
Dimana para pelajar menggambil banyak latihan dan ujian agar menjadi lebih baik .tempat dimana banyak hal terjadi namun tidak ada orang dewasa yang tau . tempat dimana nilai dan kepintaran yang diutamakan tempat itu adalah sekolah .
bel masukaan berbunyi semua siswa dan siswi masuk kekelas mereka masi-ng masing . para siswa dengan tenang duduk di kursi mereka masing masing , mengeluarkan buku pelajaran yang akan di pelajari dan menunggu guru yang mengajar datang .
tak berapa lama kemudian seorang guru masuk ke dalam kelas . namanya pak yamamoto ito atau pak ito yaitu guru mata pelajaran matematika . semua siswa berdiri menggucapkan salam sambil sedikit membungkukan badan , setelah itu semua siswa kembali duduk di kursi mereka masing masing .
__ADS_1
semua siswa membuka buku paket dan catatan mereka dan pak ito mulai menjelaskan rumus rumus yang ia tulis di papan tulis dengan berbagai angka di bawahnya yang membuat sebagian murid tidak mengerti dan bingung . tak terasa satu jam pelajaran telah usai , pak ito membolak balik kertas buku nya lalu memberikan soal latihan kepada muridnya .
" jika kalian sudah memahami pengg unaan rumusnya , sekarang kalian kerjaaan sola evaluasi halaman 20 bel berbunyi di kumpul " ucap pak ito dengan tegas
para siswa mulai mengerjakan soal latihan mereka dengan serius , seketika kelas menjadi hening hanya suara deting jam dan goresan pensil dan penghapus . pak ito berjalan menyusuri setiap meja satu persatu , melihat apakah muridnya ada yang kesulitan atau tidak saat mengger jakaan soal latihannya. pak ito berhenti di meja yang kosong di pojok belakang kiri , ia menyentuh meja penuh coretan spidol itu lalu menghela nafas , ia berjalan kembali ke depan kelas .
pak ito melihat kertas rata rata nilai kelas tempat ia mengajar seka rang. ia tau butuh banyak waktu agar para muridnya bisa mendapatkan nilai terbaik dan waktu waktu itulah adalah masa yang sangat sulit untuk dilalui oleh para murid , mereka membutuh kan orang yang lebih dewasa untuk membimbing mereka namun sayang nya terkadang banyak guru dan orang tua yang tak mengerti dan membuat para murid makin frustasi .
__ADS_1
45 menit kemudian , bel masukaan berbunyi , siswa dan siswi bergegas masuk ke dalam kelas mereka masing masing . para siswa yang masih bermain di lapangan langsung berlari meninggalkan lapangan menuju kelas mereka masing masing . kelas kembali hening , pelajaran kembali di mulai . murid murid kembali fokus ke papan tulis dan mendengarkan dengan baik materi yang di jelaskan .
mereka selalu merasa cemas saat ujian akan datang . mereka akan terus belajar dan belajar bahkan walau tangan mereka merasa lelah dan pegal mereka takakan menaruh pulpen mereka . di umur mereka yang masih muda mereka terus di tekan umtuk menjadi yang terbaik di masa depan . mereka mengngema erat pensil mereka , mengeratkan gigi mereka hingga menahan nafas di setiap soal latihan yang mereka kerjakaan .
mereka merasa lelah namun mereka belum bisa berhenti , bahkan walau ujian berlalu mereka belum bisa beristirahat dengan tenang . masih banyak ujiannya yang masih menung gu untuk di kerjakaan .
bel pulangan berbunyi semua siswa dan siswi berhamburan keluar gedung kelas . mereka pulang dengan membawa beban sekolah mereka pulang , walau mereka di rumah mereka masih harus melanjutkan belajar hingga larut malam demi nilai terbaik dan sebuah pengakuan .
__ADS_1