
BAB 16.
Sebulan sudah aku bekerja dikantor tempat Reno kerja.
aku yang saat ini ditemani Reno untuk mengurus surat ceraiku dengan Naya.
selesai dari kantor pengadilan. aku pergi sendiri menemui Naya dirumahnya.
tok tok tookk...
Naya membuka pintu.
"Dio. apakabar mu. kamu udah kerja sekarang. berarti kamu udah punya uang dong. makanya kamu datang kesini." tanya Naya
"Nay, aku gak lama disini. langsung to the poin aja ya. aku tadi baru pulang dari kantor pengadilan mengurus surat perceraian kita."
aku memberikan surat tersebut pada Naya.
"Maaf ya Dio. udah berapa kali aku bilang sama kamu. aku gak mau cerai sama kamu. ingat itu "
"mau kamu apa si Nay."
"kamu mau tau aku mau apa ya Dio. ok aku mau kita nanti malam jumpa ditempat restoran biasa kita jumpa."
aku pun menyetujui pertemuan kami.
aku pulang dan kembali kerumah Reno.
Tanpa sadar Naya mengirim pesan pada Intan.
"Hay Intan ini saya Naya. aku mau kita berjumpa di restoran biasa ya."
lalu Intan cuma melihat pesan tersebut tidak membalasnya.
aku menelpon Reno. dan berkata bahwa Naya ingin mengajakku jumpa malam ini. lalu Reno mengatakan bahwa aku harus pergi kesana.
karna Reno tau apa yang terjadi. Naya marah pada Dio karna Dio meminta cerai pada Naya.
mungkin Naya ingin membongkar semuanya malam ini.
Reno menjumpai Dio. dan bertanya apa yang terjadi.
__ADS_1
Dio menceritakan bahwa Naya gak mau pisah dari dia. dan ingin mengajak aku nanti malam makan malam.
sudah diduga. pasti Naya ingin membongkar ini semua. kepada Intan.
apa yang harus aku lakukan. apa aku harus membiarkan ini semua.
Reno yang satu harian memikirkan ini semua.
apa yang harus aku lakukan. kasihan Intan kalau sampai tau yang sebenarnya.
tapi ada baiknya semua harus terbongkar.biar Dio dapat pelajaran dari Intan.
Aku yang penasaran kenapa Naya tiba tiba ngajak aku makan malam bareng sama dia. padahal aku sangat benci sama dia. apalagi dia sekarang sedang dekat dengan suamiku.
ada apa dengan Naya yaa. aku sangat penasaran dan tidak sabar menunggunya.
apa perlu aku kasi tau sama Dio. tapi kalau aku kasi tau nanti yang ada aku gak dapat informasi dan selalu di bohongi Dio.
lebih baik aku diamkan saja. aku harus kuat apapun nantinya yang akan terjadi. aku harus menerima itu semua.
malam pun segera tiba. aku yang siap siap untuk pergi bertemu dengan Naya.
"Ya Ren."
"kamu udah dijalan ya In."
"iya Ren. mau bertemu dengan Naya ni."
"dengar ya In. kamu harus kuat. apapun nantinya yang terjadi kamu harus kuat dan selalu ingat ada Putri yang harus kamu perjuangkan."
"iya Ren. tenang aja. aku pasti kuat dan bisa melalui ini semua."
Reno yang menunggu Dio keluar dari kamarnya.
"Dio kamu mau jumpa dengan Naya ya?"
"iya ni. aku harus meminta tanda tangan perceraian dari dia Ren. doain ya Ren lancar."
Dio Dio. kamu gak tau apa yang terjadi nantinya saat kamu melihat Intan ada disana.
"semoga berhasil ya Dio."
__ADS_1
Dio pun berangkat.
aku dari belakang mengikuti mereka. karna aku gak mau Intan kenapa kenapa nantinya.
Intan yang sudah sampai duluan dan menunggu Naya datang. tak lama Naya sudah datang.
"Hay Intan. apakabar?"
"Hay. baik. kamu kok tumben ngajak aku jumpa."
"iya ni aku mau bicara sesuatu sama kamu. tapi tunggu ya bentar lagi. aku masi menunggu seseorang datang."
tak lama Dio datang. dan Dio belum melihat ada Intan disana. sedangkan Reno melihat dari kejauhan.
"Intan."
"Dio. ada apa ini Nay."
"Intan kamu kenapa kesini." tanya Dio
"Santai aja Dio. aku yang mengundang Intan datang kesini."
"Intan sebaiknya kamu pulang. jaga Putri."
"Ngak Dio. aku mau tau sebenernya apa yang terjadi pada kamu dan Naya."
"Oh jadi kamu mau tau apa yang terjadi diantara aku dan Dio ya Intan."
"ternyata tidak susah aku untuk memberitahu kepadamu. ternyata kamu bertanya tanya selama ini ya."
"Intan kamu sebaiknya pulang ini gak terjadi apa apa. pulang sayang." pinta Dio
"ngak Dio aku harus tau. apa yang terjadi. ayoh Naya kamu jujur apa yang terjadi."
"baiklah aku akan kasi tau sama kamu Intan. sebelumnya aku minta maaf, ya walau sebenarnya si aku gak perlu minta maaf karna yang salah disini adalah kamu Intan."
"aku. apa salahku. ayoh lah kamu jujur semua nya samaku. ada apa ini." tanya Intan
"baiklah. sebelum Dio kenal sama kamu waktu itu. aku pacaran sama Dio. kamu mau tau kenapa aku gak mau kenalan sama pacarmu. karna aku tau siapa Dio yang kamu maksud makanya aku gak mau. dan saat aku tau Kelian pacaran. hatiku sangat hancur sangat sakit. yang lebih parahnya lagi. pada saat kamu pacaran sama Dio aku belum putus. sehingga Dio memiliki dua pacar waktu itu. setelah berapa lama Kelian pacaran. Kelian memutuskan untuk menikah. dan kamu masi ingat kenapa aku gak datang di acara pernikahan mu Intan. karna jujur orang yang kamu nikahi itu adalah Pacarku sendiri. kejam kan Intan. sakit banget waktu itu. saat itu aku pikir kami berdua tidak akan jumpa lagi. tapi Tuhan memberikan kesempatan padaku untuk dekat dengan Dio lagi. dan kamu mau tau. kemana Dio beberapa hari yang lalu. pasti kamu kecarian pada saat ini. kamu pergi. melangsungkan pernikahan secara diam diam saat itu. Dio meminta ijin pada Bossnya sebagai alasan kamu sakit. Bossnya memberikan waktu libur selama dua hari. tapi kami sangat menikmati pernikahan kami dan kami berbulan madu hingga lupa pulang. dan setelah kami pulang dari bulan madu. tak lama Dio dipecat dari kantornya dan saat ini Dio tidak bekerja lagi. sekarang aku gak tau Dio sudah mendapatkan pekerjaan atau tidak. dan aku gak tau Dio tinggal dimana saat ini. itu bukan urusanku. dan selama Dio pergi dari rumah kamu. dia datang kerumahku meminta tinggal sementara denganku. aku gak mau walaupun dia suamiku. aku tetap gak mau karna untuk apa aku memelihara suami yang pengangguran seperti Dio. jadi kamu udah paham kan Intan kenapa sikap ku beda denganmu dari awal kamu nikah Sampai sekarang. itu Karna kamu Jahat. kamu bilang kita sahabat. apa iya sahabat merebut pacar sahabatnya sendiri. dimana hatimu sebagai sahabatku Intan. kata Dio kenapa Dio bisa mencintaimu. karna kamu baik, cantik, dan juga keibuan. makanya dia mau sama kamu. namun soal cinta dia tidak cinta sama sekali sama kamu Intan. kamu tau itu kan."
BERSAMBUNG...
__ADS_1