Secret Singer

Secret Singer
kekerasan yonas


__ADS_3

Kona mengangguk.


Tok..tok..tok...!!


"Kona!!" Yonas


"Tante, itu paman. jangan lupa nampan air minum" Cahya


"Baiklah" Kona


Cahya segera berlari dan membuka pintu.


"Assalamualaikum paman" Cahya


"Kau anak kurang ajar!!" Yonas


Plakk!!! Satu tamparan keras di wajah Cahya membuatnya jatuh di lantai.


Raka yang berniat mengunjungi Kai yang sedang sakit malah melihat adegan kekerasan ini.


Kona menjatuhkan nampan yang berisi segelas air minum.


"Kau mempermalukan ku di sekolah!! gurumu menelfon ku saat aku sedang diwawancarai oleh bos ku!" Yonas


"Paman, maafkan aku" Cahya memegang kaki Yonas.


Yonas menendang Cahya dengan kakinya.


Kona datang dan membantu Cahya bangun.


"Setelah kau tamat SMA, tidak usah kuliah. Kau hanya membuang-buang uang ku saja!!. Jika kau ingin kuliah, maka cari uang sendiri" Yonas


Cahya menangis.


Yonas masuk ke kamarnya setelah membabak belur Cahya.


Raka memberanikan dirinya untuk mengetuk pintu dan berpura-pura tak melihat apapun.


Kona membantu Cahya berbaring di karpet depan tv dan mengompres wajah Cahya yang memerah akibat tamparan


"Assalamualaikum" Raka


"Walaikumsalam, masuklah Raka" Kona


"Cahya kenapa?" Raka

__ADS_1


"Tidak apa-apa Raka" Cahya


"Tante, Cahya bilang Kai sedang sakit. jadi aku datang kesini untuk menjenguk nya" Raka


"Cahya, ayo antar Raka ke kamar Kai" Kona


Cahya berdiri.


"Ayo Raka" Cahya


Cahya mengantar Raka ke kamar Kai.


"Kai bangun, Raka datang untuk menjenguk mu" Cahya


Kai membuka matanya.


"Kak raka" Kai


"Kai, aku membawa ini untukmu" Raka


Raka memberikan banyak makanan dan minuman sehat untuk Kai.


"Bilang apa kai?" Cahya


"Terimakasih kak Raka" Kai


"Raka, Seharusnya kau tidak usah repot-repot" Cahya


"Tidak apa-apa" Raka


"Cahyaa!!" teriak Yonas.


"Raka, kau tetaplah disini bersama Kai" Cahya


"Tapi Cahya" Raka


Cahya meninggalkan Raka di kamar Kai.


Cahya melihat Yonas yang sudah sangat marah.


"Guru mu menelfon ku dan menyuruh ku kesekolah!! Dasar anak sialan!" Yonas


Yonas menarik kasar rambut Cahya.


Kona berusaha melepaskan Cahya dari Yonas.

__ADS_1


"Suami ku, jangan lakukan ini. Aku mohon" Kona


Raka keluar dan melihat kekerasan Yonas pada keluarganya.


Yonas melepaskan Cahya. Dan mengambil gitar yang ada di meja belajar Cahya.


"Sudah berapa kali ku bilang! Jangan pernah bermain gitar lagi!! Ini pasti penyebab kau tak fokus belajar!!" Yonas


"Paman jangan" Cahya berusaha mengambil gitar itu dari tangan Yonas..


"Jangan paman, jangan" Cahya


Yonas memutuskan Semua tali gitar itu.


Cahya hanya bisa melihat nya dengan sakit hati.


Cahya menoleh pada Raka yang dari tadi melihat kejadian ini dari pintu kamar Kai.


Cahya menatap Raka. entah apa yang harus ia jelaskan pada Raka.


Cahya mengambil gitar itu dan menarik tangan Raka keluar dari rumah.


Cahya menarik tangan Raka hingga sampai di atap rumah.


"Raka, aku minta maaf" Cahya


Raka secara tiba-tiba memeluk Cahya.


"Jangan katakan itu Cahya, tidak masalah" Raka


"Hiks hiks hiks...Aku sungguh malu padamu" Cahya


Raka melepaskan pelukannya nya.


"Tidak apa-apa kita akan membeli tali gitar yang lebih bagus lagi. Ada gunanya juga paman mu memutuskan nya, jadi kita tidak perlu repot-repot melepaskan nya" Raka


"Terimakasih Raka" Cahya


Raka mengangguk. Raka mengambil gitar itu dan pergi dengan Cahya.


-


-


-

__ADS_1


Happy reading all ❤️


__ADS_2