SAHABATKU BERKHIANAT DENGANKU

SAHABATKU BERKHIANAT DENGANKU
PENGINTAIAN HARI PERTAMA RENO


__ADS_3

BAB 4.


Pagi ini aku mengantar Putri sekolah, yaa lagi lagi Dio memberi alasan pada Putri untuk tidak mengantarnya sekolah. aku yang selalu membujuk supaya Putri bisa memahami Papanya.


"Ma Papa kenapa ya selalu aja sibuk dikantor. Mama ngak pernah sibuk. padahal kan Mama juga kerja dikantor. Putri binggung Ma." tanyanya


"Sayang, walaupun Mama kerja dikantor tapikan kantor Mama sama Papa itu beda jadi setiap peraturan dikantor pasti beda juga dong." jawabku dengan penuh rasa kasihan pada anakku


Ya Tuhan, anakku satu aja ngak pernah dapat perhatian lebih ke Papanya. gimana nanti aku kalau namba anak. kasihan anak ku. dalam hatiku berbicara


"Sudah sampai sayang. kamu sekolah yang baik ya sayang. harus dapat nilai terbaik dikelas. oke sayangku." sambil mencium keningnya


segera aku pergi lanjut kekantor.


aku membaca penggumuman di Mading kantor, hari ini bakal ada dua orang yang akan naik jabatannya. cowok dan cewek.


"Eh Intan, kamu udah baca pengumuman di Mading?" temanku


"Udah kok." jawabku


"Siapa ya kira kira yang bakal naik jabatan tahun ini. ah aku sudah tidak sabar menunggu pengumumannya." temanku


Saat ini kami berkumpul di aula kantor dan menunggu Boss datang memberikan pengumuman yang naik jabatan tahun ini.


taklama kami menunggu akhirnya Boss pun datang.


" teman teman rekan kerja ku, tahun ini saya akan mengumumkan kenaikan jabatan. dan tahun ini jugalah tahun yang sangat spesial bagi perusahaan.berkat Meraka berdualah perusahaan kita meningkat hebat. dan layak mendapatkan peringkat nomor satu se-Indonesia. Bapak sayang berterima kasih kepada mereka berdua dan juga rekan kerjaku yang lain."


"Baiklah tanpa lama lama Bapak mengumumkannya."


"SELAMAT UNTUK REKAN KERJAKU WANITA BERNAMA."


" INTAN YULINA "


aku yang paling belakang pojokan duduk. sangat bahagia. akhirnya Tuhan aku naik Jabatan. 2 tahun aku mengabdi dikantor ini, akhirnya jabatanku naik juga, semua nya itu berkat Tuhan, anakku dan suamiku. terimakasi Tuhan sekali lagi.


"Eh Intan, kamu dipanggil naik kepanggung sana. melamun aja kamu." kata salah satu temanku


aku pun naik ke panggung.


dalam hati. "aku masi tidak menyangka bakal naik jabatan tahun ini."


"Selamat ya Intan semoga kamu bekerja semakin baik. dan membawa perusahaan kita ini semakin maju lagi." Pak Boss


"Makasi Pak. Amin" jawabku


teman temanku yang lain memberikan selamat padaku.


BOS PERUSAHAAN MENGUNDANG KAMI MAKAN MALAM BERSAMA UNTUK MERAYAKAN KEMAJUAN DAN JUGA KENAIKAN JABATAN


Seperti biasa rutinitas sehari-hariku menjemput anakku ke sekolah dan selesai dari situ aku kembali ke kantor.


namun bisa perjalanan ke kantor Reno menghubungiku. aku pun mengangkat telepon Reno.

__ADS_1


"Ya Ren ada apa?" tanyaku


"In aku hari ini mengintai Dio suami kamu."


"Oh ya baiklah Reno, semoga berhasil ya Ren."


"Kamu lagi dimana In?"


"aku baru saja pulang kerumah, mengantar Putri kerumah. ini mau balik lagi kekantor Ren." jawabku


"Baik lah kamu hati hati dijalan ya." kata Reno


" Ren Nanti pulang kantor kita jumpa tempat biasa yaa." ajakku


sesampainya dikantor, aku saat ini sedang sibuk.


**** KITA KE RENO DULU YAA SOBAT. ****


Saat ini Reno sedang mengintai Dio didepan kantornya.


hampir satu jam Dio belum keluar dari kantor. tak lama Dio keluar dan segera pergi. aku dengan sigap mengikuti Dio dari kejauhan.


dalam hatiku. "Kasihan Intan kalau sempat sampai diselingkuhi Dio. Intan itu baik banget lagi, udah gitu sangat Canti dan lembut."


tak lama diperjalanan Dio berhenti disuatu rumah yang lumayan Indah dan sejuk.


Dio masuk kerumah tersebut. hampir dua jam Dio didalam.


dalam hatiku. "Rumah siapa ini? kenapa dia lama sekali tidak keluar. emmm"


dalam hatiku. "siapa wanita itu? aku harus mengikutinya."


mereka berjalan. aku yang dari kejauhan masi mengikuti Dio dan wanita tersebut.


perjalanan cukup jauh, beberapa jam kemudian mereka sampai disebuah tempat makan yang lumayan mewah.


mereka masuk, duduk dan memesan makanan.


Dio belum pernah bertemu denganku sama sekali. Dio tidak tau bahwa Intan memiliki Kakak angkat dari Mama tirinya, dengan mudah Reno mengikuti mereka.


Reno yang duduk tepat didekat mereka, Dio yang masi belum sadar akan adanya Reno didekat mereka.


Reno mendengar percakapan Dio dan wanita itu.


" Gimana dengan istrimu Dio?" tanya wanita itu kepada Dio


"ya seperti itu lah, setiap kali aku pulang kerumah, kamu tau. dia selalu marah dan marah. pertanyaannya banyak sekali. membuat aku membenci dia." *jawaban Dio


dalam hatiku*. "Bisa bisanya Dio itu menjelekkan istrinya didepan wanita lain."


Reno yang marah dan kesal mendengar perkataan Dio. ingin sekali memukulnya. namun Reno sadar bahwa dia harus memiliki bukti untuk mengetahui apakah Dio itu sedang selingkuh.


tapi Reno heran kenapa Dio disini. bukannya Dio bekerja. kata Intan Dio itu selalu meeting dan sibuk bekerja. apa Dio berbohong pada keluarganya. jahat sekali kalau dia sampai seperti itu kepada mereka.

__ADS_1


"Kamu tau gak Nay, aku ada keinginan untuk menceraikan istri ku."


Lagi lagi Reno kesal.


dalam hati. "Hah, Dio mau menceraikan Intan. kurang ajar kamu Dio."


"Kenapa Dio. Intan itu baik loh." jawab wanita itu


"nanti aku kasih tau sama kamu alasannya kenapa aku mau menceraikan dia."


Reno sangat marah saat itu. dia ingin memukulnya.


"yasudah lah Dio, ayok kita pulang. udah jam berapa ini. nanti Istri kamu marah lagi." ajak wanita tersebut


"Bentar lagi deh Nay, kita pulang jam 12 malam aja ya. gw bosan dirumah. ketemu istri dan anakku yang banyak keinginannya"


"Kamu itu ya Dio, gak pernah berubah kalau lagi marah sama seseorang. terus kita disini aja? bosan tau."


"kamu maunya kita kemana hah?" tanya Dio


"ya balek ke rumah kita lah, disana kita bisa tidur, gw capek disini Dio."


"Yaudha kita kerumah yok."


mereka pergi meninggalkan tempat tersebut dan berjalan menuju rumah yang tadi Dio jemput wanita itu.


dalam hati Reno. "apa ya maksud wanita itu tadi. Rumah kita? kita itu siapa. waduh aku binggung ni.


semalaman Reno menunggu dekat dengan rumah tersebut, namun Dio gak keluar keluar juga. handphone ku berdering. dari Intan.


Reno pun mengangkatnya.


"Ya In ada apa?" tanyaku


"kamu lagi dimana Ren? kok kamu membatalkan pertemuan kita tadi?" tanya Intan


"iya ni tugas mendadak dari atasan." jawabku berbohong


"oh okey, terus kamu sedang sibuk ya Ren?"


"iya ni aku lagi diluar bareng teman teman aku. ada apa In?"


"Gapapa aku cuma ingin bertanya. gimana hasil pengintaian kamu hari ini. itu aja kok. tapi kalau kamu lagi sibuk. besok aja kita bahas gapapa kok."


"benarkan gapapa In."


Reno sengaja berbohong pada Intan, karna Reno gak mau Intan tau kalau sampe sekarang aku mengintai suaminya yang entah ngpain didalam sana sampai jam 11 malam begini.


apa yang mereka lakukan. rumah siapa ini? sungguh banyak pertanyaan.


Sepat jam 12 malam. Dio keluar dari rumah tersebut lalu pergi. Reno mengikuti Dio sampai kerumahnya.


ternyata dia pulang juga kerumahnya.

__ADS_1


pikiran Reno. "atau jangan jangan Dio berbohong pada istrinya kalau dia lembur padahal dia sedang berada didalam rumah itu lebih dari tujuh jam. besok aku tanyakan pada Intan apa alasan Dio malam ini.


Reno pun kembali kerumahnya.


__ADS_2