Secret Singer

Secret Singer
penghargaan


__ADS_3

Malam harinya, hari ini adalah malam penghargaan.


Cahya bingung, apakah ia harus memakai cadar? dan menutup wajah nya?


Tapi seperti itulah daya tarik seorang secret singer.


Cahya akhirnya memilih untuk memaki cadar nya dan pergi dengan Richard dan Rendi.


Saat sampai di gedung itu, Richard berjalan di depan bersama rendi. sedangkan Cahya berjalan dibelakang nya. saat Richard dan Rendi berhasil masuk dengan mudah, Cahya malah ditahan


"Maaf nona, apakah kau punya tiket masuk?"


Cahya menggelengkan kepalanya.


"Anda tidak bisa masuk tanpa tiket"


Rendi yang baru saja sadar ternyata Cahya tidak ada dibelakang nya langsung menoleh kebelakang dan melihat Cahya dimintai tiket.


"Richard, kau lihat penyanyi mu itu, dia ditahan karena tak memiliki tiket masuk" Rendi


Richard menoleh, dan menghampiri Cahya


"Kau tidak mengenal dia?" Tanya Richard


Penjaga pintu itu menggeleng.


"Bagaimana dengan ini" Richard memasang cadar milik Cahya dan menutupi setengah wajah nya.


"Oh ya tuhan! kau secret singer? Maafkan aku, bolehkah kita berselfi?"


"Tentu saja" Richard

__ADS_1


Setelah berselfi, Cahya masuk kedalam gedung itu.


Cahya duduk bersama Rendi dan Richard.


Setelah beberapa babak, yaitu nominal penghargaan untuk penyanyi pria. akhirnya ini lah saat penghargaan untuk penyanyi wanita.


Pembawa acara nya membacakan nama-nama yang masuk kedalam dominasi penyanyi wanita berbakat dan terbaik se-Indonesia. Cahya masuk sebagai dominasi, namun bukan namanya yang disebutkan melainkan secret singer.


Pembawa acara membuka amplop yang berisi nama penyanyi wanita berbakat.


"Wow!"


"Ini sangat tidak bisa dipercaya!"


"Dan yang masuk dalam dominasi nya adalah.."


Deg..deg...Deg..deg..


Riuh tepuk tangan meriah disana saat itu. Semua penonton menantikan secret singer naik keatas panggung.


"Ayo naiklah Cahya" Richard


Sorot lampu tepat berada di Cahya.


Disisi lain, di Saudi.


Rama sedang marah-marah kepada bawahannya.


"Sial! kenapa kalian tidak bisa menemukan nya?!!" Rama


"Maaf tuan"

__ADS_1


"Sudah dua bulan dia menghilang!! sial! sial! sial!" Rama


Terdengar suara tv yang menyiarkan secara langsung bagaimana seorang secret singer akhirnya hadir dipanggung.


"Matikan tv itu!" Rama


Seorang pelayan hendak menekan tombol non aktif untuk mematikan tv nya. Namun,


"Tuan! bukan kah dia istri anda?" Pelayan terkejut


Rama berbalik dan melihat Kearah Tv.


Di dalam tv itu, nampak Cahya menarik cadarnya. dan menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya.


Rambut panjang yang terurai dengan wajah putih cantik naik keatas panggung dan menerima penghargaan.


"Terimakasih banyak atas semua dukungan kalian padaku" Ucap Cahya dengan suara gemetar.


"Ini adalah mimpi ku sejak kecil. Sejak aku masih kecil, tante ku memberikan ku sebuah gitar. Saat aku masih bersekolah, Aku bertemu dengan paman Rendi. Paman Rendi menawarkan ku untuk pergi ke Jakarta dan ikut latihan bersamanya" Mata indah milik Cahya mulai berkaca-kaca.


"Awalnya aku ragu, tapi seorang sahabat mengatakan pada ku jika seharusnya aku tidak usah memiliki mimpi besar jika aku adalah seseorang yang penakut. Aku berangkat ke Jakarta tanpa sepengetahuan paman dan Tante ku. Aku meloncat pagar sekolah dan memberanikan diri untuk naik pesawat pertama kalinya. disana aku bertemu dengan paman Rendi, dan disana juga aku bertemu dengan paman Richard. Tapi ketika aku akan mencapai mimpi ku, Aku terpaksa berangkat ke Saudi dan menikah dengan orang yang dipilihkan paman ku" Cahya meneteskan air matanya


-


-


-


-


Happy reading all ❤️

__ADS_1


__ADS_2