Si Cilik Super Jenius

Si Cilik Super Jenius
Setan Berwujud Makanan


__ADS_3

DI DALAM MOBIL


Aku mencoba untuk fokus menatap ke arah depan tapi aku tidak bisa. Aku mencoba memainkan Hand Phone ku tapi hasilnya nihil karena adanya godaan-godaan setan yang berwujud makanan dan selalu ingin menggodaku untuk melahap mereka. Aku hanya bisa memandangi mereka dari dalam mobil menuju rumah.


Sejak aku keluar dari Gerbang Sekolah mataku tidak bisa lepas dari para toko atau pedagang kaki lima yang ada di pinggir jalan. Entah karena mungkin sudah lama aku tidak tinggal di Indonesia atau mungkin ini salah satu tipu daya setan untuk menggodaku karena aku sedang berpuasa.


Apalagi saat aku melihat makanan khas Jakarta yaitu Kerak Telor yang tidak akan aku dapatkan di tempat tinggalku dulu di India. Aku semakin menginginkanya.


Dan untungnya sekarang aku akan menetap di Indonesia dan aku akan bebas melahap makanan-makanan yang kini seakan sedang melambai-lambai memintaku agar segera melahap mereka.


Tapi tidak untuk sekarang karna aku harus


menahanya, Karna walaupun godaan mereka kuat maka Iman ku lebih kuat. Aku hanya takut kalau aku akan Makhruh jika terus melihat si penggoda Iman itu .


Aku membuka buku tulis ku, lalu aku membaca pelajaran yang kudapatkan dari Bu Guru Senyorita tadi pagi. Tapi rasa bosan membuatku mengantuk aku menutup wajah ku dengan buku yang sedang aku pegang dan aku pun malah tertidur di dalam mobil.


******


"Neng Starla, Bangun Neng kita sudah sampai! " Aku mendengar suara seseorang yang memanggil namaku. Aku pun mengerjapkan mataku dan menggeliat lalu aku mengedarkan pandanganku. Benar saja ternyata aku sudah sampai rumah dengan selamat.


"Makasih ya Mang udah ngebangunin Star." Ucapku sambil berusaha membuka pintu.


"Sama-sama Neng, Lagian kalau sama Amang nggak di bangunin Eneng nya. Nanti Eneng ikut Amang ke Garasi atuh. Ucapnya membuat aku tertawa.


(Amang/Mamang \= Paman dalam B. Sunda. Neng/Eneng \= Nona dalam B. Sunda).


"Hahaha... Amang bisa aja. Hayu Mang, Star lebeut heula ka Bumi . " (Mari Om, Star masuk dulu ke Rumah).


Aku pun keluar dari mobil dan bergegas menuju pintu.


Aku mendorong handle pintu.


"Assalamu'alaikum warohmatullohi ta'ala Wabarokaatuh. " Salamku sambil melangkahkan kaki kanan ku memasuki rumah.


"Wa'alaikumusalam warahmatullahi wabarakaatuh." Seseorang menjawab Salam ku.


"Umi !! " Teriaku sambil berlari ke arah Umi .

__ADS_1


Iya, Umi dan Abi adalah sebutan bagi kedua orang tua ku. Walaupun kami tinggal di Negara lain tapi aku tetap dari keluarga pesantren dan orang tua ku mengajarkan aku beserta kedua Kakak ku untuk selalu berpegang dalam tradisi.


"Eit.. Jangan lari-lari sayang nanti jatuh. " Ucap Umi ku dengan raut wajah cemas.


Seketika aku memperlambat langkahku lebih lambat dari seekor kura-kura. Mungkin bisa di bilang aku sedang memarodikan cara berjalan kura-kura yang sangat lambat. Umi hanya terkekeh melihat tingkahku.


" Nggak gitu juga sayang sini jalan nya biasa aja ya. " Ucap Umi lembut sambil mengayunkan telapak tanganya memintaku segera mendekat.


"Iya Mi. " Jawab ku sambil berjalan normal dan berhenti memarodikan kura-kura .


Aku segera mengambil tangan Umi lalu mercium tanganya. Umi pun mengelus lepalaku dengan lembut.


"Kok pulangnya cepet sayang ini kan belum waktunya pulang. " Tanya Umi sembari mengajaku ke arah sofa.


Aku pun mendaratkan tubuhku di sofa ruang keluarga " Iya Mi, Tadi itu kata Bu Guru semua staf Guru di sekolah mau ngejengukin Pak Kepsek. Katanya Pak Kepsek lagi sakit. " Jelas ku berkata jujur.


"Innalillahi Wa Innailaihi Roji'un. Semoga Pak Kepala Sekolah kamu cepet sembuh ya Nak. " Ucap Umi dengan wajah prihatin.


Aku mengerutkan dahiku ."Kok Innalillahi sih, Kan Pak Kepsek nya belum meninggal Umi, Pak Kepsek itu cuma sakit. "


" Iya Umi sakit itu musibah karna nggak bisa makan makanan enak soalnya banyak aturan, Terus juga kalau makan suka pahit di lidah jadinya kalau orang sakit itu suka kurus kayak triplek. Makanya Star nggak mau sakit nanti Star kayak triplek. " Jawab ku menjawab pertanyaan dari Umi.


"Jadi sekarang kamu udah ngerti kan sayang kenapa Umi ngucapin itu? " Tanya Umi seperti memastikan.


Aku pun mengangguk " Udah Umi makasih ya buat ilmunya. "


"Iya sayang sama-sama, Udah jadi kewajiban Umi buat ngajarin kamu kalau kamu nggak tahu. Ya udah kamu ke kamar dulu gih ganti baju. " Perintah Umi.


" Sumuhun Umi ku sayang. Lagian Star juga udah nggak nyaman pake baju Sekolah mulu bau acem." Ucap ku sembari berdiri lalu bergegas menuju kamarku.


(Sumuhun \= Baiklah dalam B. Sunda).


DI KAMAR STAR


Aku langsung menyimpan tasku dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah membersihkan diri di kamar mandi aku langsung masuk ke Walk In Closet untuk memakai pakaian ku. Aku memakai pakaian gamis berwarna merah muda dengan motif bunga mawar merah serta tidak lupa dengan pasmina berwarna merah muda.


Allahu Akbar, Allahu Akbar

__ADS_1


Allahu Akbar, Allahu Akbar


Aku mendengar Adzan berkumandang memanggil para makhluk Allah untuk melaksanakan ibadah kepada-Nya.


Tentu saja aku langsung mengambil Wudhu dan langsung melakukan ibadah kepada sang illahi dengan penuh ketenangan dan kehusyukan. Setelah aku Shalat Ashar aku melakukan Dzikir menyebutkan asma-asma Allah yang di sebut Asmaul Husna, mengagungkan Nama nya dan berdo'a kepada-Nya mengadukan keluh kesah ku dan mengucap Syukur atas nikmat yang telah diberika-Nya. Tidak ada tempat mengadu yang paling menenangkan hati selain mengadu kepada-Nya Tuhanku Allah SWT Tuhan semesta alam.


Setelah selesai dengan aktivitas beribadahku, aku bergegas mencari Laptop ku untuk membalas Email dari teman-teman yang ku tinggalkan di India.


"Eh? Laptop Star dimana ya? Kok Star cari-cari nggak ada di kamar. " Aku terus mencari Laptop ku.


"Laailaaha illallah. Masya Allah Ya Rabb! Star lupa, kan Laptop nya ada di Pantry. Waktu Star sahur Star sempet mainin Laptop nya! Kenapa Star jadi pelupa gini sih! Ya udah Star cari dulu deh di Pantry semoga belum di kemana-manain. " Aku berbicara sendiri sambil menepuk dahiku.


Aku bergegas keluar kamar dan segera menuruni anak tangga. Kemudian aku pergi ke arah ruangan Pentry. Aku langsung mencari dimana letak keberadaan Laptop ku yang kalau tidak salah aku meletakanya di meja Pantry.


"Nah ketemu! Akhirnya sobat Star ini ketemu juga! Star udah cari-cari kamu loh dari tadi! Hahaha.... Ada-ada aja Star malah ngobrol sama Laptop sendiri hahaha "


Saat aku hendak melangkahkan kedua kakiku menuju keluar Pantry. Tiba-tiba langkahku terhenti saat aku berada di depan Pantry yang berisikan berbagai makanan.


Glek


Aku meneguk saliva ku sendiri.


"Astaghfirullaha'adzim Star jangan dilihatin melulu nanti kamu Makhruh lagi, atau yang lebih parah lagi mungkin entar kalau batal gimana? No, no, no! I Don't Want. Bisa rugi atuh Star nantinya orang cuma beberapa jam lagi! Awas ya para setan yang gangguin Star, Star bakalan buktiin sama kalian bahwa Star bakalan bisa sampai Maghrib! "


Aku pun segera masuk kamar dan membuka Email dari teman-temanku di India.


******


Hallo guys mohon dukungannya ya tinggal klik,


Like 👍


Favorite ❤


Vote


Serta tulis coment kritik atau saranya yaaa... Terima kasih. 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2