Secret Singer

Secret Singer
berita


__ADS_3

Kona berpura-pura ke toilet padahal sebenarnya Kona pergi menemui Cahya yang bekerja sebagai pelayan.


"Cahya, tolong bicaralah pada ku" Kona


Cahya sibuk merapikan meja didapur tanpa menghiraukan Kona.


"Aku sudah menganggap mu seperti anak sendiri sejak aku melarikan diri dari rumah dengan membawa mu. Dan sekarang katakan padaku, ibu mana yang tega melihat anak nya menjadi seperti ini" Kona


Cahya berbalik dan melihat Kona.


"Tidak ada guna nya menyesal sekarang" Cahya


Cahya kembali melanjutkan pekerjaannya, Kona mengekor dari belakang.


"Cahya, Aku tau aku salah. Aku sangat menyesal" Kona


Cahya melihat Kona, Cahya membuka penutup wajah nya. Luka memar menghiasi kulit nya.


"Aku sudah tau saat kita datang ke Saudi untuk pertama kalinya jika akhirnya ini yang akan terjadi padaku. Aku juga sudah mengatakan pada Tante jika kita ke Saudi maka paman akan semakin memukuli kita dan takdir ku akan menjadi sama seperti Tante. Dan sekarang semua nya telah terjadi. Semua telah terlambat. Semua karna Tante yang terlalu kekanak-kanakan, semua salah Tante yang takut untuk melangkah dan melawan kehendak takdir. Dan akhirnya aku ikut masuk kedalam kehidupan ini" Cahya


"Kau selalu menyalahkan ku, apa kau pernah bertanya bagaimana perasaan ku? Aku disiksa oleh suami ku sepanjang hari. Saat kita pindah ke Saudi dan bertemu dengan ibu mertua ku, aku merasa jika dia menyukai ku. Namun ternyata salah, Aku semakin disiksa dan dijadikan pembantu dirumah keluarga besar suami ku. Apa kau pernah bertanya tentang ku? kau hanya memikirkan mimpi mu dan menyalakan ku" Mata Kona mulai berkaca-kaca. hati kecil nya terasa sesak.

__ADS_1


"Aku pernah mengatakan pada mu, jika aku akan mengikuti permainan takdir sampai ia bosan mempermainkan ku. Aku akan merubah takdir kita. Biar aku yang melakukan nya. Tapi Tante harus berjanji padaku. jika tujuan ku berhasil maka Tante harus meninggalkan Paman Yonas dan aku akan meninggalkan suami ku" Cahya


"Cahya, pikiran rute nya. Jangan hanya berpatokan pada tujuan. Itu tidak akan pernah terjadi" Kona


"Seseorang pernah bilang pada ku. jika ingin melakukan sesuatu, maka pikiran tujuan terlebih dahulu dan mulai lakukan rute nya. Tanpa tujuan, rute nya akan terasa melelahkan" Cahya


"Baiklah, Aku percaya padamu. Keluarkan aku dari siksaan ini" Kona


Kona kembali ke meja pesta bersama suami nya. Kona melihat Rama yang duduk tak jauh dari nya dengan seorang wanita seksi yang cantik.


"Rama, Kau akan menyesal" batin Kona


Cahya yang sedang bekerja didapur mengambil sebuah nampan dan membawa minuman untuk setiap tamu pesta.


Rama memegang tangan wanita itu dan tersenyum bahagia.


Mereka saling tersenyum dan si wanita terlihat sangat bahagia.


"Silahkan dinikmati" Cahya


Rama mengenali suara itu, Ia berbalik dan melihat sosok Cahya dengan wajah tertutup.

__ADS_1


"Pelayan, tolong bawakan aku kue tart coklat" Wanita itu tersenyum ramah pada Cahya


"Tentu saja" Cahya mengambilkan kue tart untuk si wanita.


Cahya menguatkan hatinya, Saat melihat semua adegan yang memperlihatkan Rama sedang bersama wanita lain.


****


Cahya pulang dari pesta itu. Ia tak pernah tidur seranjang bersama suami nya. Cahya selalu tidur di depan tv dengan beralaskan kasur kecil, bantal dan selimut.


Sebelum tidur Cahya menyalakan tv nya saat Rama telah tidur.


Berita dari seluruh dunia.


-


-


-


-

__ADS_1


Happy reading all ❤️


__ADS_2