Shield

Shield
10~ ~


__ADS_3

...Jangan lupa vote yaa♥...


...Komen sebanyak-banyaknya^ω^...


...Maaf yaa kalau masih banyak Typo:-(...


...Cerita ini murni imajinasi Aurhor yaa...


...Selamat membaca♥...


___________________________________________________________________________________________________


Pernahkah kau berfikir, tanpamu aku akan menjadi seperti apa? Kau adalah bulanku....Jika aku adalah kegelapan maka kau adalah bulannya. Bulan yang selalu menyinari diriku yang tertutup oleh kegelapan.


____________________________________________________________________________________


...


...


Hari ini tiba-tiba Qenan mengajak Adalla untuk menemaninya memberi makan hewan peliharaannya. dengan semangat 45 Adalla berjalan disamping Qenan sambil membayangkan hewan peliharaan Qenan yang kanaya fikir Kucing, Kelinci dan hewan imut lainnya meskipun mustahil bagi seorang Qenan untuk memelihara hewan yang dibanyangkan oleh Adalla.


Sesampainya mereka disamping Mansion, tiba-tiba suara geraman menyambut mereka. Adalla dengan Refleks memegang tangan Qenan yang sedari tadi dimasukkan kesaku celananya.


Didepannya ada 3 ekor singa dan 4 ekor harimau yang menyeramkan.


"Qenan kelinci sama kucingnya dimana, kok cuman ada hewan jelek" ucap Adaa sambil menatap sekitar.


"Enggak ada" jawab Qenan sambil mengangkat bahunya.


"Kok enggak ada, kan kamu bilang mau kasih makan Hewan kesayangan kamu" tanya Adalla sambil menggerutu tidak jelas.


"Hewan kesayangan saya itu singa sama harimau" jawab Qenan sambil melangkahkan kakinya menuju kandang singa dan harimau melemparkan beberapa daging yang dibawah kevin yang sedari tadi mengikuti mereka dari belakang.


Dengan refleks Adalla memundurkan langkahnya dan menjauh dari kandang singa dan harimau saat melihat bagaimana Harimau dan singa itu makan dengan sangat lahap. tapi sebelum berbalik Qenan  mengatankan sesuatu yang membuat Adalla berdiri kaku.


"Calon istri saya enggak akan takut dengan hal kecil seperti ini" Ucap Qenan dingin.


"Calon istri? Mana? Disini cuman ada lala, kevin sama Qenan doang" tanya Adalla sambil melihat sekelilingnya.

__ADS_1


Kevin yang melihat itu hanya bisa menahan tertawanya agar tidak terdengar oleh Qenan.


"Nona Adalla ternyata tidak berubah, masih memiliki otak yang lemot seperti dua tahun yang lalu. Nona adalla sangat cocok dengan tuan Qenan. Nona adalla yang baik, ceria tapi lemot disandingkan dengan tuan Qenan yang kejam, dingin dan menakutkan! memang benar pasangan akan selalu melengkapi pasangannya" gumam Kevin pelan.


Huftt


Qenan menghela nafasnya kasar. Gadis yang didepannya ini tidak berubah sama sekali.


"Lupakan" sahut acuh Qenan sambil melangkahkan kaki meninggalkan Adalla yang tengah kebingungan.


...☜☆☞☜☆☞...


Setelah berhasil membuat mood Qenan buruk, Qenan menyuruh Adalla untuk memilihkan setelan kantor untuk dipakainya kekantor hari ini.


Sambil menunggu Qenan yang sedang berganti pakaian, Adalla memutuskan untuk memainkan iPhone miliknya yang dibelikan oleh Qenan 2 hari yang lalu.


Ceklekkk


Adalla terperangah!! dia berdecak kagum melihat penampilan Qenan, bagaimana bisa Qenan begitu memanjakan matanya?Tuxedo itu menyatu sempurna ditubuh Qenan, membalut dan membentuk tubuh Ideal milik Qenan.


Saat ini Qenan menggunakan kameja biru, dipadu Waiscoat hitam dan lapisan tuxedo navy bermotif bergaris-garis.


"Hati-hati" jawab Adalla sambil tersenyum yang dibalas Qenan anggukan kepala.


"Satu lagi, saya tidak mau lihat kamu Keluar dari kamarmu. Mengerti?" perintah Qenan sambil mengelus lembut rambut Adalla.


"Iya Qenan" jawab Adalla pasrah.


Setelah mendengar jawaban dari Adalla, Qenan segera keluar dari ruang ganti dan berjalan menuju parkiran dimansionnya.


Adalla yang melihat Qenan sudah keluar dari ruang ganti segera berlari menuju kamarnya lalu membuka pintu balkon dan melihat mobil Qenan sudah keluar dari mansion.


Brum


Brum


Brum


Cittt

__ADS_1


Bunyi gesekan ban mobil dan aspal mengundang perhatian karyawan-karyawan Alvaran Galaxy. Melihat mobil sang atasan telah terparkir cantik didepan perusahaan, dengan segera para karyawan itu berbaris disepanjang lobby untuk menyambut kedatangan sang Atasan.


Tap


Tap


Tap


Qenan berjalan melewati semua karyawan yang berbaris dan menundukkan kepalanya tidak berani menggangkat kepalanya karna Aura dingin menguar dari tubuh Qenan membuat mereka gemetaran.


Ting


Ceklek


"Tuan, Ada yang mau saya laporkan!!" ucap Kevin ketika melihat Qenan sudah duduk disebuah sofa yang ada diruang kerja.


"Katakan" jawab Qenan Acuh sambil menatap iPad pro miliknya.


"Saya sudah mengetahui siapa yang menyuruh ketiga orang 'itu' untuk Mencelakai Tuan dan nona Adalla" ucap Kevin sambil Menundukkan badannya didepan Qenan.


Qenan yang tadinya sibuk menatap iPad pro miliknya seketika Menatap Kevin.


"Siapa?"tanya Qenan penasaran.


"Nealyon Wiranandra, pemilik perusahaan Lyon company" ucap Kevin.


"Putuskan kerja sama dengan Lyon company dan buat keluarga mereka menderita" ucap Qenan datar sambil kembali berkutat dengan tumpukan berkas yang dapat menghasilkan Jutaan dolar setiap harinya.


"Baik tuan" ucap kevin sambil melangkahkan kakinya Keluar ruangan Qenan.


"Kau akan menyesal, Nealyon" gumam Qenan sambil tersenyum miring.


"Kau telah mengibarkan bendera perangmu dan saya menerimanya"sambung Qenan sambil kembali fokus ke kertas-kertas yang berada dihadapannya.


____________________________________________________________________________________________________


...Alhamdulillah Update........


Tertanda♥

__ADS_1


^^^Dikya_Lita💙^^^


__ADS_2