
seperti kemarin, mereka mengantar davin dan gavin ke smp mereka dulu, dan yah hari ini ga kayak kemaren, siswi' yang ada di depan gerbang.
"yaudah bang arvin, kak akira, sama kak cherry, kita masuk dulu yah" kata mereka berdua langsung keluar dari mobil dan masuk ke sekolah,
"iya hati-hatii" jawab arvin,
"dah yok vin" ajak akira,
sesampainya di sekolah mereka langsung masuk ke kelas dan melihat semuanya udah pada ngegibah,
"woeyy!!!, pagi-pagi dah ngegibah aja a*jer" kata akira masuk ke kelas,
"eh maudy mana?" tanya cherry,
"gatau, belom dateng mungkin, tapi biasanya dia yang dateng pertama" jawab lilis,
"engga ra, gw tuh cuman ngebantuin mereka menambah wawasan" jawab zelila
"kita tuh ga gibah ra, tetapi hanya menceritakan keburukan orang, untuk menambah wawasan orang lain" tambah oma,
"sama aja gubluk" kata akira sambil menaruh tas nya,
"nah itu kak maudy" tunjuk raisa ke depan pintu,
"eh dy, lu kok baru dateng?, tumben, biasanya dateng pagi muluk" tanya cyndi,
"itu tadi perut gw mules, tapi sekarang udah engga lagi, gw udah minum ramuan nenek gw" jawab maudy sambil duduk di bangkunya,
"murid-murid sekalian, silahkan turun ke bawah untuk apel pagi" suara pengumuman,
"dah dipanggil, yok turun" kata cyndi,
"ahh, udah gasabar liat kepala sekilah baruu!!" heboh oma,
"yeay bisa jual gosipp!" kata zelila keluar kelas sambil meloncat-loncat,
"ayok dy turun" ajak cherry ke maudy,
"ah, iya ry" jawab maudy sambil berjalan dengan cherry keluar kelas,
semua siswa langsung berkumpul dilapangan untuk melaksanakan apel pagi,
"baiklah anak-anak, sebelum kita memulai apel paginya saya ingin memberitahu sesuatu, saya ibu netty hasanah, mulai sekarang sudah tidak dapat menjadi kepala sekolah kalian lagi, karna sejak minggu kemarin saya sudah pensiun, jadi kepala sekolah kalian sekarang adalah ibu claudya, tetapi saya akan sering' mengunjungi sma ini, terima kasih untuk selama ini anak-anak, kepada ibu claudya dipersilahkan kedepan" jalas ibu netty,
mendengar kabar itu banyak siswa-siswi yang menangis, ada juga yang biasa aja, ada yang kebingunggan mau buat ekspresi kek apa, dan ada yang bahagia yang bahagia itu biasanya murid' yang suka buat masalah sih.
kelas dua dan tiga sudah menyiapkan dua hadiah, yang satu hadiah perpisahan ke ibu netty dan yang satunya lagi hadiah penyambutan ke claudya,
"baiklah bu, terima kasih" kata claudya maju kedepan sambik memberikan seyuman manisnya,
"assalamualaikum wr.wb" kata claudya memberi salam,
"waalaikumsalam wr.wb" jawab siswa-siswi bersamaan,
"hallo anak-anak sekalian perkenalkan nama saya claudya aryka rahardian, mulai sekarang saya yang akan mengantikan ibu netty dan menjadi kepala sekolah baru kalian, terima kasih ibu netty yang telah menjaga sma ini sampai saat ini, dan mulai sekarang saya yang akan malanjutkan untuk menjaga sma tunas harapan ini" kata claudya,
"dan murid-murid sekalian mohon bantuannya yah, saya pamit undur diri^^" kata claudya sambil memberikan senyuman mautnya,
"gilak!, kepsek gw bidadari" gumam para siswa,
__ADS_1
setelah itu mereka melakukan apel pagi seprti biasa, dan langsung masuk kekelas dan memulai pelajaran.
"teet teet teet" bunyi bel istirahat,
"baiklah anak-anak sekalian, kalian boleh istirahat, dan pr nya dikumoulkan hari senin depan yah"
"baik pak!!!" jawab mereka sambil memasukkan buku kedalam tas,
"rel" panggil cherry,
"hoh" saut farrel tetapi sama sekali tak menoleh, jangan kan menoleh mengangkat wajahnya saja tidak,
"kalo gw liatin lo gapernah istirahat buat makan tuh, emang ga laper?" tanya cherry penasaran,
"ga" jawab farrel singkat,
"mau nitip makanan ga?, gw takut kalo lo ga makan entar mati lagi" kata cherry polos,
"udah diem" kata ferrel,
"mau nitip ga rel?, entar mati lagi, gw gamau yah duduk sendirian" kata cherry,
"yaudah, yaudah gw nitip, tapi lo jangan ganggu lagi" kata farrel mengangkat kepalanya dan memberikan cherry uang 20 ribu,
"nitip apa?" tanya cherry,
"terserah" jawabnya,
"gabisa gitu rell...." kata cherry,
"terserah lu deh gw gatau apaan, habisin aja uangnya" jawab farrel kembali ke posisi nya yang tadi,
"iyaa iyaaa" jawab farrel,
"woyy, cherry cepetann!!!" teriak akira dari luar,
"iya iya bentarr!!!" jawab cherry menyusul mereka,
"lu ngapain sama farrel?" tanya cyndi,
"engga, gw cuma nawarin nitip makanan, masa dari gw masuk kesini gaada kiat dia makan sedikitpum, ye gw takut entar dia mati lagi ga makan-makan" jawab cherry,
"si farrel mau diajak bicara?" tanya oma,
"mau, tapi jawabnya singkat banget" jawab cherry,
"tapi masih mending sih, biasanya gamau jawab sama sekali" kata zelila,
"udah yok kekantin, raisa laper inii" kata raisa disela percakapan,
"eh iya yok, laper ini" jawab cherry,
sedangkan arvin dan revan.
"entar malem keluar yok!!!" ajak arvin,
"ayo ayo vin!!" jawab vano dan raka,
"revan ikutan ga?" tanya arvin,
__ADS_1
"ah?, oke gw ikutann aja" jawab revan,
"oke siip, entar malem kita jalan kaki keluar deket rumah gw yah, mau ngajak kalian nongkrong soalnya dideket tempat gw ada mamang bakso baru yang mangkat dipinggir deket laut, entar kalian ke rumah gw dulu yah"
"iyaa" jawab vano dan raka,
"revan, lo tau kan rumah gw?" tanya arvin ke revan,
"engga" jawab revan,
"rumah gw sampingan kok sama akira, lo tau kan rumah akira?" kata arvin,
"ah?, iya gw tau" jawab revan sembarangan, padahal dia gatau rumah akira dimana,
"oke siip" jawab arvin,
"gilak!, rumah si akira itu yang mana?" tanya raka,
"samping rumah lo yang sebelah mana?, yang disebelah kiri kan rumah yang paling gede sekomplek lu kan?" kata vano,
"iya" jawab arvin,
"jadi rumah akira yang mana?" tanya vano,
"gw gabisa boong, pasti rumah akira nanti bkalan ketauan juga, tapi entar cari alasan yang masuk akal aja" gumam arvin
"ah, i itu ya, yah rumah akira yang gede itu, ortunya bikin rumah gede karna keluarga akira itu rame dan tinggal disana" jawab arvin asalan,
"emang berapa keluarganya?" tanya mereka berdua,
"delapan" jawab arvin keceplosan,
"berlapan?, itu sedikit vin kalo buat rumah segede itu, pasti si akira itu kaya" kata raka,
"engga, gatau gw lupa" kata arvin,
"udah, gaboleh kepo tentang keluarga orang" kata revan buka suara,
"liat noh pacarnya dah marah, diem lo ka" kata vano memainkan raka,
"iye iyee" jawab raka,
ketika mereka berdelapan sampai dikantin langsung pada gosip.
"gila gaes!, kepsek baru kita cantik bangett!!" kata oma disya,
"kek bidadari anje*, apalagi pas senyum tadi" sambung cyndi,
"sepertinya dulu waktu di kandungan emak, gw dulunya mau dicetak kek kepsek baru kita, tapi gajadi karna emak gw suka makan semur jengkol" kata lilis mengarang cerita,
"ngarep anj*ng!" kata zelila,
"iya cantik banget bu claudya" kata raisa,
"iya yah cantik bangett!" sambung akira dan cherry,
"eh, itu makanan nya udah dateng, makan dulu gaes entar baru lanjut" kata maudy,
"iya iyaa" setuju yang lainnya,
__ADS_1