
...Holla guysss...
...Gua Up!...
...Typo bertebaran...
...Jangan lupa vote yaaa...
...Selamat membaca♥...
...__________________________________________________...
...Izinkan aku melindungimu dan jika kau menolak aku tidak peduli karena keselamatanmu jauh penting dari pada apapun....
____________________________________________________________________________________________________
...
...
Pukul 14.00 Hampir sudah 6 jam lebih Adalla duduk kebosanan sambil menatap Qenan yang sedang berkutat dengan kertas-kertas didepannya yang jika dibentuk akan membentuk sebuah gunung.
Tok
Tok
Tok
"Masuk" ucap Qenan dingin.
Ceklekkk
Suara pintu yang dibuka memecah keheningan diruangan itu.
"Tuan nona syaila memaksa untuk masuk" lapor kevin sambil membungkukkan badannya.
Qenan menghela nafasnya kasar.
"Persilahkan dia masuk" ucap Qenan acuh Karenabagaimanapun wanita itu adalah orang yang telah melahirkannya.
"Qen, Mommy bawakan makanan untuk kamu, nak" ucap syaila sambil menunjuk sebuah paper bag yang dia bawah.
"Saya tidak lapar lebih baik anda keluar dari ruangan saya"
"T-tapi nak"
"KELUAR" sentak Qenan dingin.
Saat ingin melangkah keluar tanpa sengaja syaila melihat Adalla yang sedang duduk tidak jauh dari Meja kerja Qenan yang sejak tadi memperhatikan dirinya dan putranya itu.
"Adalla bukan?" tanya syaila sambil menghampiri Adalla.
"Maaf, anda siapa" ucap Adalla bingung Karena memang sejak SMA Qenan tidak pernah memperkenalkannya dengan orang-orang terdekat Qenan kecuali para sahabat Qenan, Karena menurut Qenan itu sama sekali tidak penting.
"Saya Mommy Qenan nak, pasti kamu Adalla yaa pacar kesayangan Qenan?" tanya Syaila sambil tersenyum lembut.
"Bukan pacar tante, lebih tepatnya mantan pacar" ucap Adalla sambil cengengesan.
__ADS_1
"Tante tidak peduli, Karena bagi tante kamu adalah kebahagiaan Qenan nak. Oiya bisakah kita bicara berdua ditaman perusahaan. Saya menunggu kamu disana" Ucap syaila sambil keluar dari ruangan Qenan.
Tidak ingin membuat Mommy Qenan menunggu lama, Adalla segera bergegas meminta izin ke Qenan dengan Alasan ingin ke toilet.
"Hmmm, tan" Panggil Adalla saat berhadapan dengan mommy Qenan.
"Adalla apakah kamu mau membantu saya?" Ucap Syaila sambil memegang tangan Adalla.
"Bantu apa tan"
"Oiya kamu jangan panggil tan, panggil saja mommy"
"Iya mom"
"Adalla maukah kamu membujuk Qenan untuk memaafkan mommy".
"Memaafkan?" Tanya Adalla yang binggung.
"Adalla mommy memiliki satu kesalahan besar dimasalalu yang membuat Qenan sangat membenci mommy"
Flashback on
Malam itu Qenan sangat bahagia karna hari itu merupakan Hari ulangtahun Qenan. Dia tertawa, dan bersenang-senang dengan teman-temannya.
Tapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, karna syaila datang bersama dengan seorang gadis yang memakai pakaian ketat bernama sherlyn. Sherlyn adalah anak dari teman mami Qenan dan mereka sepakat mau menjodohkan Sherlyn dengan Qenan tanpa persetujuan dari Grey.
Syaila pun mulai memperkenalkan sherlyn ke Qenan yang jelas-jelas menunjukkan raut wajah dingin saat melihat sherlyn yang memperhatikannya intens.
Sejak malam itu setiap hari sherlyn terus menempel dengan Qenan yang membuat Qenan risih dan puncaknya dimalam Universery kalian. Syaila yang saat itu sangat haus akan kekuasaan dan keegoisan tanpa pikir panjang mau menjodohkan Qenan dan Sherlyn dimalam itu dengan alasan memperkuat Tali silaturahmi dengan kedua orang tua sherlyn.
Sesampainya dirumah sakit, Grey langsung berteriak memanggil Dokter terbaik yang ada dirumah sakit miliknya.
Selama 3 jam lamanya Grey menunggu Qenan yang sedang diperiksa diruangan UGD.
Ceklekkk
"Katakan" Ucap Grey datar sambil berusaha menutupi wajah cemasnya.
"Karna benturan dikepalanya, tuan Qenan mengalami Amesia tuan" Ucap dokter yang menangangi Qenan.
"Kapan Amesianya akan sembuh"
"Maaf tuan kami tidak bisa
memperediksinya. Hmm tuan saya mohon undur diri" Ucap dokter itu sambil melangkahkan kakinya meninggalkan Grey yang masih membeku ditempat.
Sejak saat itu Grey menjadi orang yang sangat membenci istrinya karna telah melukai anak kesayangannya Qenan. Sedangkan Qenan yang tidak mengingat apapun selalu menuruti apa yang dikatan oleh maminya bahkan ketika syaila mengatakan bahwa sherlyn adalah tunangannya, Qenan percaya dengan sangat mudahnya.
Hingga waktu dimana Qenan dan Sherlyn pergi jalan-jalan dimall dimana bertepatan Hari Universery Qenan dan Adalla
Qenan Amesia selama satu setengah tahun dan hampir saja Qenan dan Sherlyn menikah. Untung saja ditengah Acara itu, tanpa sengaja seseorang menyenggol Qenan hingga terjatuh dan kepalanya membentur Sebuah Meja dan pada Akhirnya kilasan memory tentang dirinya dan Adalla Kembali.
Flashback End
Setetes Air mata Adalla jatuh ketika mendengar semua kebenaran tentang dua tahun yang lalu. Dia tidak menyangka bahwa wanita yang disampingnya ini sungguh kejam, bagaimana mungkin dia memukul kepala anaknya sendiri dengan Vas hingga Amesia selama satu setengah tahun lamanya hanya demi kekuasaan.
Tanpa fikir panjang Adalla segera berlari meninggalkan Syaila yang menatapnya sedu.
__ADS_1
...●♡⋆♡LOVE♡⋆♡●...
"Pak Kevin" ucap sepontan Adalla saat melihat kevin ada didepan pintu ruangan Qenan.
"Nona Adalla, ada apa nona?"
"Pak kevin mau apa keruangan, Qenan? Lalu apa yang ada ditangan pak kevin" tanya Adalla yang memang penasaran dengan kotak yang dibawah oleh Kevin.
"Nona sebaiknya anda jangan memanggil saya pak panggil saya kevin"
"Hmmm baiklah k-ke-vin"
"Oiya ini Ada sebuah bingkisan untuk Anda nona, saya menemukan bingkisan ini dilift" Ucap Kevin sambil menjulurkan kado yang ada ditangannya ke Adalla.
"Dengan ragu Adalla mengambil bingkisan itu yang ternyata terdapat namanya diatas pita yang membungkus bingkisan itu.
"Baiklah kevin,terima kasih" ucap Adalla sambil membuka pintu ruangan Qenan dan berjalan masuk.
Ceklekk
"Apa isi dari barang yang kau bawa" tanya Qenan yang sedang duduk disofa dan hanya menggunakan kameja berwarna putih dengan lengan kemeja yang dia gulung hingga siku serta setelan jas yang menggantung dibelakang sofa.
"Hmmm entahlah Qen, aku juga tidak tau tapi kata kevin dia menemukan kado ini dilift" ucap Adalla sambil membuka bungkus bingkisan yang berbentuk kotak yang sudah dia letakkan diatas meja.
AAAAAAAAA
Jeritan Adaa membuat Kevin berlarian keruangan Qenan dengan tergesa-gesa sedangkan Qenan spontan melihat apa isi kado yang ada diatas meja.
Sebuah bangkai kucing dengan darah yang mengalir diseluruh tubuhnya.
"KEVIN"murka Qenan.
"Iya tuan, ada apa?"
"Ada apa kau bilang, liat isi kado itu kenapa kau bisa seceroboh itu kevin.... " murka Qenan sambil menginjak tangan kevin yang sedari tadi menundukkan tubuhnya.
Kreekk
Arggggg
...•••~ΦΦΦ~...
...Akhirnya Up!...
...Jangan lupa vote yaaaa....
...Jangan malesss vote....
...Gak boleh😂...
...Maap yaa kalau banyak Typo...
...Next Part Akan Ada Hal seru Loo♥♥...
...Tungguin yaaaa...
...See youu!!!!!...
__ADS_1