Si Cilik Super Jenius

Si Cilik Super Jenius
Kejahilan Star Di Hari Pertama Sekolah


__ADS_3

"Anak-anak harap tenang! Starla kamu duduk di bangku yang kosong itu ya! " Ucap Bu Senyorita wali kelas ku menyuruh anak didik nya untuk diam sambil menunjuk bangku yang paling depan.


Aku menoleh kepada Bu Senyorita sambil tersenyum manis "Of Course Ma'am". Kataku.


Aku pun menghampiri bangku yang di tunjuk oleh Ibu senyorita wali kelas X IPA-1.


"Kenalin gue Amira panggil aja gue Mira." Ucap teman sebangku ku tiba-tiba sambil mengulurkan tangan, hal itu sontak membuatku terkejut tapi keterkejutanku tidak berlangsung lama aku pun tersenyum dan membalas uluran tangan itu " Aku Starla kak panggil aja aku Star. " Ucapku sambil duduk dan memperkenalkan diri kembali.


"Kalo lo butuh apa-apa lo bisa minta bantuan sama gue, gue ketua kelas di sini. " Ucapnya sembari tersenyum ramah dan di balas anggukan oleh ku.


Setelah itu aku beserta Kak Mira fokus pada pelajaran yang di berikan Bu Senyorita. Dan tentu saja aku sangat bersemangat karna ini adalah pelajaran pertama ku yang aku pelajari di Indonesia.


~*~*~*


Bel sekolah berbunyi menandakan jam istirahat pertama, saat aku hendak berdiri tiba-tiba bangku yang aku dan Kak Mira tempati di datangi oleh 2 orang siswa laki-laki yang usianya kira-kira berbeda 3 tahun denganku.


"Hai kenalin nama gue Nathan cowok paling ganteng di kelas ini." Ucap salah satu siswa yang baru ku ketahui benama Nathan. Dia lalu mengulurkan tangan kanan nya di hadapanku dan tangan kirinya membenarkan posisi rambutnya.


" Ya, ka..."


Baru saja aku ingin membalasnya tapi seseorang malah memotong perkataanku.

__ADS_1


"Preet! Paling ganteng, yang ada paling banyak pacarnya. " Kata siswa yang ada di samping kak Nathan.


Iiiiih ...nggak sopan banget sih main nyalip omongan orang aja. Udah kayak angkot aja tau .Batinku karena kesal.


Sontak yang di maksud menoleh ke asal suara sambil menatap nya dengan tatapan sinis " Apa-apaan sih lo ganggu orang yang lagi usaha aja." Kata kak Nathan yang baru aku ketahui nama nya.


"Lo jangan mau sama dia, dia itu fakboy. Mendingan lo kenalan nya sama gue aja. Gue Dirga koordinat keamanan, kalo lo di ganggu sama orang kayak dia." Sambil menunjuk Kak Nathan. "Lo bisa minta batuan sama gue. Dan kebetulan gue jomblo." Katanya sambil mengulurkan tangan kananya mengimbangi tangan Kak Nathan. Tangan kirinya mengusap tengkuk nya sembari tersenyum kikuk.


Kok jadi kayak lagi promosiin diri atau gimana sih ? Rasanya kayak lagi dikasih pilihan barang deh..Haha..! Tenang aja kak bukan aku yang bakalan minta bantuan sama kakak tapi kalian yang bakal minta bantuan sama aku! Batin ku sambil tersenyum jahil.


"Eit dah, main nyosor aja tuh tangan,lo nggak lihat tangan gue. "Kata kak Nathan kesal.


Ini malah pada debat lagi. Kesel deh liat orang debat! Kan Star yang biasanya debat! Kalo udah kayak gini rasanya Star mau teriakin mereka biar nggak debat. Sabar Star sabar, hari ini kamu harus jadi anak yang kalem dulu, Ok. Batinku kesal sambil menonton adegan debat di hadapanku yang mirip debat Capres ,Cawapres.


" Ya ada lah, gue yang duluan ngenalin diri harusnya gue duluan yang jabatan tangan sama dia." Kesal kak Nathan.


"Kayaknya lo nggak usah kenalan sama dia, biarin aja gue yang kenalan sama dia. So, gue kan masih belom punya pacar nggak kayak lo, pacar lo di mana-mana. " Kata kak Dirga agak marah.


Lho ,kok malah bawa-bawa masalah pacar sih? Emang siapa juga yang mau sama mereka? ...Eh, kok aku jadi Ke-GR -an gini ya? Batinku bertanya-tanya.


"Diam, lo nggak usah ikut campur urusan gue, lo pasti iri kan sama gue."Ucap Kak Nathan marah.

__ADS_1


Aku melirik Kak Mira yang sedari tadi duduk di samping ku. Aku melihat nya sedang menatap malas ke arah Kak Nathan dan Kak Dirga. Aku ingin meminta bantuan nya tapi aku mengurungkan niat ku karna aku ingin melihat seberapa lama mereka mengulurkan tangan mereka sambil berdebat.


Tuh tangan nggak pegel diulurin terus kayak gitu, Star aja bosen lihat mereka ngulurin tangan terus. Mereka nggak sadar apa atau gimana? Batinku.


Aku melirik Kak Mira yang sudah mulai marah dengan pertengkaran Kan Nathan dan Kak Dirga. Sedangkan Kak Dirga dan Kak Nathan masih sibuk berdebat. Hal itu membuat ku memikirkan hal yang jahil dan melupakan bahwa aku berniat menjadi anak yang anggun hari ini.


Aku sesekali melirik ke arah Kak Nathan, Kak Dirga dan Kak Mira supaya mereka tidak curiga dengan apa yang akan aku lakukan. Lalu aku masuk ke kolong bangku ku, beruntung postur tubuhku slim dan dengan mudah aku bisa masuk ke kolong bangku ku itu. Dan aku pun melancarkan aksi kejahilan ku, aku buka ikatan tali sepatu Kak Nathan dan Kak Dirga lalu aku satukan ikatan tali sepatu mereka dengan cara menyilangkan tali sepatu kepada lawan debat mereka masing - masing dan mengikat tali sepatu mereka dengan ikatan yang rumit hasil belajarku di pelatihan School Scout, India. Mungkin jika di Indonesia biasa di sebut dengan sebutan Sekolah Pramuka ya seperti itu lah kira-kira.


Aku pun keluar dari kolong bangku itu dengan hati-hati dan kembali duduk dengan ekspresi wajah biasa-biasa saja agar tidak ada yang menyadari apa yang telah aku lakukan .


Haha... tinggal nunggu adegan guling-guling nya aja deh.. Makanya jangan suka debat, jadinya di kerjain kan sama Star. Kalo Star nggak suka, Star bakalan ngelakuin hal yang di sukain sama Star. Star udah bisa tebak sifat Kak Mira kayak gimana, so dia kan ketua kelas dan jarang ada ketua kelas cewek kalo nggak galak. Dan Kak Mira bakalan bantu kejahilanya Star... Haha pokoknya selamat ambruk. Batinku sambil tersenyum jahil .


"What?? apa? gue iri sama lo? buat apa hah? gue iri sama lo. " Ucap kak Dirga yang tidak terima oleh ucapan Kak Nathan.


"Ya emang gitu kan kenyataannya lo iri sama gue karna cewek-cewek lebih suka sama gue kan. "Kata kak Nathan mulai menyulut emosi Kak Dirga, sedangkan aku menjadi penonton setia yang sedang menunggu hasil debat atau adegan yang ku tunggu-tunggu.


Aku pun sesekali melirik Kak Mira untuk melihat bagaimana ekspresi wajahnya saat menanggapi perdebatan antara Kak Nathan dan Kak Dirga. Dan yang aku tunggu-tunggu akhirnya tiba juga dari mulai ekspresi Kak Mira yang santai mulai berubah menjadi marah dan......


**BUUKK.....


HALLO GUYS DUKUNG TERUS NOVEL BARUKU. AGAR AKU SEMANGAT BUAT KARYA INI YANG PASTINYA BAKALAN SERUUUU**.....

__ADS_1


__ADS_2