Sang Penoreh Rindu

Sang Penoreh Rindu
Prologue


__ADS_3

Aliana adalah gadis sederhana yang selalu gagal dalam hal cinta. Usianya yang baru menginjak 24 th yang mana sudah cukup umur untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Terlebih teman-teman seusianya bahkan beberapa lebih muda darinya pun sudah pada berumah tangga.


Beberapa bulan terakhir dia sedang dekat dengan seorang pria. Namun demikian pria itu seperti hanya mempermainkan dia. Bahkan beberapa kali pria itu kedapatan sedang mendekati wanita lain. Walau belum sampai berhubungan.


Abqari Safi adalah pria yang dewasa, usianya yang sudah matang yaitu menginjak 29 th. Namun, terkadang sikap pengecutnya dalam mencari keputusan adalah salah satu dari kekurangan nya. Meski di usianya yang matang, dia kesulitan jika harus berhadapan dengan keluarga nya, terlebih ibu nya.


Dalam hati nya yang paling dalam abqari memang tulus mencintai Aliana. Tapi dia tidak berani untuk memberi tahukan hubungan mereka pada keluarganya sebab Aliana bukan wanita karir dan hanya dari keluarga biasa saja. Dia takut, keluarga nya akan menolak Aliana secara mentah-mentah.


Dia juga sedikit gengsi dengan keadaan Aliana yang tidak memiliki status apa-apa.


Abqari Safi adalah anak dari salah satu pembuka agama terkenal di kota C, dia memang bukan dari keluarga yang sangat berada. Namun karena kemasyhuran mendiang kakek nya membuat keluarga nya menjadi kalangan terpandang di kota C. Sehingga mempunyai kriteria khusus jika ingin di persunting oleh salah satu anggota dari keluarga mereka.


Tapi tidak dengan keluarga bibi nya, adik dari ibu abqari.


Ibu Ny.R.A Fatirah atau yang sering di sapa Umi Tirah menjadi satu-satunya anak dari mendiang kakek abqari yang sangat ramah dan mumpuni. Beliau serta keluarga nya juga tidak gila hormat dan apa ada nya.

__ADS_1


Oleh karena itu, bagai manakah kelanjutan kisah Aliana dan abqari yang kesulitan mendapatkan Restu, akan kah mereka kuat??


Terlebih dengan akan hadir nya segala masalah bahkan ancaman dari orang ketiga.


****


Dipagi yang cerah Aliana seperti biasa melakukan aktivitas nya, yaitu berdagang cemilan kekinian yang di gemari anak SD dan TK di kedai nya yang kebetulan berada tepat di samping jalan sekolah.


Aliana sangat bersemangat dan ceria kala meladangi anak-anak yang sedang jajan.


Namun di tengah-tengah pekerjaan nya, hp Aliana berdering. Ternyata itu dari Abqari. Sehingga ia harus mengangkat handphone nya sembari melayani anak-anak.


"Halo Al, bisa ketemu gak? Aku udah siap-siap nih, ada yang mau aku omongin sama kamu".


"Tapi aku lagi dagang, Ri".

__ADS_1


"Ya pokonya kalo kamu masih mau hubungan kita langgeng aku tunggu kamu, sekarang!!". seru nya lalu mematikan telpon.


Mengingat perasaan nya yang memang juga sangat menyayangi Abqari jadi dengan berat hati Aliana harus meninggalkan kedai nya.


Abqari pun mengirim alamat dimana mereka akan bertemu.


***


Setelah beberapa saat kemudian, Aliana tiba di cafe tempat mereka akan bertemu. Tapi setibanya di sana, dia tak melihat keberadaan Abqari.


Dan tiba-tiba handphone nya berbunyi, ternyata itu dari Abqari.


"Halo, Ri!! kamu dimana? aku udah sampai loh, ini". ucap Aliana.


"Oh, kamu udah sampai ya". jawab Abqari

__ADS_1


"Tapi maaf ya kayak nya gak jadi deh..., aku ada urusan yang ngedadak. Kamu pulang aja!". seru Abqari tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.


Menghadapi sikap Abqari, Aliana pun terduduk di salah satu meja yang kosong.


__ADS_2