
" Assalamualaikum, Selamat siang anak-anak " Sapa Bu Guru saat melangkahkan kakinya ke dalam kelas.
"Waalaikum salam, Siang Bu." Ucap seisi kelas kompak seperti sedang paduan suara.
" Ok. anak-anak sekarang Ibu akan mengumumkan bahwa jam pelajaran Ibu akan kosong. " Ucap Bu Guru lalu menghela nafas. " Ibu akan menjenguk Pak Kepala Sekolah karna beliau sedang sakit dan para staf Guru juga akan ikut menjenguk, jadi hari ini kalian pulang lebih awal. "
Setelah menyampaikan pengumuman itu Bu Guru mengucapkan salam lalu pamit dan melangkahkan kakinya keluar kelas.
Reaksi dari penghuni kelas berbeda-beda ada yang menunjukan ekspresi sedih mungkin karena ikut sedih mendengar Pak Kepala Sekolah sakit atau mungkin karna karna tidak jadi belajar, Entahlah yang jelas ekspresi nya seperti itu. Ada yang malah gembira dengan mata yang berbinar-binar dan malah ada yang segera keluar kelas setelah Bu Guru keluar.
Aku pun merasa ikut sedih mendengar keadaan Pak Kepala Sekolah, Tapi aku hanya bisa mendoakanya. Dan juga aku merasa sedih karna hari pertama ku sekolah malah mendapatkan jam kosong. Tapi di sisi lain aku merasa sedikit senang karna aku bisa pulang lebih cepat dan aku bisa menghindari godaan-godaan makanan khas Indonesia yang sudah lama ingin aku lahap tapi harus aku tahan sampai Maghrib karna aku sedang berpuasa .
Ya aku sedang berpuasa lebih tepatnya aku sedang menjalankan puasa Sunnat hari Senin, Makanya sedari tadi aku mencoba untuk menjadi anak yang kalem agar aku tidak berdebat dan malah akan menyulut emosiku, Karna berpuasa bukan hanya menahan godaan makanan dan minuman agar tidak melahapnya tapi juga menahan nafsu, Baik itu nafsu amarah ataupun nafsu lainya . Ya.. pokoknya nafsu lah aku kurang tahu mengenai nafsu selain nafsu emosi atau amarah. Tapi tetap saja walaupun aku sedang berpuasa tapi sikap jahil ku masih ada.
"Star kita keluar yuk! Yang lain udah pada bubar tuh. " Ucap Kak Mira mengajaku untuk keluar kelas.
Aku menoleh kearah Kak Mira lalu tatapan ku beralih menatap sekeliling yang memang sudah kosong" Eh, iya Kak udah pada bubar ya, Ayo Kak kita keluar !" Ucap ku sambil berdiri dan melangkahkan kaki menuju pintu bersama Kak Mira.
Aku dan Kak Mira sedang berjalan di koridor atau lorong sekolah yang melewati beberapa kelas dan di ujung koridor ini terdapat perempatan yang menghubungkan antar koridor yang mempunyai arah bangunan masing-masing .
Aku berjalan di koridor sekolah dan sudah melewati beberapa kelas. Tapi aku hanya terdiam dan tidak berkata apa pun walaupun saat ini aku sedang berjalan beriringan dengan Kak Mira. Merasa di perhatikan aku pun menoleh ke samping kanan dan mendapati Kak Mira yang sedang menatap ku.
" Lo kenapa sih Star lo sakit? atau nggak enak badan? Dari tadi diam terus apalagi pas gue lihat muka lo yang murung gitu.
Gue kan jadi khawatir Star. So, gue ini kan ketua kelas lo dan lo itu masih tanggung jawab gue karna ini masih area sekolah. " Ucap Kak Mira dengan raut wajah yang terlihat sangat khawatir.
" I'm fine, No problem. " Ucap ku singkat, Sambil tersenyum.
" Mulut sama sikap lo beda. Lo bisa ngomong gitu tapi sikap lo yang ngebuat gue nggak percaya. " Tutur Kak Mira.
__ADS_1
Kami pun sudah sampai di ujung koridor dan berbelok ke arah kanan menuju parkiran Sekolah.
" Star nggak papa kok Kak. Star baik-baik aja, Star cuma kepikiran sama Pak Kepsek yang lagi sakit semoga aja dia cepat sembuh ya. " Ucapku setengah jujur tapi aku tidak berbohong.
Karna memang salah satu penyebab aku diam karena aku sedang memikirkan Pak Kepsek .Tapi alasan yang tidak ku utarakan dan memilih diam adalah karna aku sedang berpuasa aku takut jika terus berbicara cerewet akan mengundang perdebatan yang menyulut emosiku. Bagaimana jika puasa ku batal?
"Yakin nggak apa-apa? Kalau lo sakit kita bisa ke UKS bentar. " Ucap nya lembut.
Gila!! Beda banget sama yang tadi, kalau diibaratin mah dia kayak perpaduan Harimau sama kucing, Tadi dia galaknya minta ampun tapi sekarang lembut banget. Batinku.
"Nggak apa-apa kok, Star Alhamdulillah sehat Kak.Star kan kuat." Ucapku sambil menunjukan otot lengan ku.
"Hahaha.... Kamu tuh lucu banget sih Star!" Ucap Kak Mira sambil tertawa. "Ya udah karna hari ini hari pertama kamu masuk Sekolah Gemilang ini aku ucapkan 'Welcome to my School'. Ucap Kak Mira sambil merentangkan tangan nya seperti sedang berusaha menghiburku.
Aku pun tertawa melihat tingkah Kak Mira yang hampir sama seperti diriku." Hahaha... Kak Mira juga lucu tahu, Hahaha... " Ucapku
Setelah itu tidak ada perbincangan antara aku dan Kak Mira kami hanya tersenyum dalam pikiran masing-masing sampai akhirnya kami sampai dia area parkiran.
" Ouh iya, kita belum tukeran No telpon atau ID LINE gitu, Supaya kita bisa lebih akrab. " Ucap Kak Mira sambil mengeluarkan Hand Phone nya dari dalam saku bajunya.
"Oh iya Kak, Kita belum tukeran ya." Ucap ku sambil melakukan hal yang sama yaitu mengambil Hand Phone ku dari dalam tas ku. " Bentar ya Kak Star nyalain dulu Hand Phone nya, Tadi Hand Phone nya sengaja di matiin waktu di kelas." Kataku sambil menyalakan Hand Phone yang sedang aku genggam.
"Kok di mati daya in Star? " Tanya Kak Mira.
Aku pun menoleh ke arah Kak Mira " Iya Kak sengaja Star matiin, soalnya takut ganggu pas belajar. Nanti kalau Hand Phone nya bunyi kan gawat, bisa buyar konsetrasi belajarnya Star." Kataku menjawab pertanyaan Kak Mira.
Kak Mira mengangguk-anggukan kepala nya mungkin tanda mengerti. Hand Phone ku pun sudah menyala kembali dan aku segera membuka apl Line ku untuk berbagi ID LINE .
"Ini Kak ID LINE aku, Kakak Save yaa. " Kataku sambil memperlihatkan ID LINE ku.
__ADS_1
"Oh iya, Udah gue Save ." Ucap Kak Mira sambil memasukkan kembali Hand Phone nya kedalam saku pakaian nya. " Euum... Hari ini kita jalan yuk kita makan-makan juga kebetulan di dekat-dekat sini ada cafe baru buka, Lo tenang aja deh hari kali ini gue yang traktir lo dan pasti lo juga belum keliling lihat-lihat daerah sini kan. " Kata Kak Mira mengajakku jalan-jalan sekaligus mengajaku makan.
Waduh, Gawat nih.. Siaga satu! Setan makanan nya udah mulai menyerang . Ini mah bukan masalah di traktir nya tapi takut kurang Iman ngehadepin godaan para setan makanan. Batinku muali waspada.
" Eumm... Bukan nya mau nolak ajakan Kak Mira tapi Star nggak bisa ikut ke cafe soalnya Star lagi puasa. " Kataku jujur.
Kak Mira terlihat mengerutkan dahi "Puasa? Padahal setau gue sekarang bukan Bulan Ramadhan deh. " Ucap Kak Mira kebingungan .
"Kan puasa bukan cuma pas Bulan Ramadhan aja Kak, Tapi juga ada puasa Sunnah nya yang di laksanakan pas hari Senin sama hari Kamis Kak, Dan sekarang kan hari Senin jadi Star puasa ." Ucap ku agar Kak Mira bisa memaklumi ku.
"Oh.. Iya nggak apa-apa deh kalau besok gimana pasti kan besok lo nggak puasa. " Kata Kak Mira dengan raut wajah harap.
"Insya Alloh Kak, Star nggak janji ya soalnya Star harus minta izin dulu sama ortu nya Star, Entar kalau Star janji sama aja Star hutang kan Kak. "
" Iya deh nanti kalau udah dapet izin kasih tahu gue ya, Nanti gue chat lo duluan supaya lo bisa nge Save ID LINE gue. " Kata Kak Mira.
"Asyiaap Boss qu.... Ouh iya Kak kayaknya Pak Supir sama mobil nya udah sampe aku pulang dulu ya Kak. " Ucap ku saat melihat mobil jemputanku. " Eumm, By The Way Kakak belum di jemput? Kalau masih lama Kakak bareng sama aku aja Kak, tenang aja Kak Free nggak perlu bayar kecuali nganterinya ke Planet Pluto bukan cuma harus bayar tapi Star juga nggak bisa nganterin ." Kak Mira tertawa mendengar penuturanku.
"Hahaha... Lo tuh ada-ada aja Star emang rumah gue di Planet Pluto apa .Tenang aja jemputan gue udah deket kok. Eh.. Itu dia mobilnya. " Kata Kak Mira sembari menunjuk mobil yang baru saja datang.
"O iya, Ya udah kalau gitu Star duluan ya Kak. Assalamualaikum. " Ucapku berpamitan sambil mengucapkan salam.
"Waalaikum salam. " Ucap Kak Mira lalu dia pun masuk ke dalam mobilnya.
Mobil kami pun berserta penghuninya keluar dari Gerbang Sekolah.
Selamat hari esok Sekolah. Batinku.
Hallo guys jangan lupa dukunganya yaa. Terima kasih.
__ADS_1