Si Cupu Mencari Cinta

Si Cupu Mencari Cinta
Episode 77


__ADS_3

"Tika maaf, Gue gak bermaksud untuk bersikap tidak sopan,please maafin gue."Andre mencoba menjelaskan kepada Tika dan mengetuk-ngetuk pintu kamar Tika.


Tika hanya diam dan tidak berkata sepatah kata puun.Tika duduk bersandar di pintu kamar nya,dengan mendekap baju Alex yang ia bawa .Tiba-tiba ia merasakan gerakan yang kuat dari dalam perut nya.Dan iapun merasakan perut nya sangat sakit yang belum pernah ia rasakan.Tika meminta tolong dari balik kamar nya.


Clara yang tengah berada di ruang keluarga mendengar suara Tika yang minta tolong.Dan Clara bergegas dan memanggil Andre.


''Tika ada apa?" Clara membuka pintu kamar Tika dan kaget melihat ada darah yang mengalir di kaki Tika.


"Tika kamu seperti nya sudah waktu nya melahirkan"Clara membantu Tika berdiri dan meminta Tika mengganti pakaian nya.


Setelah itu Clara dan Andre membawa Tika ke rumah sakit besar di kota itu.


"Buk,Aku takut sekali.Dan ini sakit sekali Buk?"Tika menangis memeluk Clara.


"Sabar ya sayang,ini tidak akan lama,setelah anak kamu lahir nanti maka sakit itu akan segera hilang.Dan kebahagiaan kamu akan di mulai.''Clara mencoba menenangkan Tika agar persalinannya lancar.


''Maaf nyonya Martin, Nona Tika harus menjalani persalinan secara cesar dikarenakan detak jantung bayi nya melemah. ''salah satu dokter memberi kabar yang mencemaskan Clara.


''Apa pun itu lakukan yang terbaik untuk ibu dan anak nya''Clara memohon pada tim dokter.


''Baiklah'' dokter kembali memasuki ruangan Tika dan meminta para tim nya mempersiapkan operasi cesar untuk Tika.


Tika pun telah di bius dan telah di suntikkan suntik epidural di punggungnya. Kini tika hanya merasakan tubuh nya kaku dan dingin. Pikirannya melayang entah kemana. Rasa sakit setiap suntikan itu tidak sebanding dari sakitnya terpisah dari kekasih yang sangat di cintai nya bahkan saat ini ia di fitnah mengkhianati cinta kekasih nya.


Tidak berapa lama proses operasi nya pun selesai dan terdengarlah suara tangisan bayi yang sangat mungil dan tampan.


''Oeekk,, oooekk''Tangisan bayi


''Selamat Nyonya, bayi nya Laki-laki. Ia sangat tampan sekali. Sebentar saya akan panggilkan papa nya ''Tika mendekap bayi nya dan mencium bayi nya berulang kali.


Tika hanya diam saat Dokter menyebut akan memanggil ayah bayi nya.


Dalam bahagia ada tangis pilu yang Tika rasakan.


''Selamat Tuan bayi anda laki-laki''Kata dokter sambil menyalami Andre.


Andre terpelongo dan tidak berkata apa pun dan mengikuti dokter masuk kedalam kamar Tika di rawat.


''Silahkan Tuan temui bayi anda''kata salah seorang perawat yang meninggalkan mereka di ruang rawat tersebut.


Andre tak berdaya saat melihat raut wajah Tika. Dan Andre tahu Tika tengah berpikir siapa yang akan mengazankan putra nya itu.


''Lo jangan khawatir, Papa nya yang akan mengazankan putra nya. ''Kata Andre.

__ADS_1


Andre mengambil ponselnya dan melakukan Video call dengan Alex.


''Tuuuuttt, tttuuuttt. ''Suara ponsel berdering.


''Halo Bro''Terdengar suara Alex di dalam ponsel Andre.


Tika meneteskan air mata saat mendengar suara ayah dari putra nya. Dan ingin sekali ia mengatakan bahwa mereka kini tengah memiliki seorang putra yang sangat tampan.


Tapi semua itu ia tahan dan kembali ia simpan.


''Bro, bisa bantu gue? "Andre memulai percakapan.


''Silahkan, ada apa? " Tanya Alex pula


''Ajari gue azan dong.''Kata Andre


''Tumbenan pula Lo minta ajari azan. Udah tobat Lo'' Terdengar Alex tertawa mengejek Andre.


''Terserah lo deh. Ya udah buruan. Lo kasih contoh'' Andre mendesak Alex.


''Allahu akbar, Allahu akbar.


Asyhadu Allaa ilaaha illa Allah.


Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah


Hayya ‘alal falaah


Allahu akbar Allahu akbar


Laa ilaaha illa Allah''


Begitu merdu suara terdengar. Setelah Alex berhenti mengumandangkan azan. Tiba-tiba Bayi itu menangis. Sehingga Alex heran dan bertanya-tanya dimana Andre.


''Oeek, oek''Suara tangis bayi kembali terdengar.


''Bro Lo dimana? Kenapa ada suara tangis bayi disana'' Tanya Alex.


''Tuuuuuuttttt'' Video call nya terputus.


''Kenapa Lo matikan teleponnya Ndre? " Tanya Tika.


''Yang jelas putra lo udah di azan kan papa nya. ''Kata Andre tersenyum

__ADS_1


''Hhmmmm.. thanks! "Gumam Tika.


''Sayang siapa nama yang akan kamu berikan untuk cucu ibuk yang tampan ini? " Tanya Clara yang menimang-nimang bayi Tika.


''Boby Alexander'' Itu lah nama nya.


''Wah nama yang sangat bagus''Clara menciumi cucu nya itu.


Setelah beberapa hari ia dalam perawatan akhirnya ia pun pulang kembali setelah


Masa cuti nya pun telah habis. Tika kembali bekerja dan Alex junior pun di asuh oleh Clara.


Kehadiran Boby sangat lah membuat hari-hari Clara semakin berwarna.


Suatu hari saat Tika tengah menidurkan putr.bwa nya ponsel Andre berdering dan ternyata yang menelpon adalah Alex.


Karena telpon dari Alex tak kunjung di angkat Alex pun menulis pesan di whatsapp. Dan Tika chat dari Alex.


''Bro lusa gue akan terbang ke Sidney, ada pekerjaan di sana, dan gie ijin nginap di rumah tante lo''Begitu isi pesan Alex di chat nya


''Bagaimana ini'' Alex mau kesini? Bagaimana mungkin.''Kata Tika berbicara pada diri nya sendiri.


''Ada apa Tika? ''Andre menatap Tika dengan kebingungan.


''Andre bagaimana ini, Alex akan ke sini lusa esok. Dan ia ingin menginap di sini.''Tika sangat cemas.


''Tika sebaiknya jangan lari lagi dari permasalahan yang Lo hadapi. Mungkin sudah waktu nya mengatakan pada Alex. ''Andre mencoba memberi usulan agar Tika memberi tahu kebenaran yang selama ini ia bawa pergi jauh dari Alex selama setahun ini.


''Tidak Ndre, Jika benar dia mencintai ku dia tidak akan semudah itu mempercayai rumor tentang gue. ''Kata Tika dengan berlinang air mata.


''Andre benar sayang, toh suatu hari kamu Alex akan mengetahui kebenaran itu. ''Sambung Clara.


Tika hanya terdiam dan mendekap bayi nya yang tidur dengan nyenyak.


''Dia tidak akan percaya bahwa Boby adalah putra nya. ''Kata Tika.


''Bagaimana kamu bisa berkata demikian sebelum mencoba menemuinya dan mengatakan hal tersebut. ''Kata Clara.


''Aku dia akan membawa Boby Buk! "Aku gak mau jauh dari Boby buk. Hanya dia yang aku miliki. ''Kata Tika menatap Buah hatinya.


''Kamu harus mencoba nya, bagaimana pun juga Alex adalah Papa nya Boby. ''tekan Clara.


Tika hanya diam dan di benaknya hanya takut kehilangan Boby putranya.

__ADS_1


Bahkan sempat terpikir ia menyewa kamar hotel beberapa hari demi menghindari pertemuannya dengan Alex. Selain ia merasa bersalah telah meninggalkan Alex tanpa alasan juga takut jika ia bertemu Alex cinta akan kembali berbunga untuk Alex.


...----------------...


__ADS_2