
~ Happy Reading ~
•
•
•
Di sebuah Villa mewah di tengah-tengah perkotaan. Wanita cantik sedang duduk di kursi roda. Wajah itu sangat lembut dan kulitnya mulus tanpa noda. Mata yang tampak kosong menatap jauh jalanan yang sepi.
Namanya adalah Renata Samantha, dia adalah Ibu kandung Lucas. Sejak 5 tahun yang lalu, akibat kecelakaan yang menimpanya, Renata di diagnosa oleh Dokter mengalami cacat permanen pada kakinya dan buta.
Menjadi wanita karir semasa muda dan dihadapakan pada kenyataan memilukan pada hidupnya, Renata yang masih berusia 33 tahun menjadi depresi.
Lucas sangat mencintai Ibunya. Sebagai anak sulung, Renata adalah keluarganya yang paling berharga.
Di dalam Villa mewah berlantai dua itu Lucas tinggal bersama dengan Ibunya, beberapa Butler serta suster yang merawat sang Ibu juga tinggal di dalam rumah tersebut.
Lucas bukan seorang yatim. Ayahnya masih hidup dan saat ini dalam masa kejayaannya. Arnold Bernad termasuk seorang keturunan dari keluarga bangsawan, yang identitasnya tidak dia ketahui.
Namun karena suatu alasan, Ayahnya itu tercoret dari daftar keluarga Bernard dan tinggal di Indonesia setelah pernikahannya dengan Renata.
Arnold merupakan sosok Ayah yang sangat dibanggakan Lucas pada saat dia masih kecil. Sekarang saat dia sudah sedikit memahami situasi keluarganya, bukan lagi kebanggaan yang dia rasakan pada pria itu, yang tersisa hanyalah kebencian sampai tulang.
Lucas sangat membenci Arnold. Dia membenci pria itu karena sudah mengkhianati dirinya dan juga ibunya.
Ketika Arnold mengetahui kecacatan istrinya, dia mulai membuka semua rahasia yang dia miliki.
Waktu itu Lucas masih kecil. Saat Ibunya baru pulang dari rumah sakit, seorang wanita muda datang ke rumahnya.
Wanita itu duduk di sofa kesukaan Ibunya dengan lancang. Ayahnya muncul dari belakang dan memeluk wanita itu tanpa malu sedikitpun, meskipun Arnold tahu Lucas melihatnya dia tidak menghindar sama sekali.
Justru Arnold memperkenalkan dengan santai tanpa sedikitpun memikirkan perasaannya.
Wanita itu adalah istri muda Arnold, mereka sudah menikah 3 tahun lamanya. Yang berarti sejak Ibunya masih dalam kondisi baik-baik saja, Arnold telah berkhianat.
Tidak lama setelah Lucas mengetahui kebusukan Ayahnya. Dia memilih keluar dari rumah dan membawa serta Renata. Nenek dari pihak Ibu datang padanya dan memberikan dia rumah yang ditinggali sekarang ini kepadanya.
Renata juga termasuk keluarga yang kaya. Keluarga itu bergerak di bidang perhotelan dan pusat perbelanjaan yang anak cabangnya sudang menjamur sampai ke Surabaya.
__ADS_1
Sebagai satu-satunya cucu dari keluarga Samantha, Lucas adalah pewaris di masa depan untuk memegang semua kendali atas bisnis keluarga.
Sedari awal Lucas sudah memperingatkan dan menentang keras keputusan Ayah ataupun sang nenek yang ingin mencampuri urusannya.
Dia tidak ingin siapapun mengetahui jati dirinya. Hanya segelintir orang terdekat yang tahu siapa Lucas sebenarnya, dan Kepala Sekolah Cempaka; Hermawan adalah salah satu orang yang mengetahui identitasnya tersebut.
"Mama, Lucas pulang." kata Lucas menuju ke tempat dimana sang Ibu biasa berada.
Mendengar suara putranya, Renata tersenyum. Dia meraba-raba udara di depan, dan Lucas meraih tangan hangat Renata hingga menyentuh wajahnya.
"Kapan kamu pulang? Kenapa Mama tidak mendengar suara langkah tadi."
"Lucas sengaja berjinjit supaya Mama tidak mengetahui bahwa Lucas sudah pulang." Lucas mencium tangan Renata yang mengusap lembut rambutnya.
Renata tertawa kecil.
"Lucas. Mama mendengar dari Pamanmu kalau kamu lulus dengan nilai terbaik. Apa kamu tidak mau menceritakan hal menarik itu pada Mama."
"Paman terlalu melebih-lebihkan."
"Anak ini..." Renata terkekeh lucu. Putranya ini memang selalu narsis dan tidak terbiasa menceritakan apapun perihal kehidupan pribadinya. Jadi Renata tidak menanyai Lucas lagi dan hanya memilih diam. Lagipula jika Lucas ingin bercerita, orang yang akan dicari Lucas pasti dirinya.
"Ma..." Panggilnya lembut. Kepalanya dia rebahkan pada pangkuan Renata.
"Ada seseorang yang aku suka di Sekolah."
Renata sedikit terkejut. Setahu dia tentang Lucas, dia sangat dingin jika sudah menyangkut perempuan. Selain dia sebagai Ibu dan sang nenek, perempuan lain yang ingin mendekati Lucas akan dia benci.
Itu adalah manifestasi dari perasaan kecewa Lucas yang merasa tersakiti sejak dia kecil oleh Ayahnya. Jadi Renata tidak bisa berbuat apapun tentang itu.
Dan sekarang saat Lucas berkata padanya bahwa dia menyukai seorang gadis. Dia menjadi terharu mendengarnya.
Renata tidak sabar untuk bertemu gadis itu. Gadis itu pastilah istimewa hingga bisa mencairkan hati dingin anaknya.
"Bagaimana dia?"
Saat Lucas menceritakan sosok Selena, tanpa sadar matanya berubah lembut. Tatapan tajam dan dingin menghilang sepenuhnya.
"Dia gadis yang baik, dan juga pintar, mungkin kalian akan cocok saat Mama bertemu Selena."
__ADS_1
"Benarkah."
"Hmm. Selena sangat menyukai buku, dia bisa membaca lama sekali dan tidak bisa di ganggu, bahkan Lucas yang kadang menemaninya seringkali diabaikan." Hanya pada Renata, Lucas akan bertindak kekanakan. Dia mengeluh seperti anak kecil.
"Apa dia gadis yang cantik?"
"Selena adalah gadis tercantik yang pernah Lucas temui. Setelah Mama tentunya. Kalian berdua adalah wanita yang sangat berarti bagi Lucas."
Lucas cepat-cepat menyela perkataan Renata yang seperti mau menggugat dirinya. Mamanya ini terkadang suka sekali cemburu jika dia merasa diabaikan.
"Selena. Nama yang indah."
"Jadi kapan kamu akan membawanya ke rumah. Apa kamu tidak mau mengenalkannya dengan Mama."
"Tentu saja, tapi tidak sekarang. Ma, bisakah Mama meyakinkan nenek untuk tidak mengirim Lucas ke Inggris. Lucas tidak mau pisah dari Mama."
Pembicaraan mengenai Lucas yang akan melanjutkan pendidikan SMA-nya ke Inggris sudah lama sekali di renacanakan.
Sebelum Lucas bertemu Selena. Dia tidak keberatan sama sekali. Tapi sekarang dia tidak bisa pergi dan jauh dari gadis itu.
Jika neneknya tahu dia membatalkan study nya karena seorang wanita, bisa dipastikan Neneknya itu muntah darah di tempat.
"Akan Mama usahakan. Mama tidak bisa berjanji apapun padamu Lucas, keputusan tetap berada di tangan nenekmu."
"Aku tahu. Aku sayang Mama. Lucas berjanji tidak akan mengecewakan Mama."
"Mama harus terus sehat hmm."
Renata diam saja.
Lucas, untuk itu Mama tidak bisa berjanji. Sejauh Mama bisa bertahan selama ini, itu karena rasa sayang dan tanggung jawab Mama padamu. Tapi Mama merasa sudah sangat sulit sekarang.
Jadi apa yang harus Mama lakukan padamu nanti?
••••••
Thank You For Reading >.<
Jangan Lupa Voment
__ADS_1
Kritik dan saran dipersilahkan
Angela_AT_Gardenia