
~
Pagi ini Dokter Martin sedang memeriksa kondisi Riska, dan Riska pun diperbolehkan pulang.
Mendengar hal tersebut Clara segera mengemasi barang-barang Riska dan segera meminta asisten rumah tangga nya mempersiapkan penyambutan kedatangan Riska.
"Sayang bagaimana perasaan kamu saat ini,apa kamu senang kamu sudah bisa pulang?"tanya Clara yang tampak bahagia.
"Entahlah tante! Di satu sisi aku sangat senang bisa keluar dari rumah sakit ini.Tapi di satu sisi aku bingung ."kata Riska dengan raut wajah sedih.
" Kenapa Bingung Riska? tante kan ada si sini? kamu gak sendirian kok di sini! Dan kamu jangan sungkan ya! " kata Clara membuat Riska tenang.
Setelah berkemas, Clara mengurus administrasi rumah sakit tersebut. Mereka pun pulang.
Di perjalanan pulang Riska pun takjub melihat ke indahan kota tersebut.
"Bagaimana sayang, apakah kamu menyukai kota ini? " tanya Clara pada anak anak nya itu.
"Iya tante! "
"Sudah lama ya tante tinggal di sini? tanya Riska lagi.
" Tante pindah ke sini sudah 16 tahun semenjak saya dinyatakan tidak bisa memberikan keturunan. Karena keluarga suami selalu menuntut keturunan dan suami saya merasa tidak nyaman selalu di tuntut keluarga nya hidangan yang di siapkan memiliki anak. Kebetulan suami saya mendapatkan kan tawaran kerja disini sebagai kepala rumah sakit ini. Karena ini adalah impian suami saya dari dulu. Karena itu lah kami sampai pindah kesini."Tutur Clara.
Di tengah perjalanan tiba tiba ada seorang laki laki yang sedang bertengkar dan sempat adu jotos. Melihat hal itu Riska seperti melihat bayangan hitam yang melintas seakan sebuah kejadian pertengkaran seperti yang ia lihat tadi tidak asing namun bayangan itu tidak jelas dan membuat Riska merasakan pusing . Clara yang melihat hal tersebut langsung memberikan air minum dan menenangkan Riska.
"Riska, sebaiknya jangan kamu paksa dulu untuk mengingat sesuatu. Kondisi kamu belum memungkinkan untuk hal itu." Kata Clara lagi.
Riska menurut saja, dan mencoba memejamkan mata nya dengan mencoba tidak memikirkan apa apa.
Clara pun menyiapkan hidangan makan malam ,berharap Riska menyukai hidangan yang dimasaknya.Setelah hidangan matang sekarang menunggu suami Clara pulang.
~
Semenjak hilangnya Tika mama Tika selalu murung,dan selalu ingin menyendiri walaupun sesekali Rudi dan teman-teman mampir ke rumah Tika,dan terkadang Tia dan Inayah membantu Tante Ayu mama nya Tika memasak dan berberes rumah.
Siang ini mereka datang ke rumah Tika,dengan membawa beberapa macam sayur dan lauk pauk yang akan mereka masak di rumah tante Ayu tersebut.
Sedangkan Rudy seperti biasa selalu memecahkan kesunyian dengan lagu lagu yaang begitu enak di dengar.Lagu tersebut sangat di sukai Tika yaitu lagu bollywood yang terjemahan nya di nyanyikan oleh Tia.Perlahan alunan suara petikan gitar terdengar bersamaan dengan lirik
lagu yang di mainkan Rudi.
Pal do pal ki hi kyun hai zindagi
Mengapa kehidupan hanya berlangsung sesaat
Is pyaar ko hai sadiyaan kaafi nahi
Untuk cinta seperti ini waktu berabad-abad pun rasanya tak cukup
To khuda se maang loon Mohalat main ik nayi
Maka aku meminta kepada Tuhan untuk sebuah perpanjangan waktu yang baru
Rehna hai bas yahaan
Aku hanya ingin tinggal disini
Ab door tujhse jaana nahi
__ADS_1
Dan tidak ingin pergi jauh darimu
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah teman berbagi derita
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah teman berbagi derita
Suhaana har dard hai
Setiap derita menjadi menyenangkan
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah teman berbagi derita
Teri muskurahatein hain taakat meri
Senyummu adalah kekuatanku
Mujh ko inhi se ummeed mili
Hanya karenanya lah ku dapatkan harapan
Chaahe kare koi sitam ye jahaan
Meski dunia ini berlaku kejam
In mein hi hai sadaa hifaazat meri
Zindagaani badi khoobsoorat hui
Kehidupan telah menjadi begitu indah
Jannat ab aur kya hogi kahin
Dimana lagi kutemukan syurga seperti ini
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah teman berbagi derita
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah teman berbagi derita
Suhaana har dard hai
Setiap derita menjadi menyenangkan
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah teman berbagi derita
Wooo..Woooo...Wooo
Teri dhadkanon se hai zindagi meri
__ADS_1
Ada hidupku dalam detak jantungmu
Khwaahishein teri ab duaayein meri
Harapanmu kini menjadi doaku
Kitna anokhaa bandhan hai ye
Ikatan diantara kita adalah sesuatu yang tak biasa
Teri meri jaan jo ek hui
Sebab jiwamu dan jiwaku telah menyatu
Lautoonga yahaan tere paas main haan
Kelak aku akan kembali ke tempat ini di dekatmu
Vaada hai mera mar bhi jaaun kahin
Inilah janjiku bahkan jika aku mati sekalipun
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah temanku berbagi derita
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah temanku berbagi derita
Suhaana har dard hai
Setiap derita menjadi menyenangkan
Jo tu mera humdard hai
Sebab kau adalah teman berbagi derita...
~
Mendengar lagu ini mama Tika jadi teringat bagaimana Tika menyanyikan lagu ini dengan penghayatan yang begitu dalam.
Mama Ayu sempat menangis karena teringat anak nya yang kini tak tau di mana rimbanya.Namun keyakinan Alex selalu membuat mama Tika memberikan harapan baru.
Namun hari ini Alex tidak datang bersama teman-teman nya.Entah kemana dia,ponsel nya tidak bisa di hubungi.
"Nak Tia,kenapa nak Alex tidak ada di sini,apakah dia baik-baik saja?"tanya tante Ayu penasaran karena tidak melihat Alex diantara mereka.
"Tia kurang tau tante,soalnya dari tadi gak kelihatan di kampus tante, ponsel nya pun gak aktif."Terang Tia.
Mama Ayu menjadi khawatir dengan keadaan Alex.Memang Alex bukanlah anak Tante Ayu tetapi kepeduliannya kepada Tika dan dirinya sudah seperti anak nya sendiri.
Sementara Rendi cowok yang begitu di cintai Tika benar-benar tidak peduli dan menghilang bagaikan di telan bumi,bersamaan hilang nya Tika.
~~
Disaat jamuan makan malam selesai Clara,suami nya dan Riska berbincang-bincang. Riska hanya mendengarkan saja karena Riska merasa asing, dan seakan Riska merasa disini bukan tempat nya. Rasa aneh berkecamuk di kepala nya namun setiap kali Riska berusaha untuk mengingat jati diri nya selalu saja kepala nya terasa sakit. semakin kuat ia mencoba malah semakin sakit terasa di kepala Riska. Dan sempat mengeluarkan darah dari hidung nya, sehingga Riska benar-benar pulih dulu.
melihat darah Riska keluar dari hidung nya sehingga Clara benar-benar harus menjaganya.
__ADS_1