
...Hayy guyss...
...Jangan lupa vote yaaa;-)...
...Komen sebanyak-banyaknya:)...
...Typo bertebaran...
...Selamat membaca♥...
...
...
...-------------------------------------------------------------------------------...
Ajari aku apapun, tapi jangan ajari aku hidup tanpamu. Tapi Jika merelakan membuatmu bahagia maka akan ku lakukan.
_____________________________________
Hari ini adalah hari pertama Adalla bekerja sebagai sekertaris directur.
Setelah lebih dari 3 jam Adalla duduk, akhirnya Adalla bisa istirahat, sekarang menampilkan pukul 13.00.
__ADS_1
Matanya terasa perih karna duduk berjam-jam didepan layar komputer.
Adalla pun memutuskan untuk jalan-jalan mengelilingi gedung perusahaan tempat dia bekerja tersebut Yang ternyata memiliki lebih dari 50 lantai.dia berjalan melewati tangga darurat perusahaan karena malas menaiki Lift. Dia akhirnya sampai di sebuah taman yang sangat menyejukkan yang berada dilantai 40. Dia memutuskan untuk berbaring diatas rumput ditaman tersebut.
"Kenapa kau disini" Ucap pria dibelakangnya, mendadak Aura disekitar kanaya mencengkam dan dingin tanpa sadar kanaya mengeratkan genggaman tangannya ketangan yang lain.
"Saya hanya berjalan-jalan tuan" Jawab kanaya.kanaya tahu bahwa seseorang didepannya itu merupakan pemilik dari perusahaan yang bernama Aarich Qenan Alvaran.
"Apakah kau tidak tahu bahwa area ini dilarang untuk dimasuki oleh pegawai" Sambung Qenan.
"Maafkan, saya tuan" jawab Adalla menundukkan kepalanya.
"Sekarang kamu keluar dari taman ini,sekarang" Bentak Qenan.
"Baik tuan" kanaya pun berlari meninggalkan taman tersebut.sesampai dimeja kerjanya dia langsung duduk sambil memijat kakinya yang kram karena berlari sambil menggunakan high heel.
"Iya, pak kevin ada apa?" jawab Adalla sambil berdiri.
"Ini ada beberapa berkas yang harus kamu urus, dan kemudian berikan kepada Pak Gibran sepulang kantor, Pak Gibran berada dilantai 50 " ucap kevin.
"Baik pak" Sahut Adalla sambil mengambil beberapa dokumen dari tangan kevin.
...°°°...
Tap
__ADS_1
Tap
Tap
Suara ketukan sepatu yang beradu dilantai menggema disebuah perusahaan yang mulai sepi karna waktu telah menunjukkan pukul 17.00 yang berarti jam kerja telah usai.
Seorang pria telah menyunggingkan senyum miringnya kepada seseorang yang ada didepannya dalam keadaan yang sangat mengenaskan.
Luka lebam dimana-mana, baju compang camping, wajah yang penuh akan luka.
"Maafkan saya, Pak Qenan" Ucap pria tersebut.
"Kevin, Beri tahu dia berapa banyak kesalahan yang dia perbuat"
" Baik,Tuan"
"Arya thomas jhonson, Melakukan korupsi diperusahaan sebanyak 4 triliun rupiah, Mensabotase semua senjata yang ada diperusahaan, Membocorkan aksi Jual beli Senjata ilegal dan berencana ingin melukai nona Kanaya" Jelas kevin.
"Kau sudah bosan hidup Thomas" Ucap Qenan marah, ketika mendengar vanyanya hampir ingin dilukai.
"Maaf kan saya tuan, Saya janji tidak melakukannya lagi" Ucap Arya.
"Kevin, bawa dia keMansion ku dan masukkan dia keruangan putih " Perintah muthlak Qenan sambil melangkahkan kaki keluar dari ruangan itu bersama dengan sepuluh Pria yang dengan senantiasa mengawalnya dari belakang.
"Baik tuan" Kata kevin sambil membungkuk hormat.
__ADS_1
...___________________________________...
^^^Dikya_Lita💙^^^