Sahabat Masa Kecilku

Sahabat Masa Kecilku
kenalan


__ADS_3

guru pun masuk dan kelas langsung dimulai, mereka langsung kembali ke bangku mereka masing'.


"vin, entar lo berteman sama revan yah, kasian dia sendirian, dia gaada teman di SMA ini" bisik akira ke arvin,


"iya iyaaa, ciee yang udah punya pacarr, kapan' peje ra" jawab arvin,


"iya iyaa" jawab akira,


"yah harus gini sih, kalo ga mereka gabakal percaya" batin akira,


 


#2 jam kemudian#


 


"baiklah anak' sekalian, pr nya dikumpulkan minggu depan ya"


"baik pakk!!!"


"baiklah kalian sudah boleh istirahat"


"oke pakk"


 


"eh bentar gaes, gw mo kenalin kalian sama revan" kata akira kepada teman' nya,


"thanks lo ra, udah mo kenalin sama sama revann, akira yang terbaekk huaa!!!" kata oma dysa,


"alay" jawab akira,


"revan!" panggil akira,


"lembut banget anjer manggilnya, biasanya manggil gw gapernah selembut itu" protes cherry dan disetujui oleh yang lainnya,


"hah?" tanya revan sambil menoleh ke akira,


"sini, gw mau kenalin lo sama temen\-temen gw" kata akira,


"ah?, oke" jawab revan dan segera menuju ke arah mereka,


"***** ganteng banget yah kalo diliat dari dekat" kata oma dysa,


"iya ***** mulus banget kulitnya" sambung lilis,


"jodohku yang gajadi" tambah lilis,


"nikmad nya memandangi mukanya dari kekat yawloh" -zelila,


"bang repan ganteng banget ternyata" -raisa,


"ma, pacar nya akira cogan, entar cherry mau yang modelan gini ah" gumam cherry,


"udah, dah puaskan kalian" kata akira menganggu haluan mereka,


"ah?!, iya iya udah" jawab mereka terkejut,


"van, kenalin ini sahabat gw dari kecil" kata akira memperkenalkan arvin,


"caesar arvin radithya" kata arvin sambil memberikan tangannya untuk berjabat tangan,


"revan azka alexander" kata revan membalas jabatan tangan arvin,


"nikmadnya yawloh ngeliat dua cogan berjabatan tangan kek gitu" kata mereka, mukan hanya mereka bertuju tapi sekelas, karna mereka nguping daritadi.


"zelila davina freya" -zelila,

__ADS_1


"nurmalis neysa kirana" -lilis,


"adrea cyndi rosalli" -cyndi,


"felysia maudy giana" -maudy,


"vadysa vania kyra" -oma dysa,


"raisa raevano narendra" -raisa,


"hah?!!" kata revan terkejut dan segera menghadap ke akira, dan akira hanya mengangguk menberikan isyarat,


"lo kenapa van?" tanya arvin,


"ah itu, nggak papa" jawab revan,


"salam kenal ya bang repan" kata raisa ambil tersenyum,


"iya" jawab revan,


"yaudah yok revan, lu ikut gw aja entar gw kenalin sama temen' gw" ajak arvin,


"eh, oke" jawab revan,


"ra, gw ikut dia dulu ya" kata revan kepada akira dan pergi bersama arvin,


"iya, ikut arvin aja sonoh" jawab akira,


"gilak anjerr!!!, pake permisi kek gitu lagii!!!" kata dysa histeris,


"dah yok, gw binggung mo ngapain, udah kenyang juga" kata maudy,


"akira!!!" teriak william yang masih ngos-ngosan di depan pintu,


"apa sih bang?" tanya akira,


"gantengnya jodohku keringetan" kata lilis,


"enak aja, jodoh gw yah" kata oma,


"masyaallah bias adek" gumam raisa,


"coba abang tenangin diri dulu, duduk bang duduk, minum dulu, ngos-ngosan itu" kata akira binggung,


"yaudah yaudah, minta abang minum dulu" kata william sambil duduk di kursi yang ada didepan,


"nih" kata cyndi yang dekat dengan william menyodorkan minumannya,


"oke, thanks" jawab william sambil meminum minuman cyndi,


"tapi kalo abang udah minum itu ada syaratnya" kata cyndi, dan tersembur lah tuh air.


"apa syaratnya?" tanya william,


"minum aja dulu bang, mudah kok syaratnya" kata cyndi,


"oke" jawab william kembali meminum air tersebut,


melihat hal itu mata lilis dan dysa langsung melotot melihat cyndi, dah kek mo keluar.


"tenang tenang, inceran gw bukan bang william kok" kata cyndi sambil berjalan kearah mereka,


"jadi temennya?" tanya mereka berdua,


"iyups" jawab cyndi,


"adek nyerah deh gamau ngejar bang william lagi, adek ambil idol nya aja deh" kata raisa yang sangsung diancungi jempol oleh semuanya,

__ADS_1


"pinter" kata akira sambil mengancungkan jempol ke raisa,


"adek udah pinter dari lahir kak" jawab raisa,


"terserah, terserah!!"


"jadi kenapa bang ngos-ngosan kesini?" tanya akira,


"enggak, tadi abang denger kabar kalo kira pacaran sama si revan revin siapa sih namanya itu" kata william,


"udah bener bang revan" jawab akira,


"nah itu, jadi kira beneran pacaran sama si revan?" tanya william lagi,


"iya bang, akira pacaran sama revan" jawab akira,


"hah?!!" kata william terkejut,


"beneran?" tanya william tak percaya,


"iya bang, beneran, akira pacaran sama revan" jawab akira lagi,


"sejak 2 hari lalu" jawab akira,


"yaudah sih abang ga ngelarang, tapi kira jaga diri aja yah, awas aja kalo kalian macem-macem, abang bilangin sama bang geraldy" kata william,


"iya bang iyaa, akirah udah gede, udah bisa jaga diri kok" jawab akira,


"bang willy ya?" tanya cherry,


"eh cherry ya?, dah lama ga liat, terakhir 5 tahun lalu yah waktu keluarga cherry main ke rumah akira" kata william,


"iya bang" jawab cherry,


"cherry pindah sekolah disini?" tanya william,


"iya bang, cherry pindah kesini" jawab cherry,


"yaudah, abang balik keruang osis dulu yah, lagi rapat tadi" kata william,


"masyaallah bang, kenapa ga ditanya nya nanti aja?" kata akira,


"kan abang terkejut jadi langsung kesini" jawab william,


"udah ya, abang balik dulu" kata william sambil keluar pintu,


"iya bang!" jawab mereka berdelapan,


"bang entar aja saya kasih tau syaratnya!!" teriak cyndi ke william,


"oke!!!" jawab william dari luar,


"cherry kenal sama bang william?" tanya maudy,


"iya, tapi ga terlalu deket karna jarang ketemu, karna william sepupu akira dari ayahnya, sedangkan gw dari ibunya akira, dan gw juga jarang main ke jakarta" jalas cherry,


"gitu toh" jawab mereka bersamaan,


"eh gaes, entar kita bikin pr nya dirumah gw, lita ngerjainnya sama-sama aja, hari sabtu, jadi sekalian gw mo traktir kalian" kata akira,


"bagus juga tuh" kata zelila,


"yaudah, jadi kita bikin pr nya dirumah akira? sekalian mo traktir kita mcd" kata lilis,


"asik makan gratis!" sorak cyndi,


*TERI*MA KASIH😊😄

__ADS_1


 


__ADS_2