
setelah itu mereka langsung belajar dengan kekepoan yang melanda jiwa jantung dan lain sebagainya,
"harus cepet ngerjainnya jingan, dah kelewat kepo gw" -zelila, oma dysa dengan jiwa kepo yang meraja lela,
"apa mungkin ini mimpi, beneran si akira anak suthan" -lilis dan cyndi yang ingin membuat theory.
{jam 09:34}
"ahhh!!, selesaii!!" teriak zelila,
"zel, suara lo kegedean" ucap maudy,
"hehe, maap yaa" kata zelila sambil nyengir kuda,
"ra, cepet sekarang lo ceritain ga kekita semuaa, ato ga gw mati prnasaran jingan!" kata lilis yang langsung ngegas dan disetujui oleh yang lain,
"iyeee, entar kita cari cafe di deket mall, gaenak kalo jelasin disini nj*ng" jawab akira,
"entar mulu raa, astagfurullah ku menahan untuk tidak berkata kasar" -lilis,
"sumpah gw janji bakal jelasin" kata akira sambil mengangkat dua jarinya,
"sumpah lo?, janji yah, awas kalo ga!" ancam oma dysa,
"iya... iyaaa" jawab akira pasrah,
mereka langsung bersiap untuk berangkat. dan ketika mereka mau berangkat...
"mamaaa!!!, gavinnn!!!" teriak heboh seorang perempuan yang masuk sambil teriak-teriak tanpa permisi,
seketika pada terkejut dong, mana tu cewe cantik lagi kek idol korea.
"eh, lagi rame yah" kata perempuan tersebut ketika masuk ke ruang nonton dan melihat sedang rame disitu sambil nyengir,
"eh ada raisa ku sayangg" sambil memeluk raisa,
"ahhh, ada cherry jugakk" sambil memeluk cherry juga,
"iya kak, hehe" kata mereka berdua,
"apaan sih kak, ganggu aja" sinis akira,
"eh, anda siapa yah?, gakenal saya" kata risa berlagak lupa ke adik wanitanya itu,
"yah serah deh kak, serahh!"
yah benar itu adalah clarissa zenitha rahardian, kakak perempuan akira dan juga anak pertama yang juga belum nikah sampe sekarang,
"engga engga, kaka kangen kok sama lo" kata risa yang agak digantungkanya, "tapi boong" sambungnya lagi dan langsung menuju ke kamar gavin,
belum sempat risa ke tempat gavin, gavin sudah duluan berlari ke luar,
"kak risaaa!!" teriak gavin heboh,
"adikkuuu satu-satunyaa!!" teriak risa yang tak kalah heboh,
"kenapa hambah bisa punya kakak kek gini yawloh" gumam akira yang tak habis pikir dengan kelakuan kakaknya itu,
risa dan gavin berpelukan layaknya teletubbies.
"alay bet sih kak" kata davin yang tiba' keluar dari kamarnya,
"apa kamu?, mau dipeluk juga?" tanya risa sinis,
"iyaaa" jawab gavin yang sifatnya ga beda jauh sama kakaknya,
"sorry yah, adek gw cuman gavin" jawab risa,
"jingan!" kata davin yang lanjut mengambil minumam kedapur,
"kiraa!, mama mana?!" tanya risa sambil teriak biar kedengeran sampe ke ruang baca,
"tadi didapur kak, mungkin udah naik keatas!" jawab akira yang juga teriak, "ada kak claudya juga kak!!" sambung akira,
"ahh, dedekku tersayang udah pulang dari penculikannya si geraldy" gumam risa dan langsung menuju keatas,
"eh saya nya ditinggali kak!" teriak gavin dari belakang,
"oiya, yok sini ikut kakak" ajak risa,
__ADS_1
"siapa ra?" tanya mereka penasaran,
"kakak pertama gw" jawab akira,
"gilak mirip idol korea" kata maudy,
"iya beda jauh sama lo raa" sambung zelila,
"jingan"
"kakak lo baru pulang dari mana ra?, keknya tipe-tipe orang yang tinggal di luar gitu" tanya cyndi,
"kepo lu" jawab akira,
"gilakk!!, bukannya tu orang yang sering ge liat di majalah-majalah baju yang mama gw sering beli, baju-baju branded nya selalu ada gambar kakak lo" kata lilis terkejut lilis,
"eh di majalah emak gw juga adaa!" sambung cyndi,
"gw sih gatau, tapi keknya gw sering liat di iklan-iklan kalo gw liburan sama keluarga" sambung oma lagi,
"jadi kerjaannya apa?, dah kepo gw!" tanya zelila dengan jiwa kepo yang bergejolak,
"dahla, dia model di luar negri" jawab akira enteng
"astagfirullah!, model terkenal ternyataa!" kata mereka terkejut,
"betewe ini si raisa kenapa bisa deket banget sama keluarga lo?" tanya zelila,
"ahh ga kenapa-napa, cuman ade tuh sering main aja kesini" jawab raisa yang sedikit gugup,
"entar deh, adek jelasin sehabis kak akira" sambungnya lagi,
"iya entar kami jelasin" kata akira sembari berdiri,
"ini masih perlu dijelasin lagi?" tanya akira,
"ya harus dong" jawab mereka bersamaan,
"padahal udah tau semua" kata akira,
"pokoknya harus!" serentak mereka,
"yok yokk!" jawab mereka dengan semangat 45,
mereka berangkat ke mall dengan berjalan karna baru keluar kompleknya akira langsung terdapat mall,
"mending kita jalan kaki aja, biar hemat, daripada buat beli minyak mending disimpen aja, kan lumayan tuh duit kalo buat beli yang lain" kata dysa ketika mereka mau pergi pake kendaraan, dia selalu ngoceh-ngoceh ke kami buat berhemat berhemat.
"iya, mending jalan aja" sambung raisa yang juga ketularan sifat hematnya (sebenernya bagus sih),
~{di cafe}~
"ra, sekarang lo ceritainn!!" kata mereka dengan nada yang sedikit berteriak,
"santuy aja woyy, jan teriak-teriak"kata akira sambil duduk di kursinya,
"iya jan teriak-teriak gaenak didenger orang" sambung cherry,
"heran gw, dari tadi si cherry, maudy, sama raisa kalem banget" kata cyndi,
"yaiyalah gubluk, kan si cherry sepupunya akira jadi dia udah tau dari awal, terus si maudy emang orangnya kalem, gakayak kita, nah ni si raisa ini, lu udah deket sama keluarga akira sa?" jelas lilis dan memberikan pertanyaan ke raisa,
"entar aja, biar kak akira yang jelasin" jawab raisa,
"mau pesen apa nona-nona" sapa seorang pria dengan senyuman yang mematikan membawa nampan berisikan menu,
"masyaallah, gini amat idup gw, ketemu cogan lagii" terkejut dysa dan lilis,
"masyaallah, abangnya ganteng bangett" ucap raisa sambil mengelus dada,
"yawloh gamau ketemu cogan lagiii!!, ganteng banget yawlohh!!" teriak akira,
"sadar ka, lu udah punya bang revan" kata raisa yang masih terpaku dan menyadarkan akira
"ganteng yah" kata cherry dan membalas senyuman pria tersebut,
"ternyata akira bisa cape yah dikelilingi cogan" gumam maudy
"punya gw, pokoknya punya gw!!" heboh cyndi,
__ADS_1
"jadi nona-nona mau pesen apa?"
"ah, itu kita pesen es americano aja sama dessert nya aja" jawab akira,
"baiklah tunggu sebentar yah" kata pria itu lalu pergi meninggalkan mereka,
"woy sadar woyy!" akira dan maudy menyadarkan yang lainnya,
dan akhirnya mereka tersadar dan mereka langsung maksa akira buat cerita cepat kek kesambet sesuatu gituh,
"iye iyee, ini gw mau cerita" jawab akira pasrah,
"sebenarnya gaperlu dijelasin lagi sih, kalian udah tau kan?, gw anaknya papa zavian, anak ke tiga dari lima bersaudara" jelas akira,
"iya sih udah, tapi si raisa belom" jawab lilis,
"eh iya"
"sa, gw jelasin ga nih?" tanya akira ke raisa,
"yaudah ka jelasin aja, udah terlanjur juga" jawab raisa,
"jadi gini..." kata akira dengan ucapannya yang sengaja digantung,
"mereka semua langsung menatap serius ke akira dengan telinga yang dipasang baik-baik,
"ginii, si raisa ini anak perempuan satu-satunya keluarga narendra, kalian tau kan investor terbesar di sekolah kita?, dan juga pemilik agensi besar" jelas akira,
"astagfirullahh!!" ucap mereka terkejut,
"tenyata hambah berteman sama para anak sultan yawloh" kata cyndi dan oma,
"Ternyata yang pengen gw selidiki siapa sebenarnya anak pemilik sekolahan dan investor terbesarnya adalah sahabat gw" gumam zelila,
"udah puas kan terkejutnya?" tanya akira,
"udahh!" jawab mereka nyengir tak berdosa,
"ka, ini kita mau makan lagi?" tanya raisa ke akira,
"iya, gw cuman pesen dessert kok" jawab akira,
"yaallah, semoga si ganteng yang nganter" mohon lilis,
dan beberapa menit kemudian makanan mereka dateng dan bukan pria itu yang membawakannya,
"yahh, bukan si ganteng yang bawainn" lemas zelila,
"sadar woy, udah punya tunangan" kata cyndi,
"eh, belom jadi yah, lagian gw gasuka sama tuh cowo" jawab zelila,
"mas, cowok yang tadi mana?" tanya oma dysa kepada pelayan yyang menagntarkan makanan mereka,
"dia sedang sibuk non didapur" jawab pelayan itu ramah,
"ah okee" kata mereka bersamaan,
"kaka-kaka ku yang tersayang ini emang gatau malu yah, masa nanya-nanyain cowo yang baru kenal sih, lagian juga gatau namanya" kata raisa,
"bodo amat lah, yang penting yang tadi gebetan gw!" jawab cyndi,
dan akhirnya jadilah perdebatan lagi, dan dimenangkan oleh lilis, karna belum punya gebetan, karna si william gebetannya oma, temannya william gebetan cyndi, zelila dan raisa ngalah karna udah gasanggup lagi debat.
"udah yok kita pesen tiket nontonnya dulu" ajak maudy sambil berdiri,
"yaudah ayo, kalian mau nonton ga?!" sambung akira yang juga berdiri,
"yah mau lah!!" jawab mereka serentak,
"bentar gw bayar makannya dulu" kata akira beranjak untuk ke kasir,
setelah nonton mereka belanja-belanja dan langsung pulang kerumah masing-masing karna udah sore, dan takut orang tua mereka khawatir.
CLARISSA ZENITHA RAHARDIAN/ BAE SUZY:
TERIMA KASIH😊😄
__ADS_1