
revan membawa akira ke belakang sekolah untuk memberikan penjelasan.
"jadi kenapa lo tiba-tiba bilang kalo gw pacar elo?" tanya akira,
"maaf ya kalo gw tiba-tiba narik lo dan bilang lo pacar gw" kata revan,
"gapapa santai aja" jawab akira,
"jadi gini, gw tuh sebenarnya kabur dari rumah karna papa gw mau jodohin gw sama orang yang nggak gw kenal, karna gw gamau jadi gw kabur dari rumah dan sekolah disini, sedangkan kembaran gw mau mau aja dia nya pasrah"
"dan si felly itu ternyata tau kalo gw kabur dari rumah dan dia ngancam bakalan kasih tau ortu gw kalo sebenarnya gw itu sekolah disini, dia gabakalan bilang ke ortu gw dengan syarat gw harus pacaran sama dia kecuali gw udah punya pacar, dan gatau kenapa lo langsung terlintas di pikiran gw, dan gw langsung berlari ke kelas dan menarik lo buat ke kelas felly" jelas revan,
"jadi lo kabur dari rumah?!" tanya akira,
"iya" jawab revan,
"terus kita gimana?" tanya akira lagi,
"karna itu, sekarang gw mau bilang, lo mau ngga jadi pacar gw?" kata revan,
"wah gilak!, lu nembak gw?!!" ranya akira terkejut,
"iya" jawab revan dengan polosnya,
"gw gabisa jadi pacar lo" jawab akira,
"tapi gw bisa jadi pacar boongan lo, gw bakalan bantuin lo kok" kata akira lagi,
"ah oke, ma mkasih" jawab revan canggung,
"lu gapernah berterima kasih?" tanya akira,
__ADS_1
"iya" jawab revan,
"udahlah, lain kali lo harus bilang terima kasih terus ya kalo ada orang yang baik sama lo, biar jadi biasa" ajar akira,
"iya" jawab revan,
"lo gapunya teman kan disini?" tanya akira lagi,
"iya" jawab revan,
"yaudah entar lo main sama temen gw aja, nama nya arvin" kata akira,
"ah, oke" jawab revan,
"udah yok masuk, tapi lo jangan genggam tangan gw ya, gaenak diliatin" kata akira,
"oke" jawab revan,
ketika mereka masuk kelas, sekelas otomatis benggong,
"nanti lo gw kenalin ya ke arvin, sekarang lo duduk dulu ke tempat lo" bisik akira ke revan,
"oke" jawab revan kembali ke tempat duduknya,
"gila ra, bangga gw sama lu baru kekonci sekali di gudang kalian udah pacaran aja" kata lilis,
"kakak ku debess" kata raisa mengacungkan jempolnya,
"ra, gimana ceritanya lo bisa pacaran sama dia?" tanya arvin yang tiba-tiba nimbrung,
"yah gitu, gw sama dia sering ketemuan setelah kejadian itu" jawab akira ngasal,
__ADS_1
"ngga percaya gw ra, kemaren kan kita langsung pulang dan lo ga kemana-mana kan?" kata arvin,
"iya ra, lu kan dari pulang sekolah dirumah doang, kecuali pas nemenin gw belanja baju, itupun gw juga ada sama elo" sambung cherry,
"yah gitu, pokonya sekarang kami pacaran udah, susah gw mau jelasin ke kalian yang bodoh-bodoh ini" kata akira,
"jangan-jangan lo ngaku' pacaran sama revan lagi" kata ciwi yang sedang menguling pembicaraan mereka,
"kalo ga percaya tanya aja noh sama revan" kata akira,
"oke siip namanya revan" kata mereka bertuju,
"revan lu beneran pacaran yah sama akira?" tanya cewek iru tidak percaya,
mendengar itu sekelas pada ngelihat ke revan, yah dari tadi sekelas nguping pembicaraan mereka.
"iya, gw pacaran sama akira emang kenapa?" jawab revan dingin,
mendengar itu sekelas melonggo lagi, dan the gesrek club mulai beraksi, sedangkan arvin kembali ke temoat duduknya berkagak tak perduli.
"kaka dah ga jomblo lagi" gumam raisa tak percaya,
"setelah menjomblo dari bayi akhirnya akira memiliki pacar" kata cherry,
"masyaallah gosip yang ingin ku jual sudah terkuak semua, tapi gapapa deh, bisa dijual di sekolah lain" oceh zelila
"akira pejee!!!" teriak mereka bersama-sama,
"yaudah, hari sabtu kita jalan-jalan yah, entar gw yang traktir makan" kata akira,
"yeay!!!" sorak mereka bertujuh,
__ADS_1
TERIMA KASIH😊