
mereka berjalan keliling sekolah karna jam masuk masih setengah jam lagi, ketika mereka berjalan-jalan dikoridor tentu saja semua mata siswi tertuju pada arvin, akira kembali menjahili arvin.
"cie yang sekarang tenar banget...., kalo lo dapet pacar cantik jan lupain gua ya vin ntar mentang-mentang pacar lu cantik jadi lupa dah ama gua" kata akira menjahili arvin,
"apaan sih tentu aja gua gak akan ngelupain lo, tapi kalo pacar gua cantik banget itu mungkin sih" jawab arvin kembali menjahili akira,
"serah lu dah kalo lu lupain gua liat aja lo"
"ampun bos serem banget sih" kata arvin sambil tertawa pelan,
ketika dalam perjalanan akira bertemu dengan abang sepupu nya yang merupakan calon ketua osis di sma tersebut, abang sepupu akira sekarang berada di kelas dua.
"eh, akira?" kata abang sepupu akira menyapa akira yang sedang bercanda-canda dengan arvin,
"eh bang lyam?" kata akira menyapa balik,
nama abang sepupu akira adalah william, teman-temannya biasa memanggilnya willy tetapi karna dulu sejak kecil akira selalu memanggilnya lyam jadi keterusan sampai besar.
"lah, manggil abang masih lyam ra?" tanya abang sepupunya itu,
"lah gimana dong bang udah kebiasaan panggil abang lyam jugak" jawab akira,
"kamu masuk sma ini ra?" tanya william,
"iya bang, btw abang setelah sekolah smp di luar negri ternyata balik lagi sma nya disini?" tanya akira,
"iya ra, abang capek sekolah diluar negri" jawab william,
__ADS_1
"lah sapa suruh abang pengen sekolah diluar" kata akira,
"dah ra abang ke ruang osis dulu yah, nanti kita bicara lagi kelas kamu dimana?, entar abang jemput abang traktir deh makannya" kata william,
"beneran nih bang?, yaudah akira di kelas ipa 1-3" jawab akira,
"yaodah ntar jam istirahat abang jemput yah" kata william,
"iya bang jangan lupa traktir" jawab akira,
"iya.... abang pergi dulu yah" kata william sambil berjalan ke ruang osis,
"abang sepupu lo ra?" tanya arvin sambil membawa minuman, yang ternyata dari tadi arvin pergi mengantri membeli minuman.
"lah lu dari mana aja vin?" tanya akira,
"woah kenapa semua mata tertuju pada gua" kata akira terkejut melihat sekeliling,
setelah terbengong para siswi langsung menghampiri akira yang sedang terkejut.
"woah ternyata kamu adik sepupunya william yah?"
"yaampun minta nomornya dong"
"makanan apa aja yang dusukai william?"
"william suka tipe seperti apa saja?"
__ADS_1
"ternyata calon adek ipar gua didepan mata"
"kenapa panggilan kamu ke william gitu?, perasaan gak ada yang berani panggil william kek gitu"
"william kenapa bisa hangat banget sama kamu?, bukan nya william itu dingin banget ya?"
pertanyaan bermacam-macam menghampiri akira, akira yang tidak tau harus menjawab apa langsung membawa arvin berlari melewati segerombolan siswi-siswi penggemar william.
*****
"heh william yang tadi itu adek sepupu lo ya?" tanya adi teman william,
"iya, emang kenapa?" jawab william,
"lu kok bisa deket banget sama dia?, perasaa gua lu gak pernah sedekat itu sama perempuan kecuali sama mantan lo si ayu" tanya adi lagi,
"yah karna kami itu dari dulu seperti kakak adik kandung sampai aku mau tamat sd pun sering banget main sama dia, walau dia jarang mau main sama aku karna dia selalu bilang mau main sama arvin tetapi dia selalu ngeluangin waktu buat main sama aku, sampai aku taman sd dan sekolah diluar baru deh putus kontak sama dia" jelas william panjang lebar,
"gua sebenarnya sempat iri dengan si arvin itu karna adek ku selalu main sama dia" sambung william,
"terus kenapa lo gak mau main aja sama temanya yang nama arvin itu?" tanya billy teman william yang satu nya lagi,
"karna waktu kecil aku hanya bermain dengan keluargaku dan sepupu-sepupu ku, sama abang dan adeknya akira, aku termasuk anak yang susah untuk bermain dengan orang lain selain keluarga ku, tetapi sekarang telah berubah seiring berjalan nya waktu" jawab william,
"tenyata lo itu waktu kecil ansos yah will" kata teman-teman nya
TERIMA KASIH TELAH MEMBACA😁
__ADS_1
SEMOGA SUKA YAH SAMA CERITANYA😀