
...Holla guyss...
...Typo bertebaran ...
...Langsung baca aja kuyyy^.^...
...Moga kalian suka♥...
...Selamat membaca♥...
...____________________________________________________________________________________________________...
Malam telah berlalu, matahari pun menampakkan dirinya malu-malu sehingga membuat sinarnya memasuki kamar seorang gadis yang masih betah tidur diQueen size miliknya, hingga suara pintu berdecit mengusik tidurnya.
Ceklek
"Nona sebaiknya nona bangun, tuan Qenan sudah menunggu nona dimeja makan" ucap pelayan dirumah Qenan. Tiba-tiba kilasan dimana Qenan meminta Adalla agar menemaninya seharian dikantor muncul diotak cantiknya, dengan tergesa-gesa Adalla memasuki Kamar mandi dan mulai membersihkan dirinya.
...
...
Sesampainya dimeja makan, Adalla dibuat terkesima dengan Setelan kantor yang dikenakan oleh Qenan, pasalnya warna bajunya dan Qenan sama- sama berwarna merah.
...
...
Adalla berjalan mendekati Qenan lalu duduk tepat disamping Qenan dan mulai memakan nasi goreng yang sudah tersedia dimeja makan. sementara Qenan hanya memakan Selembar roti dan segelas kopi panas.
tiba-tiba Adalla teringat dengan kalung yang dirampas oleh Qenan, ya meskipun itu kalung Qenan tapi Adalla tidak rela memberikannya kepada Qenan karna Adalla menyayangi kalung itu, lagipula Qenan telah memberikannya kepadanya jadi otomatis kalung itu menjadi kalungnya.
"Qen, dimana kalungku" tanya Adalla sambil menatap Qenan yang menatapnya juga.
Deg
Deg
Deg
Jantung Adalla seperti sedang lari maraton ketika melihat Qenan yang menatapnya intens.
Adalla dengan cepat memutuskan kontak mata dengan Qenan karna bertatapan dengan Qenan sangat tidak baik untuk kinerja jantungnya.
"Bukankah itu kalung saya?" tanya Qenan yang membuat Adalla bungkam.
"Y..y...yaa tapi kau telah memberikannya padaku otomatis sekarang kalung itu adalah milikku, bukan?"gugup Adalla sambil tersenyum manis kearah Qenan.
"Hmmmm" dehem Qenn sambil mengeluarkan sesuatu dari kantong jas miliknya.
Adalla terpesona melihat kalung yang dikeluarkan Qenan dari jas kantornya. Bentuknya unik, sekilas memang akan terlihat sama dengan kalung yang lain tapi yang membedakan warna kalung tersebut. Tapi jika dilihat lebih dekat maka pasti orang yang melihatnya akan terkejut pasalnya mutiara yang berbentuk kecil yang menghiasi kalung itu adalah mutiara asli dan termahal diasia. dan tanpa Adalla tau ternyata Qenan memasang alat penyadap dikalung itu untuk mengawasi gerak gerik Adalla tanpa sepengetahuan Adalla.
...
__ADS_1
...
Qenan pun bangkit dari duduknya memisahkan kalung itu dan memasangkan kalung yang berwarna silver keleher Adalla sedangkan kalung yang berwarna hitam dia menyuruh Adalla untuk memasangkan dilehernya.
"Wow ini sangat indah Qen, terima kasih" Heboh Adalla saat melihat kalung yang berwarna silver bertengger manis dileher jenjangnya.
"Mengenai kalung yang saya berikan kekamu, kamu hanya boleh menyimpannya saja sekarang kalung yang berada dileher kamu lah yang harus kamu jaga baik-baik" ucap Qenan panjang lebar yang membuat Adalla terpesona itu karena sejak mereka pacaran, Qenan enggan berbicara panjang lebar seperti saat ini paling banyak dalam sehari Qenan mengeluarkan suaranya untuk mengucapkan 11 Huruf saja tidak lebih.
"Pasti, Aku akan menjaganya sebaik mungkin" kata Adalla dengan senyum yang menghiasi bibirnya.
...◌⑅⃝●♡⋆♡LOVE♡⋆♡●⑅◌...
QENAN mengemudikan mobilnya membelah jalanan ibu kota yang membuat beberapa mobil berdecak kagum. Karna dibelakang mobil Aldrich terdapat lima mobil yang dengan setia mengawalnya kemanapun.
Sesampainya diparkiran perusahaannya, Qenan dan Adalla keluar dari mobil dan melangkah masuk kedalam perusahaan.
Pak Aarich tambah ganteng aja deh
Huaaa mama pak Aarich cool banget
Pak kevin juga ganteng
ihhh Pata hati dedek bang
"Pak kevin" teriak seorang gadis yang sedang berlari menuju kevin yang hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar.
"Tuan, nona saya izin untuk mengusir gadis bar-bar itu" tunjuk kevin kearah seorang gadis Sma dengan seragam yang ketat, rambut panjang yang dikuncir, sneaker putih, dan wajah yang cantik. yang dibalas anggukan kepala oleh Qenan dan senyuman Adalla.
Dengan segera Kevin menarik gadis bar-bar itu dengan kasar dan membawanya keluar dari perusahaan Qenan.
"Aww" ringis gadis itu saat kevin dengan sadisnya membenturkan tubuh gadis itu kebadan mobil miliknya.
"Kamu, saya sudah bilang jangan ganggu saya" geram kevin sambil mencengkram rahang gadis itu.
"Heh lo tu yaa, gue udah bilang terserah gue dong kalau mau sayang sama lo" ucap gadis itu sinis sambil menepis tangan kevin dari rahangnya.
"Kau" geram kevin sambil menunjuk gadis itu.
"Apa" tantang gadis itu.
Dan
Tiba-tiba
Cup
Tubuh kevin menegang ketika dengan lancangnya gadis itu mencium pipinya tanpa izin.
"Udah ya, gue pulang dulu. Bye bye ayang"heboh gadis itu yang membuat kevin langsung mengambil sapu tangan disaku jasnya dan menghapus jejak bibir gadis itu dipipinya.
Sementara ditempat lain seorang pria sedang menahan amarah yang menggebu-gebu karena perusahaannya terancam bangkrut.
"Kenapa bisa perusahaanku bangkrut dan bahkan tidak tersisa sedikitpun" Murka orang itu sambil meletakkan iPadnya kasar.
__ADS_1
Ya pria itu adalah Nealyon.
"Maaf tuan tapi banyak Investor yang menarik sahamnya diperusahaan. " Ucap Sekertaris Nealyon sambil menunjukkan beberapa investor yang menarik sahamnya.
"Aarrgghhh" kesal Nealyon sambil mengacak rambutnya.
"Aku akan ke perusahaan Bascel untuk membicarakan hal ini" Ucap Nealyon sambil melangkahkan kakinya menuju kemobil sportnya dan melajukan mobilnya menuju keperusahaan A'G Crop
Sesampai diperusahaan A'G Crop Nealyon bergegas masuk, lalu menaiki sebuah lift dan menekan angka 20.
Ting
"Selamat siang tuan Nealyon" Sapa sekertaris Bascel.
"Hmm. Apakah Bascel ada didalam" tanya Nealyon.
"Ada tuan, Silahkan masuk."
Ceklekk
"Bascel" panggil Nealyon ketika melihat Bascel yang sedang duduk dikursi kebesarannya, membelakanginya sambil menatap lurus kedepan yang menyajikan keindahan Taman Perusahaannya.
"Aku datang kesini untuk meminta bantuanmu Bascel, Perusahaanku hampir bangkrut hampir semua investor menarik sahamnya yang ada diperusahaanku."
"Bagaimana Kalau aku tidak mau?" Ucap Orang itu sambil Memutar kursi kebesarannya
Dan
BOOMMM
"Nice meet you, Nealyon" Ucap orang itu sambil tersenyum sinis kearah Nealyon yang ternyata bukanlah Bascel.
"Kau Kenapa kau diperusahaan Bascel" Ucap Nealyon sepontan sambil membulatkan matanya. Nealyon tau bahwa seseorang yang didepannya ini bukanlah orang sembarangan.
"Sayang sekali Orang-orang bodoh itu mengira Aku adalah Adik dari Bascel yang menjadikanku mudah untuk menguasai perusahaan ini meskipun Perusahaan ini tidak lebih dari sampah"
"Kurang ajar kau..dimana Bascel?" ucap Nealyon geram.
"Kau tenang saja teman tersayangmu itu aman-aman saja...saat ini dia pergi keJerman".
"Jadi Tuan Nealyon yang terhormat mengenai penawaranmu tadi aku setuju. Aku akan menyumbangkan uang keperusahanmu nominalnya bisa kau sebutkan Asalkan Kau melakukan apa yang aku suruh" ucap Orang itu sambil memberikan Cek yang kosong lalu meletakkannya diatas meja.
Yang harus kamu lakukan adalah.......
..._______ΦΦ•••______...
...
...
...Alhamdulillah Update.......
...Ada yang nungguin gak part ini♥...
__ADS_1
^^^Dikya_Lita💙^^^