Secret Admirer

Secret Admirer
Part 6


__ADS_3

Hari ini zara sangat bersemangat ke sekolah, ia sangat penasaran dengan apa yang akan Daffa bicarakan.


"Wesss, tumben pagi banget datangnya" tegur nadya melihat temannya yang satu ini.


"Kenapa?? ara emang gini kok"


"Iyaiya" nadya hanya tertawa melihat tingkah laku temannya itu.


"Ara ke taman dulu yah"


"Ngapaian??"


"Hmmmm, ada deh hehhehe"


Tingkah zara sangat berbeda. Senyumnya juga tak pernah pudar di pipinya hari ini.


Zara berjalan menuju Taman, tapi langkahnya terhenti, senyumnya tiba tiba pudar. Di depan sana seorang lelaki memberikan coklat ke perempuan yang bernama Anggun.


Zara terdiam membisu, entah apa yang dilakukan pria itu sehingga membuat senyum yang hari ini selalu zara tampilkan harus pudar.


Sementara didepan sana Anggun terlihat tersenyum bahagia, Menerima coklat dari seorang pria tampan yang tak pernah pria itu lakukan kepada perempuan manapun.


Zara hendak kembali ke kelas tapi tiba tiba saja Daffa memanggilnya


"Ra, yuk ke taman! Nggak sabar nih gue mau cerita"


Zara berusaha membuat senyum itu lagi, tapi rasanya sulit bagi zara. Ia hanya mengangguk mengiyakan


TAMAN

__ADS_1


"Daffa, tadi ngapain sama Anggun?"


"Nah itu yang pengen gue ceritain ra, loh kan sahabat sejati gue"


Seketika ada hantaman tajam menerpa dadanya, terasa sesak mendengar kalimat SAHABAT yang bukan ia harapkan.


Sekali lagi ia mencoba tegar, berusaha tersenyum


"Iyya, kenapa sama anggun?"


"Gue suka sama Anggun, Dan tadi Gue nembak dia!"


"Anggun nerima??" Ara terlihat penasaran


"Hmmm" daffa mengangguk kesenangan


Kau tau Apa yang terjadi sama Zara? Ia selalu mencoba mengatur perasaan yang silih berganti menerpa dadanya! mencoba mengatur nafas yang terasa sesak. Tapi....


zara memilih pergi meninggalkan Daffa yang kini sedang bahagia. Berlari menyusuri lorong kelas yang didepannya masih banyak siswa berkeliaran.


Air matanya terasa ingin jatuh, ia tak bisa membendung, hanya membiarkan. teman temannya terlihat heran terhadap manusia satu ini.


Zara berlari terus berlari sampai sebuah suara terdengar.


"ra...."


Langkahnya terhenti. Berbalik badan dan ternyata itu adalah Rega. Seseorang yang masih berusaha untuknya.


"ra, luh nangis?"

__ADS_1


Zara hanya bisa menangis.


"Yaudah ke kantin dulu yuk! gue traktir"


Zara hanya mengikuti perintah manusia satu ini, bisa saja dia membuatnya kembali baik baik saja.


"Duduk dulu ra, gue beli minum dulu"


Zara duduk sambil mengusap air mata yang masih tersisa.


"Nih, minum dulu" rega duduk sambil menyodorkan sebuah minuman.


"Kenapa nangis ra?"


"Nggak papa kak"


"Jujur ra, gue jaga kok"


"Daffa....Daffa pacaran sama Anggun"


"Ternyata yang gue duga bener kan? Luh suka sama Daffa?"


"Tapi jangan kasih tau siapapun kak, Ara takut kalau daffa nggak bisa sedekat ini lagi sama Ara"


"Hmmm, yaudah"


"Makasih kak udah mau ngertiin ara"


Kesedihan zara sedikit menghilang.

__ADS_1


"Mencintai seseorang yang mencintai orang lain Adalah Luka, Dan obatnya Adalah Di cintai seseorang Yang mencintai kita"


Ada yang tau maksudnya?? Komen yah


__ADS_2