Sahabat Masa Kecilku

Sahabat Masa Kecilku
kepala sekolah baru


__ADS_3

"eh gaes katanya besok kita ganti kepala sekolah, soalnya kepala sekolah yang dulu udah pensiun" kata zelila,


"tau aja lu zel kalo ada gosip" kata lilis,


"yaiyalah, zelila mah tau semua, kecuali kalo gosip' tentang keluarga horkay" jawab zelila,


"kepala sekolah baru ya?" tanya akira sosoan gatau,


mendendengar akira kek gitu cherry dan raisa langsung menoleh ke akira, dan akira langsung memberi mereka kode agar seperti tidak tau apa-apa"


"uwaaw kepala sekolah baru, entar kita pasti disuruh apel besok pagi" sambung raisa,


"kepala sekolahnya cewe ato cowo ya?" kata cherry ikut-ikutan,


"katanya sih cewe" jawab zelila,


"masih muda" tanya cyndi,


"iya katanya" jawab zelila,


"sekitar umur berapaan?" tanya dysa,


"keponya kaliann" kata maudy,


"yamana gw tau umurnya dia" jawab zelila,


"yah siapa tau kann, entar para pria' ku pada beralih ke kepsek baru kita" kara dysa,


"dia udah punya suami ******!" gas zelila,


"emang dah punya?" tanya akira lagi,


"dannn, kalian tau ga?, gw dapet kabar penting di informasi kali ini" kata zelila,


mendengar itu akira dan raisa langsung keringet dingin, sedangkan cherry yang gatau apapun itu biasa aja.


"apaan?!!" tanya yang lainnya penasaran,


"katanya kepsek baru kita ini menantu pertama pemilik sekolahan ini, anak laki-laki pertama pemilik sekolahan ini adalah suami kepsek baru kita, karna anak yang lainnya masih pada sekolah" jelas zelila,


"uwah gilakk!!!" kata mereka terkejut,


"pasti kaya banget tuh kepsek baru kita!" -oma dysa,


"malah mikirin uang *****" kata maudy,


"uwaah gilaa!" kata akira, dan raisa yang sedang panas dingin,


"raisa temenin gw ke kantin yok, pengen ngemil nih" ajak akira ke raisa,


"yaudah, ayo ka" jawab raisa


""gw ikut, ikutt!" kata cherry,


"yaudah ayo" jawab akira,


"kalian mo nitip ga?" tanya akira,


"gausah, lagi asik cerita nih, gih sonoh kalian" jawab cyndi,


mereka bertiga langsung ke kantin dan memesan minuman.


"jadi gimana nih ka?, dah hampir ketauan ini" tanya raisa,


"emang kenapa sih kalo ketauan?" tanya cherry dengan polosnya,


"emang lo mau dikejer-kejer?, yang mau ke wc aja harus lari-larian?" tanya akira ke cherry,


"enggak" jawab cherry,


"jadi gitu, kalo kita ketauan bakalan dikejer' kek arvin sama gavin" jelas akira,


"kak cherry bodoh ya ternyata" kata raisa tak berdosa,


"susah ya bicara sama manusia dua manusia yang kelewatan polosnya" kata akira sambil menghela napas,


"kita harus gimana nih ka?" tanya raisa lagi,


"yaudah, kita jujur aja sama mereka pas lagi kerja kelompok di rumah gw, kan gw sama kak claudya serumah tuh, jadi yah walaupun kita ga jujur mereka juga bakalan tau, lagian kita semua udah kenal lama, mereka pasti mau bantu jaga rahasia" jelas akira,


"yaudah gitu aja kak, entar ade juga bakal jujur deh" jawab raisa,


"yaudah gw ikutan kalian aja" sambung cherry,


"iya nyonyaa!" kata akira dan raisa,


"sampe hari sabtu lu jangan sampe keceplosan yah" kata akira ke cherry,


"oke siip" jawab cherry,


"dah yok temenin gw beli camilan di sana dulu" kata akira,


"yaudah ayo" jawab raisa dan cherry,


setelah membeli camilan mereka langsung masuk ke kelas, dan katika di perjalanan ke kelas akira bertemu revan dan arvin yang sedang duduk' bersama temannya arvin,


"baguslah tu anak bisa cepet bergaul, yang gw tau kalo revan itu orangnya susah untuk bergaul, mungkin karna dia mau mencoba hidup baru yah, dia belajar buat bergaul" batin akira,


"kek nya dari tadi gaada cewe' yang ngedekatin mereka lagi duduk gitu yah?" tanya raisa,


"takut pingsan kali" jawab akira,


"eh eh, ada noh yang ngedeketin, eh, keknya ngasih arvin coklat tuh" kata cherry,


"ka, lu ga cemburu?" tanya raisa,


"ya, enggak lah" jawab akira,


"ra, lu suka sama arvin?" tanya cherry,

__ADS_1


"iya dulu, tapi sekarang kan gw udah punya pacar" jawab akira,


"oiya lupa" kata mereka berdua bersamaan,


~di kelas~


"ehh keasikan cerita jadi pengen makan kann" kata cyndi,


"nih ambil, gw sangaja beli lebih, gw tau kalian pasti bakalan minta" kata akira mengeluarkan makanan yang ada di kantong plastik di tangan akira,


"akira tau banget princess lagi laper, cape banyak cerita" kata zelila mengambil snack yang ada diatas meja,


"thanks raa!!" kata mereka bersamaan,


"iya, sama sama" jawab akira,


mereka memakan snack tersebut sambil bergosip ria, sampai bel masuk berbunyi,


revan dan arvin pun segera masuk ke kelas dan guru pun memulai pelajaran.


{jam 15:00}


bel pulang sekolah akhirnya berbunyi dan keluarlah para manusia setengah zombi dari sekolahan tersebut,


"ahh cape banget sekolah seharian!" kata akira sambil berjalan kearah mobil mereka bersama arvin dan cherry,


"kita jemput davin sama gavin dulu kan?" tanya arvin,


"iya" jawab akira,


mereka langsung menjalankan mobik ke arah sekolahannya davin dan gavin. (iya mereka pulangnya barengan, sma sama smp sekarang pulangnya bareng).


"davin!, gavin!" panggil akira ketika adik' nya itu keluar dari gerbang sekolah,


"iya ka, tunggu!" jawab davin,


"bentar ka..., gavin mo beli camilan dulu" kata gavin,


"yaudah cepetan kaka tunggu dimobil!" jawab akira,


"oke" kata mereka berdua,


"udah?" tanya akira,


"udah ka, aiyo bang jalan" jawab gavin,


"oke" jawab arvin,


"gimana kalian di sekolah?, masih dikejer-kejer" tanya cherry,


"enggak lagi kak, tapi kayaknya mereka kek canggung gitu" jawab davin,


"tapi tenang banget ga dikejar' lagi, cape banget lari-larian, sangking terlatihnya sampe' gavin menang mulu kalo lomba lari" kata gavin,


"ada faedahnya juga yah, apa gw suruh lagi mereka buat ngejar kalin bedua ya?" kata akira,


"jangan kaa!!" teriak mereka berdua,


"terserah ka, terserah!!!" jawab mereka berdua,


"nah, udah sampe" kata arvin,


"oke, thanks ya vin, kuncinya lo aja yang pegang" kata akira sambil turun dari mobil,


"iye sama', oke siip" jawab arvin,


"ra, ajak pacr lo main aja kesini hari sabtu, kan ada arvin, dia udah deket kan sama arvin?" kata cherry,


"cherry a*jing!" jawab akira langsung ngegas,


"tiba' ngegas n*er" kata cherry,


"tuh mereka bedua denger kan jadinya" jawab akira sambil menunjuk davin dan gavin yang cengengesan,


"ka akira punya pacarr!, bilangin sama papa dan kak geraldy!, ka akira punya pacarr!" sorak mereka berdua,


"kalo kalian bilang sama papa dan kak geraldy kaka gamau lagi bantuin kalian kalo dikejer', sebenernya sih kaka pengen beliin kalian mainan pas pergi hari sabtu ini, tapi kalian mau bilangin ke papa sama abang, jadi gajadj deh!" kata akira,


"ka jangan ka jangan!, kami gabakal bilang ke papa sama abang kok, tapi beliin kami mainan yah" kata davin,


"iya ka, beliin mainan..." sambung gavin yang merengek,


"oke siip kaka beliin nanti, tapi jangan kalian bilangin ke papa sama kaka yah" jawab akira,


"deal?" tanya akira,


"deal!!!" jawab mereka semangat,


"kami pulangg!!!" kata mereka masuk ke rumah,


"udah pulang ya?, cepetan ganti baju sana, entar kesini buat makan siang" teriak mama renaya dari dapur,


"iya maa!!!" jawab mereka,


setelah menganti baju mereka langsung turun kebawah untuk makan siang.


"ka claudy, kaka mulai besok pagi jadi kepalabsekokah di sma nya akira kan?" tanya akira ke claudya,


"iya dek, emang kenapa?" tanya claudya balik,


"gapapa kak, jadi gini, akira tuh kepengen jujur aja sama temen deket kira tentang keluarga kita, soalnya walaupun akira ga jujur pasti bakal ketauan juga, mereka pasti bisa jaga rahasia kok" jawab akira,


"yaudah nak, nanti kamu harus bisa jaga diri yah, entar kalo ada apa' kasih tau kak claudya aja yah" kata mama renaya,


"entar kalo ada apa' bilang sama kakak yah, kakak selalu ada kok" sambung claudya,


"iya ma, kak" jawab akira,


"cherry juga" kata mama renaya,

__ADS_1


"iya cherry juga kalo ada apa-apa kasih tau kaka aja" kata claudya,


"iya tan kak" jaeab cherry,


"kalia masih dikejer'?" tanya mama renaya ke davin dan gavin,


"udah enggak ma, gatau kenapa tadi pagi kak akira yang nyuruh mereka buat berhenti beneran berhenti dong" jawab davin,


"tapi gatau juga kalo hari berikutnya" sambung gavin,


"loh, mama tau?" tanya akira,


"yah mama tau lah, mereka mah cerita mulu" jawab renaya,


"karna waktu itu papa dateng kesekolah buat mencegah mereka cuman bertahan dua hari abis itu kejer-kejeran lagi" kata gavin,


"yang mama kesekolah juga cuman bertahan sehari" sambung davin,


"serem yah" kata cherry,


"doain aja bertahan lama, kalo ga kalian pindah aja, kan kasian ma" kata claudya,


"iya kalo ga bertahan lama kalian pindah aja yah" kata renaya,


"iya maa" jawab mereka,


"ra, jaga rumah ya, mama mau ajak caludya pergi ke toko mama" kata renaya,


"iya ma, udah ya akira mau keatas dulu, mau cerita sama cherry" kata akira sambil beranjak dari duduknya,


"yaudah gih sana" suruh mama,


"iya maaa" jawab akira sambil menaiki tangga dengan cherry,


akhirnya mereka bercerita sampai malam, dan mereka turun kebawah untuk makan malam dan kembali naik keatas untuk tidur.


{jam 05:00}


"woee kebo bangun!!!" teriak akira ke cherry,


"biasa aja kali jangan jerit' mo pecah kuping gw pagi' gini" kata cherry sambil beranjak dari tidurnya,


"dari tadi dibangunin baik' gamau bangun sih elu nya" jawab akira,


"dah sonoh mandi, gw udah mandi ini" soruh akira,


"iye iyee" jawab cherry berjalan ke kamar mandi dengan mata yang masih tertutup,


"cherry!!, gw kebawah duluan yah!" teriak diluar kamar,


"iya iyaa!!!" jawab cherry dari dalam,


"sini ra, makan" panggil mama dari bawah,


"iya ma" jawab akira duduk di kursinya,


"si gavin sama davin mana ma?" tanya papa zavian,


"gatau pa, ra coba liat adik lu sana" suruh mama,


"oke!" jawab akira berjalan ke kamar davin dan gavin,


pertama akira ke kamar davin dulu,


"eh, si anj*g malah enak tidur dia" kata akira sambil membuka pintu kamar davin,


"woyy!, davin mama beli mainan baru tuh bagus banget gilak, waaww!!!" kata akira sambil teriak,


"mana kak, mana?" kata arvin yang setengah sadar langsung terduduk,


"tapi boong, udah cepetan bersiap sonoh, nanti kena marah kak geraldy baru tau rasa" kata akira,


"iya iyaa" jawab davin yang beranjak dengan muka masih mengantuk,


sekarang akira ke kamar gavin.


"keknya dah mandi ni anak" gumam akira,


"gavinn!!" teriak akira,


"hah?!, ada apa kak?" jawab gavin dari wc,


"gapapa, cepetan siap'nya!" jawab akira langsung keluar kamar davin dan menuju ke ruang makan,


"mana mereka ra?" tanya geraldy,


"ada tuh masih mandi" jawab akira dan kembali duduk di kursinya,


"yaudah kamu makan aja dulu" suruh mama ke akira,


"kak claudy berangkatnya abng yang nganterin?" tanya akira,


"iya dek" jawab claudya,


"udah yok kak berangkat, davin sama gavin ga sarapan pagi ini, mo bawa bekal aja" kata davin,


"iya, ma minta bekall" kata gavin,


"yaudah ini bekal kalian" jawab mama renaya memberikan bekal mereka berdua,


"gaboleh ga sarapan, paling ga kalian makan roti aja sepotong" kata mama renaya,


"iya nak, kalian makannya di perjalanan ke sekilah aja" suruh papa zavian,


"yaudah deh pa, ma" jawab davin dan gavin sambil mengambil roti dengan olesan coklat diatasnya,


"yok ka berangkat" ajak gavin,


mereka langsung mencium tangan papa, mama, geraldy, dan claudya, lalu segera berangkat kesekolah bersama arvin.

__ADS_1


TERIMA KASIH😊😄


__ADS_2