
...Halo guys...
...Komen sebanyak-banyaknya....
...Typo Bertebaran...
...Cerita ini murni hasil imajinasi Author yaaa:)...
...Maaf kalau banyak kata yang menyinggung hati kalian💙...
...Selamat membaca♥...
..._____________________________________...
Jangan menjadi seperti pelangi, datang mewarnai bumi lalu pergi lagi. Tapi jadilah seperti bulan,meskipun dia tidak selalu ada tapi dia selalu menerangi malam yang gelap.
_______________________________________
Seorang gadis dengan tergesa-gesa berlari memasuki perusahaan X'A crop dengan sesekali menabrak para karyawan yang berlalu lalang membawa tumpukan berkas.
Hosh
Hosh
Sesampai dipintu ruangan CEO X'A crop gadis itu lebih dulu merapikan baju kantor dan rambutnya yang kusut karena berlari tadi. Setelah merasa semuanya sudah rapi, gadis itu mengetuk pintu sang CEO dengan pelan.
Tok
Tok
Tok
"Permisi pak" ucap sang gadis yang ternyata asisten dari sang Ceo.
"Masuk" Sahut suara bass seorang pria.
"Maaf pak, saya terlambat" Ucap Gadis itu.
"Adalla Adeline!!! apa-apaan kamu ini. Hari ini kita akan meeting dengan perusahaan Alvaran Galaxy dan kau hampir terlambat."Teriak murka Ceo X'A kepada Adalla
"Maaf pak, saya bangun kesiangan" ucap Adalla sambil meremas rok yang dikenakannya karena mendengar suara sang Ceo meninggi.
"Saya tidak mau lagi mendengar alasan itu keluar dari mulut kamu kanaya. Persiapkan segalanya hari ini tangan kanan dari pemilik Alvaran Galaxy akan datang" Perintah Ceo yang bernama Raniel kepada Adalla.
"Baik, pak. Kalau begitu saya izin mempersiapkan berkas-berkasnya"
"Pergi, jangan lupa siapkan berkas-berkas untuk meeting" ucap Raniel sambil kembali berkutat dengan setumpuk dokumen diatas mejanya.
"Baik pak, kalau begitu Saya permisi" kata Adalla sambil melangkahkan kaki keluar ruangan.
...♥♥♥♥♥♥♥♡♡♡♥♥♥♥♥♥♥♥...
"Selamat datang, Pak kevin" sambut Raniel kepada Kevin yang baru saja memasuki ruang meeting.
__ADS_1
"Mulai meetingnya sekarang" perintah kevin.
"Baik pak, Pak kevin ini Adalla Adeline dia adalah sekertaris saya. Dia yang akan menjelaskan proposal meeting hari ini"ucap raniel sambil memperkenalkan kanaya yang duduk disampingnya.
"Hallo pak"sapa Adalla yang dari tadi berdiri disamping Raniel.
"Hmmm" dehem Kevin dengan mata yang tak lepas memandang kanaya. membuat Adalla menjadi risih dan gugup.
"Bisa kita mulai meetingnya, saya tidak punya banyak waktu" ucap Kevin datar.
"Baik pak, bisa anda lihat diproposal yang ada didepan anda itu adalah grafik perusahaan ini selama bertahun-tahun. Dan grafiknya tidak pernah menurun malah sebaliknya. Disini saya akan menjelaskan tentang barang yang akan kami salurkan keperusahaan Alvaran Galaxy" jelas Adalla sambil memperlihatkan beberapa produk dilayar monitor yang harganya bisa dikatakan WOW.
Dan
Bla
Bla
Bla
Bla
Satu jam berlalu
Prok
Prok
Prok
"Terima kasih, Pak. Saya merasa tersanjung atas pujian anda" sahut Raniel dengan senyum yang terus menghiasi wajahnya.
"Pak raniel, saya ingin sekertaris bapak itu bekerja diperusahaan bos saya dan ini adalah perintah"
"Ta..tapi pak"
"Tidak ada bantahan, Pak Raniel". ucap datar Kevin sambil memandang Raniel tajam setajam silet:-D
Hingga helaan nafas terdengar. Raniel pasrah dia tidak akan sanggup melawan utusan Alvaran Galaxy itu.bagaimanapun berkat Alvaran Galaxy perusahaan miliknya bisa berdiri hingga sekarang. X'A crop sangat berhutang budi pada Alvaran Galaxy yang sudah menyuntikkan data keperusahaan X'A crop.
"Baik pak. Adalla mulai bsok kau akan bekerja diperusahaan Alvaran Galaxy" ucap muthlak Rainel.
"T...t..tapi pak" gugup Adalla karena Adalla sudah nyaman dengan perusahaan ini.
"Tidak ada tapi-tapian, Adalla" sela Raniel cepat sambil menatap Adalla tajam.
"Kamu" tunjuk kevin keaarah Adalla yang hanya bisa menghembuskan nafasnya pasrah.
"Mulai besok datanglah keperusahaan Alvara Galaxy. Kau mengerti?" ucap Kevin datar seperti tembok.
"Baik pak"kata Adalla pasrah.
"Bagus" sahut kevin sambil melangkahkan kakinya meninggalkan ruang meeting dengan senyum yang selalu menghiasi wajahnya.
__ADS_1
Keesokan harinya
Adalla sudah berdiri didepan gedung pencakar langit yang sudah merangkap menjadi tempat dirinya bekerja. Adalla memasuki gedung tersebut dengan perlahan, semua orang menatapnya takjub karena penampilannya sekarang.
Sebuah kameja berwarna putih dengan bawahan rok spam diatas lutut, rambut sepunggungnya digerai, jam tangan bertengger manis ditangan kirinya dan jangan lupa sebuah kalung berbentuk Jangkar berwarna silver tampak sangat indah dilehernya.
Kalung tersebut merupakan pemberian dari orang yang dia sayang 2 tahun yang lalu dan entah dimana sekarang orang 'itu'.
Kanaya berjalan menuju meja resepsionist.
"Permisi" ucap Adalla kepada Resepsionis itu yang kanaya tau bernama Eva Karna tidak sengaja melihat tag name dibajunya.
"Iya, ada yang bisa saya bantu" jawab Eva sambil tersenyum.
"Begini, Saya ingin bertemu dengan pak Kevin. Saya adalah karyawan yang beliau tunjuk untuk bekerja disinu pada saat meeting kemarin"
"Pak kevin ada dilantai Empat puluh lima. Saya akan menelfon pak kevin dan mengatakan bahwa anda ingin menemuinya"
"Terima kasih" Ucap Adalla sambil melangkahkan kaki menuju Lift dan menekan Angka 45.
Tok.
Tok.
Tok.
"Masuk" sahut pria didalam ruangan.
ceklek
"Selamat pagi pak" sapa Adalla Sambil melirik keatas meja pria tersebut. Matanya tidak sengaja melihat papan yang berisi data orang tersebut, Directur kevin gufran wiliams.
"Pagi..Adalla Saya harap Kamu sudah membaca peraturan diperusahaan ini" Kata pak Kevin.
"Sudah pak"sahut dirinya.
"Jangan bandingkan perusahaan ini dengan perusahaan kecil milik bos mu yang dulu, sekarang kembali bekerja." jelas kevin.
"Baik pak" Kata Adalla sambil melangkah keluar ruangan, tanpa dia sadari ada seseorang yang memperhatikan gerak geriknya lewat sebuah CCTV yang terpasang di ruangan directur itu.
 _____________________________________________________
Nama Adalla Adeline.A mempunyai arti cantik,mempesona, dan berharga seperti berlian.
...---------------------Up--------------------...
...
jangan lupa Vote And Coment cerita Author yaa
...
Tertanda♥
__ADS_1
^^^Dikya_Lita💙^^^