Secret High School Wedding

Secret High School Wedding
Chapter 3


__ADS_3

Wana melirik sahabatnya sejenak lalu mengocok satu pilox berwarna hijau yang kemudian di semprotkan pilox tersebut ke mobil milik bu lilis.banyak kata-kata dan umpatan yang dj tulis wana di bandan mobil milik bu lilis menggunakan pilox, bahkan di kaca mobil juga ada.


Ulah irwana tersebut tentu menarik banyak perhatian murid disana untuk menonton kelakuan gila wana.


Sebagian orang yang menonton, ada yang bergosib dan ada juga yang cekikikan melihat ulah wana sekaligus memberikan dukungan padanya karena memang bu susj ada salah satu guru yang paling galak di sekolah ini di juluki sebagai miss kiler


Bahkan ada juga yang merekam kelakuan wana dan menyebarkan vidio tersebuf ke grup sekolah.


Setelah selesai dengan ulahnya, wana kemudian mengahampiri via dan alice tanpa menghiraukan orang-orang yang masih memperhatiakan serta membicarakan dirinya. "Kereng nggak?"


Sedangkan via dan alice sampai tercengan melihat tingka gila dan bar-bar sahabatnya.


"Benar-benar gila lo wan."ujar alice masih, tidak percaya dengan tingka gila sahabatnya.


"Hebatkan gue, siapa dulu Irwan Angelia" ujar wana membaggakan dirinya.


Wana kemudian menarik kedua temannya masuk, karena cuaca sangat panas, berdiri di bawah tiang bendera sudah membuatnya kulitnya menjadi kusam.


Pada siang harinya ini di jam 12 siang, seharunya wana masih di sekolah mengikuti kegiatan belajarnya. Tapi gadis remaja itu malah ada di rumah dan di sindang oleh kedua orang tuanya karena wana telah membuat onar di sekolahnya untuk kesekian kalinya.


Yah..wana akhirnya diskor dari sekolah karena telah mencoret-coret mobil bu lilis dengan menggunakan pilox.


Bukanya takut dan menyesal terlah berbuat salah, tapi wana sama sekalih tidak peduli. Mau dirinya berbuat salah,dihukum,diskors atau di keluarkan dari sekolah pun dia masa bodoh.


"Masih belum puasa bikin papa malu, hah?" Bentak Leon papa wana.

__ADS_1


"Mama mohon sama kamu, tolong jangan buat onar lagi yah sayang" sambung Nadia mama irwana yang masih terlihat mudah dan cantik, walau usianya sudah tidak mudah lagi.


"Kamu masih ingat waktu kita tinggal di singapura? Sudah berapa kali kamu pindah sekolah,hm?" Leon berusaha menurunkan nada bicaranya.


Ya.keluar Leon perna tinggal di singapura dan wana sekolah di sana.namun gadis itu sudah beberapa kali pinda sekolah karena di keluarkan oleh pihak sekolah.


Itu sebabnya leon memutuskan kembali ke tanah air, dan memindahkan irwana sekolah di jakarta.


"Kamu ubah sikap kamu yang sayang, untung saja kamu masih diskors" ujar nadia mengusap kepalah putrinya dengan lembut.


Namun dengan santainya wana berkata, "kalau ngga bisa ubah sikap gimana pa,ma?"


Sang papa yang sudah lelah dan pusing dengan putri semata wayangnya hanya bisa menghelang nafas dan berkata, "Terserah!"


Sedangkan irwana hanya menyengir tanpa dosa.


"Iya..iya mamaku sayang" jawab wana dengan santai, kemudian langsung pergi ke kamarnya.


'Fyuuu!akhirnya selesai juga di ceramahin!' Bantin Wana sembari berjalan menujuh


Hari ini adalah hari pertama irwana angelia diskorsing,suasana dj SMA Pancasila masih hebo dengan aksi hiroin Wana kemarin. Banyak murid yang Membicarakan Wana bahkan ketiga anggota osis ikut membicarakan wana.


"Gila nih cewek" komentar salah satu anggota osis yang bernama fery,ketika melihat vidio aksi wana yang tersebar di grub sekolah.


"Harusnya di keluarin aja sih?masa cuman diskor doang" timpal Niko yang merupakan wakil ketua osis."sebenarnya ini cewek udah lama berulah tapi yah...cuman diskorsing"

__ADS_1


"Benar ngga sih,rumor dia dikeluarin dari sekolah berkali-kali?" Tanya Fery memastikan rumor yang dia dari penggosipan para anggota OSIS perempuan ketika mereka sedang berkumpul.


Fery dan niko kemudian mengalihkan pandanganya pada seorang pria yang duduk di hadapan mereka untuk meminta pendapat darinya yang sedari tadi diam.


"Menurut Lo, gimana Daf?" Tanya Fery dan niko secara bersamaan.


Dia adalah DAFRI ALASKA PERMANA, ketua osis tampan yang tegas dan wajah dingin dan terkenal sangat galak.


Saat ini, dafri sedang melihat vidio aksi wana yang sedang mencoret-coret mobil bu lilis dengan pilox. Tanpa mengalihkan pandangan dari ponselnya. Dafri bertanya pada Fery dan Niko tanpa menghiraukan pertanyaan mereka yang meminta pendapat darinya.


"Kalian perna ketemu dia?"


"Kalau ketemu langsun sih belum perna" jawab niko.


"Eh, tapi kita perna liat dia malak ade kelas."lanjut fery.


"Kalian hanya diam saja?" Tanya Dafri lagi.


"Kitama ogah nyari masalah, daf" ucap fery yang memang orangnya santai dan mqlas berurusan dengan hal-hal seperti itu.


Hal tersebut langsung diapresiasikan oleh Sang Ketua OSIS dengan wajah dinginya sambil mencibir kedua sahabatnya itu. "OSIS apaan kalian ini!"


"Tapi dari jauh dia cakeo Lo, Daf" ucap niko yang langsung ditanggapi oleh Dafri.


"Dari Dekat Burik!" Dafri Kemudian pergi begitu saja menggalkan kedua sahabatnya yang masih duduk di kantin.

__ADS_1


"Astaga mulutnya....." gumam Fery yang tak habis pikir dengan sahabatnya itu.


__ADS_2