Si Cilik Super Jenius

Si Cilik Super Jenius
Kak Angel


__ADS_3

Tiba-tiba.....


" Sayang.. "


Teriak seorang siswi berambut panjang sepunggung, memakai rok yang lebih pendek dari yang seharusnya di pakai oleh siswi serta memakai pakaian yang sukup ketat dengan raut wajah khawatir. "Sayang kamu kenapa? " Ucap nya dengan nada suara yang manja sambil mendekat ke arah Kak Nathan.


Siswi itu membantu Kak Nathan untuk berdiri sedangkan Kak Dirga di biarkan berdiri sendiri, mungkin memang nasib orang jomblo.


" Sayang kamu nggak papa kan? Yang mana yang sakit? Ada yang luka nggak? Kenapa bisa jatuh gitu. " Kata siswi itu dengan rentetan pertanyaan sambil mengecek tubuh Kak Nathan takut ada luka.


" Aku nggak papa kok sayang. " Ucap Kak Nathan menenangkan siswi tersebut .


" Yakin? Kalo kamu kenapa-napa kan aku yang sedih. " Jawabnya manja sambil mengerucutkan bibirnya.


"Iya aku nggak apa-apa, eh.. By The Way kamu mau ngapain ke sini. " Ucap Kak Nathan.


"Ya elah Than, dia itu kan pacar lo ya jelas lah dia kesini tuh mau nyariin lo. Lo jadi cowok tuh peka an dikit napa, Jangan pacar aja yang... Mpph. " Ucap Kak Dirga terpotong karna kakinya sengaja di injak oleh Kak Nathan.


" Aww.. Sakit tahu! " Kata Kak Nathan sambil meringis.


" Emangnya kenapa? aku nggak boleh ke kelas kamu? apa aku nggak boleh ketemu sama pacar aku sendiri? " Kata siswi itu kesal.


" Ya bolehlah sayang." Kata Kak Nathan sabil memegang tangan siswi itu. " Tapi kan kita bisa janjian di Kantin kek apa dimana biar enak ngobrolnya. " Katanya lagi sambil masih memegang erat tangan nya.


Siswi itu terlihat sangat kesal " Kamu tuh gimana sih kamu lupa ya, Kalau kita itu kan udah janjian di kantin. Dan aku udah nungguin kamu dari tadi bahkan aku belum makan gara-gara kamu nggak datang mulu." Katanya sambil merajuk.


"Ehemm... Kacang rebbuuss..... " Ucap Kak Dirga menyindir Kak Nathan dan siswi itu karna mereka mengobrol seakan dunia milik mereka berdua.

__ADS_1


Karna kedatangan Siswi itu mereka melupakan kejadian yang baru saja terjadi dan tidak mencari tahu penyebab nya.


Bagus deh kalau mereka nggak nyadar , Kalau Star yang udah ngerjain mereka. Haha.... Bagus juga ya Star ngegunain simpul itu. Batinku sambil tersenyum.


" Apaan sih lo! "Kata Kak Nathan menatap Kak Dirga dengan tatapan sinis. " Maaf sayang aku lupa kalau aku udah janjian sama kamu tadi di Kantin aku ada urusan tadi sebentar makanya aku lupa, maafin aku ya. " Kata Kak Nathan mencoba membujuk Siswi itu.


" Urusan godain cewek lain? " Ucap Kak Mira menimpali uacapan Kak Nathan. Sontak membuat Siswi yang merupakan kekasih dari Kak Nathan menoleh ke asal suara sambil menatap dengan tatapan selidik. " Apaan lo lihatin gue kayak gitu? lo kira gue yang di godain sama si Fakboy cap kadal itu? Sorry yah gue nggak tertarik sama cowok kayak gitu. " Tutur Kak Mira seakan mengerti arti dari tatapan dari Siswi itu.


Lalu Siswi itu menoleh lagi ke arah Kak Nathan dengan tatapan yang sulit diartikan. Dan kemudian dia baru menyadari keberadaanku yang dari tadi menyaksikan drama mereka. Dia meliriku sinis dan memandangku dari atas sampai bawah dengan tatapan tidak suka.


Aku mengerutkan dahiku. Ngapain ngelihatin Star kayak gitu, emang ada yang salah sama Star sampai lihatinya kayak gitu. Star nggak suka! Batin ku .


"Oooh ... Ada murid baru, Pantesan betah di kelas. " Ucap nya sambil menoleh ke arah Kak Nathan. " Pasti dia kan yang nge buat kamu lupain aku, dan pasti sebentar lagi kamu bakalan ninggalin aku karna dia kan. " Ucap Siswi yang tidak ku ketahui namanya itu sambil menunjuk ke arah ku tapi arah tatapan nya masih mengarah ke arah Kak Nathan dan seakan meminta penjelasan.


Lho kok jadi bawa-bawa Star sih emang salah Star apa? Star cuma jahilin Kak Nathan sama Kak Dirga doang dan kalau ketahuan juga harusnya kan mereka yang marah. Batinku bertanya-tanya tidak mengerti.


"Heh Angel! Lo jangan bawa-bawa dia ya dia itu nggak tahu apa-apa. Emang cowok lo aja yang tadi ngajak kenalan duluan sama dia, Lo kan tahu sendiri kalau cowok lo kayak gimana. "Ucap Kak Dirga kepada Kak Angel yang baru aku ketahui namanya.


Teeet.... teeeet.... teeeeet !!!


Tiba-tiba bel berbunyi tiga kali menandakan waktu istirahat pertama selesai.


" Tuh kan gara-gara kalian gue sama Star nggak sempet ke Kantin. Ini semua berawal dari perdebatan kalian! " Ucap Kak Mira kesal karna dia belum sempat makan di Kantin.


"Ya kan ada waktu istirahat kedua nanti, waktunya lebih panjang lagi. " Kata Kak Dirga berusaha membela diri.


"Terus kalau ada waktu istirahat yang lebih panjang kalian mau debat lagi iya? " Kata Kak Mira marah.

__ADS_1


Kak Dirga bingung harus menjawab apa karena berdebat dengan Kak Mira yang ada hanya akan membuahkan kekalahan.


" Maksud gua bukan git.... " Ucap Kak Dirga yang terpotong .


" Terserah lo aja, gue nggak mau denger alasan lo, lo lagi. Sekarang lo berdua duduk di bangku masing-masing! " Perintah Kak Mira kepada Kak Nathan dan Kak Dirga sembari mengarahkan jadi telunjuknya ke arah bangku mereka masing-masing.


" Dan lo. " Ucap Kak Mira sambil menunjuk Kak Angel. " Pergi ke kelas lo jangan sampai gue laporin lo ke Guru BK." Ucap Kak Mira sembari menunjuk ke arah pintu keluar.


" Sayang aku tunggu penjelasan kamu kalau kamu nggak ngejelasin apa-apa kita putus. " Ucap Kak Angel lalu melangkahkan kakinya luar.


" Sayang! " Panggil Kak Nathan kepada Kak Angel yang sudah keluar kelas X IPA-1.


" Lo duduk atau gue laporin lo ke Guru BK" Ancam Kak Mira saat Kak Nathan hendak menyusul kekasihnya.


Sedangkan Kak Dirga sudah duduk terlebih dahulu karna bagaimana pun dia adalah Koordinat Keamanan kelas dia harus memberikan contoh yang baik bukan hanya mengamankan Siswa-siswi yang membuat keributan di kelas.


" Ok Fine. Gue duduk. " Ucap Kak Nathan pasrah karna dia juga tidak mau di laporkan ke Guru BK , Ditambah lagi dia tidak akan menang jika berdebat dengan Kak Mira.


******


Semua Siswa-siswi kelas X IPA-1 sudah masuk ke dalam kelas dan sudah duduk rapih di bangku masing-masing. Sambil menunggu Guru piket para siswa dan siswi terlihat mengobrol dan bercanda gurau sampai keadaan kelas mulai gaduh dan berisik. Kak Dirga langsung menyuruh mereka diam sampai Guru pun datang.


TOLONG BANTU KARYA AUTHOR YA DENGAN CARA


LIKE šŸ‘


FAVORITEā¤

__ADS_1


COMENT


DAN VOTE ..TERIMA KASIH


__ADS_2