Secret Singer

Secret Singer
diriku adalah milikku


__ADS_3

"Ayo berpikir Cahya, kau tidak boleh melakukan ini! sebentar lagi kau akan mencapai tujuan mu!" Batin Cahya


Tangan pria itu mulai masuk ke dalam kerudung hitam yang digunakan oleh cahya.


Menjelajahi setiap bagian tubuhnya.


Cahya berusaha untuk melepaskan tangan nya. Namun tangan pria itu sangat kuat.


"Aku mohon jangan" Cahya


Pria itu tiba-tiba menarik kerudung hitam yang dipakai oleh Cahya dan melepaskan nya. Hingga membuat rambut Cahya yang panjang itu terlihat.


"seperti ini kan terlihat lebih menarik"


Cahya mengambil kesempatan saat pria itu sibuk melihat dirinya. Cahya turun dari wastafel dan berusaha membuka pintu.


"Tolong!!!" Cahya berteriak lebih keras


"Tolong aku!!" Cahya


"Siapapun diluar tolong buka pintunya!!!" Cahya


"Percuma saja sayang, ruangan ini kedap suara" Pria itu tersenyum nakal pada Cahya


Pria itu mendekati Cahya dan memeluknya dari belakang. Cahya terus melakukan perlawanan terhadap pria itu.


"Nyanyikan lah untuk ku sebuah lagu, Maka aku akan membebaskan mu" Ucapan pria itu membuat Cahya terkejut.


"A-aku tidak bisa bernyanyi" Cahya


"Bahkan suara mu saja sudah sangat merdu apalagi jika kau bernyanyi ditelinga ku"

__ADS_1


Pria itu terus berusaha memasukkan tangan nya kebalik baju yang digunakan Cahya.


"Pria mes*um! tolong!!" Cahya


"Satu lagu saja untukku" Tangan pria itu terus masuk kedalam baju yang digunakan oleh Cahya.


"Tidak ada satu lagi pun untukmu!!" Cahya


"Baiklah, maka satu ronde saja untukku" Pria itu menarik Bra yang digunakan oleh Cahya dan membuat nya putus.


"Sial!! aku akan melaporkan mu pada polisi!" Cahya


Pria itu melakukan aksi nya di dalam toilet. mulai dari melu*cuti mengeluarkan celana da*lam yang digunakan oleh Cahya dan membuka resleting celana miliknya.


"Tolong jangan" Cahya mulai kehilangan kemampuan nya untuk melawan. Matanya mulai berkaca-kaca. pria itu terus mencium leher dan wajah milik Cahya.


"Jangan hikss..hikss..hikss" Cahya menangis dan air matanya mulai menetes-netes.


Sedetik kemudian, Cahya mulai bernyanyi dengan suara pelan di telinga pria itu.


Pria itu akhirnya melepaskan tangan nya dan hanya memeluk tubuh Cahya sambil menutup matanya. Merasakan hembusan nafas Cahya yang hangat di telinga nya.


Hingga lagu nya selesai. Pria itu menatap Cahya dengan tatapan nya yang begitu dalam.


"Su-sudah" Cahya


"Secret singer?" Pria itu mengenali Cahya


Cahya membulatkan kedua matanya.


"Bukan!" Cahya

__ADS_1


"Baiklah, Pakai kembali baju kerudung mu tapi tidak dengan menutup wajah mu"


"Kau tidak berhak mengatur ku" Cahya


"Tapi dirimu sekarang telah menjadi milik ku"


"Tidak! Diriku adalah milikku" Cahya


"Kau salah besar, Lakukan apapun yang kau mau. tapi sejauh apapun kau pergi, kau akan tetap kembali padaku" Pria itu terlihat begitu serius dengan perkataan nya.


Cahya menatap tajam mata pria itu, namun aura dan tatapan tajam pria itu lebih besar dan mampu membuat semua mata yang melihat nya tertunduk, begitu juga dengan Cahya.


Cahya menundukkan matanya.


"ayo pakai semua, kita sudah sampai di Saudi 10 menit yang lalu. Semua penumpang telah keluar"


"Sial!" Cahya


Cahya akhirnya keluar, dari pesawat tanpa menutup wajah nya.


ini pertama kalinya Cahya melakukan nya di Saudi.


Ia keluar bersama pria itu. Dan pria itu terus memegang erat tangan Cahya.


-


-


-


-

__ADS_1


Happy reading all ❤️❤️


__ADS_2