Sahabat Masa Kecilku

Sahabat Masa Kecilku
kembaran


__ADS_3

jam 17:00


{chat}


-revan: akira,


-akira: ya?, ini nomer siapa ya?


-revan: ini revan ra,


-akira: revan?, alamat gw?


-revan: iya


-akira: perumahan *****, jalan ******, blok ***,


-revan: oke, makasih,


-akira: iya, sama'.


 


"chattan sama siapa tuhhh..." kata cherry yang tiba-tiba muncul di belakang,


"kepo anda" jawab akira,


"yee, gw tuh bukan kepo, cuman kepengen tau aja" jelas cherry sambil berjalan kearah kaca untuk menyisir rambutnya.


"sama aja gubluk!" gas akira,


"eh cher, mama bilang ke gw tadi pas lu mandi, katanya kamar lu udah selsai, lu udah bisa tidur di sonoh" jelas akira ke cherry,


"ah?, oke" jawab cherry,


"eh ra, jalan-jalan sore yok" ajak cherry,


"ayo ayoo cher!, gw juga bosen dirumah" jawab akira,


mereka langsung turun ke bawah buat jalan-jalan, seperti biasa, mereka kalo udah keluar komplek biasanya menjelajahi mamang-mamang ato ibu-ibu baru yang mangkal deket situ, di cicip semua tuh satu-satu jajanannya.


"tadi mama nitip mie ayam, terus kak claudya nitip sate ayam, davin nitip bakso, sama gavin nitip es cendol" kata akira mengingat pesanan keluarganya,


"kita beli sate nya kak claudya dulu ra, liat tuh disana ada yang jualan sate" kata cherry,


"yaudah ayo" ajak akira,


setelah mereka puas makan dan pesenan yang dirumah udah pada dibeli mereka langsing pulang, ga pada makan malam dah tu sekeluarga karna dah pada kenyang, sedangkan papa dan bang geraldy sedang lembur.


#dirumah arvin#


jam 08:27


"mana si revan?" tanya vano,


"gatau, tungguin aja bentar lagi" jawab arvin,


"iya, tunggu bentar" sambung raka,


"ting tong" bunyi bel rumah arvin,


"nah, itu kali dianya" kata raka,


"arvin!!!, ini ada temen kamu!" teriak mama arvin dari bawah,


"iya ma, suruh naik aja dulu!!" jawab kevin,


"naik aja nak, sini tante anterin" kata mama arvin ke revan,


"baik tan" jawab revan sopan,


"woy kalian bertiga, ni anak keknya waras jadi jangan kalian bikin gila yah, cukup kalian betiga aka yang gila" kata mama arvin yang membuka pintu kamar arvin,


"iya maaa" jawab arvin pasrah,


"siapp tann" jawab raka dan vano yang juga pasrah,

__ADS_1


"masuk aja nak, kalo mereka bikin kamu jadi gawaras bilang aja sama tante" kata mama arvin mempersilahkan revan masuk,


"iya makasih tan" jawab revan masuk ke kamar arvin,


"kita mk keluar kan, bentar ya gw siap\-siap dulu" kata arvin beranjak dari duduknya,


"van, sini main, gantiin arvin, sih raka gabisa main game, noob dia" kata vano sambil memberikan stick ps ke arvin,


"ga ngatain gw bisa ga?" kata raka yang tak perpaling dari handphone nya,


"ah, ayo" jawab revan,


5 menit kemudian.


"eh sianji*g, kok gw kalah?" kata vano tak percaya,


"yamana gw tau jingan" jawab raka kembali ngegas ke vano,


"bagaimana bisa seorang raja game seperti gw kalahh!" teriak vano mendramatis kan suasana,


"alay anj*g!" kata raka,


"biasa aja monyet, ga pake ngegas berapa" jawab vano,


"itu sih arvin lama banget siap-siapnya" kata revan,


"iya tuh, kek cewe aja" sambung vano,


"woy vin!!, udah belom?" teriak raka ke arvin,


"bentar, karna tanggung tadi jadi gw mandi aja dulu!" jawab arvin dari dalem toilet,


"yaudah cepetan bi (bab*)," kata raka,


"jan ngegas bisa gasih?!" teriak arvin dari dalam wc,


#7 menit kemudian#


"dah yok" ajak arvin,


"udah?" tanya vano,


"ada wifi ga?" tanya raka,


"ada ada, gw tau kalian tuh miskin makanya gw ajak kesana" jawaba arvin,


"kasar banget anj*g" kata vano,


"yaudah yok, entar kita mabar" kata arvin sambil keliar kamarnya,


"tunggu woy, tunggu!" kata mereka sambil mengikuti arvin,


#sesampainya di tempat mamang bakso#


"mang, pesen baksonya yah empat" kata arvin memesan bakso,


"baik, minumnya apa dek?" tanya mamang tersebut ke arvin,


"gw es tea aja vin" jawab revan,


"gw juga!" sambung vano dan raka,


"duduk disana aja yok, agak jauh dari cewe-cewe, entar bahaya lagi kalo mereka ngeliat revan" ajak arvin,


"yaudah ayo" jawab mereka bertiga,


udah sekitar setengah jam mereka nongkrong disitu sambil main game, ye untungnya tempat situ agak sepi sih , jadi ga terlalu banyak cewe yang duduk-duduk disitu,


"kalian aus ga?, gw pesenin boba yang ada di samping yah" kata raka,


"iya, iyaa" jawab mereka,


setelah raka membeli boba mereka lanjut lagi ngegame mumpung wifi gratisan,


"revan?!" kata seorang pria yang seumuran dengan mereka terkejut melihat revan,

__ADS_1


"zevan?!" kata revan kembali terkejut melihat pria tersebut,


"re, lu gimana bisa ada disini?" tanya zevan ke revan,


"ze, lu jangan kasih tau papa kalo gw ada disini, oke" kata revan ke zevan,


"iya iyaa, tenang ajaa" kata zevan duduk disamping raka,


"ree, kangenn!!" kata zevan dramatis,


"alay jingan!" jawab revan,


"ternyata oh ternyata, seorang revan bisa ngegas juga" arvin, vano, dan raka tak percaya,


"siapa van?" tanya vano ke revan,


"ah, ini kembaran gw zevan" jawab revan memperkenalkan zevan,


"kalian kembar non-identik?" tanya arvin,


"iya" jawab revan,


"tadi kenapa lu bilang jangan kasih tau papa kalo lo disini?" tanya raka penasaran,


"itu besok aja gw ceritain" jawab revan,


"gimana kalo malem minggu kalian main lagi aja ke rumah gw, sekitar jam setengah sembilan malam, sekalian main ps juga dirumah gw" ajak arvin,


"yaudah, boleh juga tuh" jawab raka,


"oke, jadi besok kerumah arvin" kata vano dan revan,


"eh bentar gw mau kenalan duluu"


"rakaa" kata raka mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan zevan,


"zevann" jawab zevan memberikan senyumane mautnya dan membalas jabatan tangan raka,


"masyaallah, emang gamirip sih, tapi punya aura ketampanan masing-masing, bikin iri aja" gumam raka,


"elvanoo" kata vano mengulurkan tangannya juga,


"arvinn" sambung arvin,


"zevann" jawab zevan sambil membalas jabatan tangan mereka,


"ze, lu ngapain kesini?" tanya revan,


"engga, itu tadi katanya tempat ini enak banget baksonya, jadi gw kepengen nyicip disini" jawab zevan,


"sekarang gw bingung panggil kalian kek gimana" kata vano,


"panggil gw ze aja dan panggil si revan re" jawab zevan,


"ah, oke" jawab vano,


"ze, mending ngegame aja dulu disini, mumpung wifi gratisan" ajak arvin,


"disini gratisan wifi?" tanya zevan,


"iya" jawab arvin,


"yaudah ayo kita main game" ajak zevan,


mereka akhirnya nongkrong disitu sampe jam sepuluh, dan langsung pada pulang ke rumah masing-masing.


"re, malam senin lu jemput gw di tempat mamang bakso tadi aja yah" kata zevan,


"iyaa, besok gw jemput lu disitu" jawab revan,


"yaudah, gw pulang dulu yah" kata zevan sambil masuk ke mobilnya,


setelah itu revan langsung pulang ke kostan nya.


gambaran visualnya zevan:

__ADS_1


zevan arka alexander/jung jaehyun:



__ADS_2