
"Andai aja waktu bisa di ulang kembali,gue kangen saat-saat ini Lex.Tapi kenapa di saat gue mulai mencintai seseorang gue selalu di takdir kan untuk berpisah dengan orang itu.Gue harus apa ya Tuhan,kenapa cinta itu harus di kaitkan dengan kekayaan."Kata Tika yang masih membolak-balikkan photo yang ada di gallery ponsel nya.
Lalu Tika melihat ke jam dinding yang ada di hadapannya,Tika langsung saja meletakkan ponselnya dan bersiap-siap.Ia mencoba dandan dan merubah gaya penampilannya.Ia ingin menunjukkan kepada Alex kalau ia bisa lebih cantik dari yang di pikirkan oleh orang-orang yang tidak menyukai nya.Setelah Tika merasa cukup penampilan nya.Ia pun menunggu Alex di ruang keluarga.
20 menit menunggu
Tiba-tiba terdengar suara klakson mobil yang tak asing terdengar oleh Tika.Tika pun keluar dan tentu saja Alex yang sudah lama sekali tidak melihat Tika dandan secantik itu terpelongo.Alex menelan air ludah nya dan itu tampak jelas sekali.Mata Alex yang melotot dan senyuman Alex yang sangat sumringah dan terkagum-kagum.
Tika yang biasanya selalu mengenakan rok dan kemeja biasa,kali ini mengenakan style kekinian,dan rambut yang biasanya selalu di kuncir tinggi tetapi malam itu Tika melepas rambut nya dan hanya memakai satu pita yang sedikit menyeka anak rambut nya.Tika juga menggunakan lip thin,sehingga bibirnya semakin tampak menawan.Yang biasa nya Tika mengenakan sepatu pansus,kali ini ia menggunakan highheels.Sehiingga menambah indah nya penampilan Tika.
"Alex,apakah kita udah bisa jalan.Takutnya nanti kita telat loh.Dan Rudi bisa marah!"Kata Tika yang membuyarkan tatapan Alex yang tidak berkedip sedetik pun.
"Eh iya,yuks!"Kata Alex yang tersentak dari pandangan nya memandangi Tika.
Setelah mereka pamit sama mama Tika,dan mereka pun berangkat ke Cafe yang di katakan Rudi.
Alex menyetir mobil nya sambil memandangi Tika.
"Fokus nyetir aja! Nanti malah nabrak orang lagi!"Kata Tika yang jadi risih di lihatin terus sama kekasih nya itu.
"Bagaimana gue bisa fokus jika yang di samping gue ini adalah bidadari yang turun dari surga."Goda Alex sambil menyentil ujung hidung milik Tika.
"Apaan sih lo! Basi tau gak!"Kata Tika yang pipi nya mulai memerah karena malu pada pujian yang ia rasa berlebihan.
Tak terasa mereka pun sudah sampai di Cafe yang mereka janjikan.Caffe yang tampak bagus sekali dengan pelayanan yang sangat bagus,menu-menu yang sangat enak-enak,Tentu saja nama nya juga Cafe berkelas bintang lima.
Merekapun mengambil tempat duduk yang tak jauh dari panggung,sehingga tampak jelas di setiap poin-poin acara nya.
''Sebagai pembukaan acara peresmian Cafe ini kita persembahkan sebuah lagu yang sagat di sukai oleh owner Cafe ini.Yang akan di bawakan oleh musisi andalan kita yaitu Rudy Setyawan.
Rudy pun maju dengan pengaturan lighting yang sangat sempurna.Perlahan Rudi mulai memetik gitar nya.
Kau adalah milik ku pada saat ini..
-Namun esok mungkin saja bisa berubah
-Sesuatu bisa saja terjadi, kau tak lagi dirimu
-Sesuatu bisa saja terjadi, aku tak lagi diriku
-Jalan kita ini bisa saja terpisah
-Di tengah perjalanan kita bisa saja terpisah
-Namun aku akan tetap mencintai mu
-Aku akan mati demi cinta ini
-Namun aku akan tetap mencintai mu
__ADS_1
-Di setiap keheningan dalam hidup ku
-Aku akan senandungkan lagu-lagu cinta mu
Mmm...
-Namun aku akan tetap mencintai mu
-Aku akan mati demi cinta ini
-Namun aku akan tetap mencintai mu
-Seperti ini aku butuhkan dirimu
-Seperti halnya udara untuk bernafas
-Seperti ini aku mencari dirimu
-Seperti kaki mencari tanah berpijak
-Setiap kali aku ingin tertawa atau menangis
-Aku mencari mu seperti orang gila
-Esok, bisa saja kau tidak lagi mencintai ku
-Dengan membawa kepingan hati yang hancur
-Aku akan tetap berada di depan pintu mu
Mmm ...
-Namun aku akan tetap mencintai mu
-Aku akan mati demi cinta ini
-Namun aku akan tetap mencintai mu
-Sejak kau bertemu dengan ku
-Aku merasa jauh lebih berharga
-Bukan hanya dengan bibir ku
-Aku tersenyum dengan seluruh tubuh ku
-Siang dan malam ku menjadi indah
-Hanya karena kehadiran mu
__ADS_1
-Kebersamaan ini tidak akan selamanya
-Bisa saja kau di suatu tempat, aku di tempat lain
-Tapi setiap kali kau teringat diriku
-Aku akan menjadi angin dan datang kepada mu
Ohhh…
-Namun aku akan tetap mencintai mu
-Aku akan mati demi cinta ini
-Namun aku akan tetap mencintai mu
-Namun aku akan tetap mencintai mu
"Lex,apa lo yang meminta Rudy membawakan lagu ini?"Tanya Tika,karena seingat Tika hanya Alex dan Rendi yang sangat tahu lagu ini adalah lagu kesukaan nya.
Alex hanya menggelengkan kepala nya,karena merasa bukan dia yang meminta Rudy untuk membawakan lagu tersebut.
"Baiklah,demikian lah pembukaan acara ini,dan lagu tersebut di persembahkan oleh Pemilik Cafe ini khusus untuk orang yang sangat di cintai nya.Baiklah kepada manejer sekaligus pemilik Cafe mewah ini saya persilahkan untuk memperkenalkan diri.
Semua mata tertuju pada sosok laki-laki pemilik Cafe tersebut yang berjalan dari tempat duduk nya menuju panggung.
Benar saja membuat Tika,Alex dan teman-teman ternganga melihat sosok pemilik Cafe itu.
"Rendy!"Kata Tika yang seketika membuat nya kaget dan jantung nya spontan berdegup kencang.
Alex yang melihat reaksi Tika ,segera saja ia menggenggam tangan tika yang sangat terasa begitu dingin dan gemetar.
Tika menoleh ke Alex yang mencoba menyadarkan Tika bahwa ia kini adalah milik Alex.
Tika menyadari hal tersebut,ia bermaksud ingin keluar saja dari acara tersebut. Tapi Alex menahan nya.Karena Alex ingin sekali Rendi tau bahwa keyakinan cinta yang tulus itu sangat kuat.Dan Alex ingin sekali membuktikan
bahwa cewek yang ia anggap sudah tiada karena kecelakaan pada waktu itu..Bahkan kini Alex berhasil mendapatkan cinta nya Tika.
Namun Rendi tampak nya belum menyadari kehadiran Tika di hadapannya.Dan malah ia memperkenalkan Tunangan nya kepada para undangan yang hadir.
Dan barulah Tika percaya sepenuh nya apa yang di katakan Alex dan teman-temannya itu,bahwa Rendi benar menerima perjodohannya dengan anak relasi bisnis papa
nya.
Ingin sekali Tika mengejar Alex dan memeluk nya.
Tetapi keinginan itu terhenti seketika Rendi memperkenalkan calon istri nya kepada para undangan.Dan Tika merasa sangat terpukul.
...----------------...
__ADS_1