sesuatu" kata akira,
mata raisa langsung melotot ke akira, mengisyaratkan "jangan sekarang, sekelas entar tau". dan akira memberikan isyarat lagi, "gapapa gw ga bakal bilang itu kok".
"apaan?!" tanya mereka berlima penasaran,
"jadi gini, kalo gw kasih tau kalian rahasia gw, kalian gaakan bocorin kan?, terutama lo zel" tanya akira,
"yah enggak lah, gw tuh hanya jual gosip yang lumayan banyak orang tau dan itu juga ga rahasian, kan kalo soal rahasiaan itu gw cuman cerita ke kalian, apalagi itu rahasia sahabat gw, gabakalan gw kasih tau keluar kok" jawab zelila dan disetujui oleh yang lainnya,
"yaudah, gw cuman mau tanya itu aja" kata akira,
"rahasia apaan sih raa, kasih tauu , dah terlanjur kepo iniiii" rengek cyndi,
"gaada, cuman kepengen nanya aja, siapa tau entar dimasa depan gw punya rahasia" jawab akira,
"tak da akhlak, dah bikin orang kepo sekarang gamau tanggu jawab" kata oma dysa,
"ye orang gapunya rahasia juga, jadi aoa yang harus gw bilang?, gw cantik?" udah banyam denger kata itu dari orang-orang" jawab akira,
"dahla yang waras ngalah!" kata lilis,
dan tiba' revan datang.
"ra" panggilnya dari depan pintu,
"hah?" jawab akira,
"lu sendirian?, ga dikejer-kejer?" tanya akira sambi berjalan kearah revan,
"gatau, mereka pada ga ngejar lagi sekarang, tapi baguslah" jawab revan,
"lo ngapain manggil gw?" tanya akira,
"enggak gw mau bicara sebentar" jawab revan,
"yaudah entar gw kasih tau temen' gw dulu yah" kata akira,
"woeyy!!!, entar ye mau bicara bentar!" teriak akira kepada mereka,
"iya iyaa!!!" jawab mereka,
"yaudah ayo" ajak revan,
"kita ke taman belakang sekolahan aja, banyak yang gatau tempat itu" kata akira ke revan,
__ADS_1
"yaudah ayo" jawab revan,
#sesampainya di taman#
"ra, gw mau nanya" kata revan,
"yaudah tanya aja" jawab akira,
"jadi kan tadi arvin ngundang gw main ke rumah dia, terus mau diajak jalan, kata dia rumahnya sampingan sama rumah lo, tapi sekarang gw gatau rumah lo dimana, tadi gw iya iyain aja waktu tanya gw tau ga rumah lo dimana" jelas revan,
"yaampun vann ginian doangg, lu kan bisa tanya sama gw lewat chatt" kata akira,
"kan gw gaada nomernya elo" jawab revan,
"oh iya lupa, kita kan belom tukeran nomer" kata akira,
"yaudah nih" kata akira menyodorkan hp nya ke revan,
"oke" jawab revan sambil mengambil hp akira,
"udah?" tanya akira,
"udah" jawab revan,
"entar gw kasih alamatnya di chat aja supaya bisa kesimpen" kata akira sambil berdiri,
"ah?, oke" jawab revan,
"yaudah yok masuk, sebentar lagi bel masuk bunyi" kata akira sambil melihat jam tangannya,
"yaudah ayo" jawab revan berjalan disamping akira,
ketika mereka sampai dikelas revan langaung duduk ke bangkunya seperti biasa dan akira langsung dateng ke teman' nya yang sedang bergosip riah.
"ciee abis ngapain nih cowo lu?" goda lilis,
"ga ngapa-ngapain anjic" jawab akira ngegas
"biasa aja asoyy" kata lilis,
"udah udah, sekarang gw pen gibahin orang" kata zelila membuka percakapan
"masyaallah gaboleh tau gibahin orang, tapi gapapa deh adek kepo, cepetann!!!" kata raisa,
"yee dasar manusya" kata maudy,
"nah jadi gini, kalian kenal kan kak felly, kaka kelas cewe paling terkenal?, bisa dibilang dia tuh bunga sekolah lah" tanya zelila,
"ahh gw kenal, kenal, yang dingin banget itu kan?, gw pernah ketemu" jawab cyndi,
"gw gatau" jawab yang lainnya kecuali akira,
"si lilis sama dysa ada waktu liat dia, kalian inget ga yang waktu itu ada cewe cantik ditembak sama cowo di deket tangga?, dan langsung ditolak mentah-mentah?" tanya cyndi ke lilis dan oma dysa,
"oh, jadi itu si felly" kata lilis dan dysa bersamaan,
"iyaa" jawab cyndi,
"terus yang lain kalo gatau kapan-kapan aja kalo ketemu gw kasih tau" kata zelila,
"oke siip" jawab yang lainnya,
"jadi gimana ceritanya?" tanya cyndi yang mukai kepo,
"kalo soal ini akira pasti tau" kata zelila, seketika pada ngeliat ke akira semua, dan akira hanya mengangkat kedua bahunya berlagak seperti tidak tau,
__ADS_1
"jadi gini, kan felly ini nembak pacarnya akira si revan di hari yang waktu revan narik tangan akira buat keluar, dan ternyata itu buat kasih tau ke felly kalo dia punya pacar, jadi sekarang tuh ya temen' nya felly pada jelek-jelekin dia gitu, gw sih antara kasihan sama ngakak sih ya" jelas zelila,
"anj*c, tapi katanya si felly itu anak bangsawan gitu yah, pokoknya dia itu anak holkay tingkat atas gitu" kata cyndi,
"iya" jawab zelila,
"bang revan sweet ya, pengen punya pacar kek bang revann" kata raisa dan langsung disetujui yang lainnya,
"eh gaes, entar kan pulang cepet, kita nonton yok, kepengen nonton inii" ajak cyndi,
"hari sabtu aja sekalian kan kita juga mau ke mall besok, gw ada acara" jawab lilis,
"iya, adek mau nemenin bunda lyra belanja" sambung raisa,
"yaudah deh besok aja" jawab cyndi,
tak lama kemudian bel masuk berbunyi, arvin pun masuk setelah dari wc, dan disusul guru.
"lu ngapa baru masuk vin?, itu si revan masuk sendirian tadi" tanya akira ke arvin,
"itu tadi perut gw mules, jadi gw buang air besar dulu di wc, dan si revan gw suruh masuk sendirian aja dulu" jawab arvin,
"dahla" kata akira,
"anak' sekalian bapak akan memberikan kalian pr, karna wali kelas kalian akan mencari ketua kelas, wakil, sekretaris, dan bendahara, jadi pr nya minggu depan saja dikumpulkan yah" jelas guru yang ada didepan,
"baik pak" jawab mereka,
"sekarang kalian buka halaman 23-28, nanti kalian ringkas saja yah, bapak pamit undur diri dulu, assalamualaikum wr.wb"
"waalaikumsalam wr.wb" jawab mereka sekelas,
"baiklah anak-anak, ibu akan mencari ketua kelas, wakil, sekretaris, dan bendahara" jelas ibu zubaidah,
mereka melakukan pemilihan ketua kelas seperti biasa dan hasil akhirnya adalah:
ketua kelas: cyndi,
wakil ketua kelas: arvin,
sekretaris 1: rena,
sekretaris 2: raisa,
bendahara 1: nurmalis,
bendahara 2: maudy,
"beiklah, kalian boleh tinggal dikelas dulu dan jangan ada yang keluar sampai bel pulang berbunyi, sekarang ibu kembali ke ruang kepsek dulu yah, sedang ada rapat" jelas ibu zubaidah,
"baiklah buu" jawab mereka,
#ketika ibu zubaidah keluar#
"uwahhhh!!!, ketua kelas kita gaess, anjirr wakilnya si arvinn!!!" teriak mereka,
"biasa aja anjic" gas cyndi,
"lo jan bikin kelas kita tambah autis cyn" kata akira,
"keren, kelas kita namanya jadi kelas autis" sambung raisa,
"ye engga lah gubluk" jawab cyndi,
mereka nunggu jam pulang seperti biasa yang mereka lakukan di smp, main kata-kata, contoh: "monyet" terus gibahin orang, mereka biasanya gibahin temen smp nya dulu, dan akhirnya bel pulang berbunyi, dan pada keluar semua tuh manusya.
__ADS_1