
"Ma Aku ada di rumah sekarang,sebaik nya mama pulang ya.Soalnya Alex juga di sini dan mau nginep disini."Tika berbicara melalui telepon seluler dengan mama nya.
Hanya beberapa saat berbicara dengan Mama nya,Tika pun kembali menutup telepon nya.Dan kembali duduk di sofa dekat Alex.
"Habis nelpon siapa?" Tanya Alex.
"Habis nelepon Mama,agar mama pulang.Gak mungkin kan kita berduaan aja di rumah yang ada nanti terjadi fitnah."Kata Tika.
"Kenapa kamu pakai minta mama pulang siih.Apa salah nya kita berduaan toh nanti kita akan menikah kan."Kata Alex bicara sesuka mulut nya saja.
"Enak saja ntar di grebek warga bagaimana? Kan malu!"Kata Tika.
"Bukan kah itu bagus.Nanti kita bakalan di nikahi warga kan?"Celetuk Alex lagi.
"Aku mau nya kita menikah secara terhormat.Aku gak mau menikah seperti itu."Kata Tika
"Maaf Aku tadi cuma becanda."Alex takut kalau Tika tersinggung dengan candaan nya itu.
"Loh kenapa Kamu malah minta maaf."Tanya Tika yang ternyata tidaklah menganggap serius kata-kata Alex tadi.
Alex hanya tersenyum,Ia sangat kagum pada kekasih nya itu.Walupun penampilan nya sederhana tetapi hati nya sangat lah mulia,bagaikan berlian.
Untuk tidak menimbulkan fitnah maka mereka duduk di teras yang memang di sediakan kursi santai.
Mereka duduk sambil menatap bintang-bintang yang menghiasi kebersamaan mereka berdua.Sehingga apapun yang baru saja mereka lalui.
"Aku sangat takut sekali tadi,saat di hadapan penghulu."Alex memecahkan kesunyian malam.
"Takut kenapa?"Tanya Tika yaang sedari tadi menatap kekasih nya itu.
"Ya,aku takut pernikahan itu terjadi."Jawab Alex.
"Bukan kah bagus jika pernikahan itu terjadi ,bukankah setiap cowok menantikan hal tersebut.Yaitu malam setelah terjadi nya pernikahan.Hihihhihi"Tika tertawa kecil.
__ADS_1
"Kamu yang ngomong nya sembarangan aja.Apa kamu gak takut kalau aku jadi milik Sonia."Kata Alex menakut-nakuti Tika.
"Hhhmmmm,justru itu aku akan pergi jauh jika pernikahan itu terjadi.Dan aku lebih memilih pergi dari pada harus melihat Kamu bersama orang lain."Kata Tika yang mata nya mulai berkaca-kaca.
"Serius?apa yang kamu katakan itu benar?Sebegitu nya kamu mencintai ku?"Alex mulai mengolok-olok Tika.
"Aku hanya takut mengakui apa yang aku rasakan.Karena Aku takut merasakan sakit jika harus di tinggal nikah untuk yang ke dua kali nya."Kata Tika mencurahkan isi hati nya.
"Tapi yang jelas sekarang Aku tetap masih milik mu Sayang!"Kata Alex tiba-tiba mencium kening Tika.
Tika hanya terdiam karena tidak menyangka akan mendapatkan ciuman di kening nya.
Hal tersebut semakin membuat Tika semakin mencintai Alex karena Alex sangat menghormati nya .
Tidak lama kemudian Mama Tika sampai di depan rumah di antar oleh anak nya Tante Shopi.
"Kenapa tidak didalam saja ngobrol nya?"Tanya Mama yang membawa tas pakaian yang begitu berat.
"Sini Tante Aku bantu!"Alex meraih tas dari tangan Mama Tika.
''Jangan berterimakasih seperti itu Tante. ''Kata Alex.
Mereka pun masuk dan di dalam mereka mulai membicarakan bagaimana kedepannya.
Alex berencana akan melamar pekerjaan di perusahaan salah satu pemilik saham di perusahaan Wijaya. Alex berpikir sudah banyak yang tau kinerja Alex. Dan dengan sangat percaya diri ia akan melamar pekerjaan.
****
Keesokan harinya..
Dengan pakaian seadanya ia datang ke perusahaan Bapak Nugroho.Namun menyedihkan memang Alex di tolak di perusahaan tersebut.
Alex terus berjalan di terik nya matahari.Belum lagi perut nya sudah mulai keroncongan.
__ADS_1
"Ya Allah begitu sulit nya memulai semua ini dari nol.Beri lah aku kemudahan ya Allah"Ucap Alex dalam hati sambil berjalan.
Alex berhenti di depan sebuah kafe tapi saat ia merogoh saku celana,ia tidak jadi berhenti dan terus berjalan sehingga Alex bertemu dengan sahabat nya Rudi.Alex merasa seakan ia bertemu dengan malaikat dari surga.
"Alex apa yang terjadi sama Lo?"Tanya Rudi yang sangat prihatin melihat Alex yang seperti nya putus asa.
"Semenjak insiden waktu itu gue memutuskan untuk tidak lagi tinggal di rumah.Dan gue sekarang tinggal di rumah Tika.Sebenar nya gue gak enak sama mama Tika karena numpang makan dan tinggal disana.Karena itu gue memutuskan mencari pekerjaan.Tetapi semua perusahaan yang gue kenal memblokir nama gue.Semua atas perintah nyokap dan bokap gue."Tutur alex dengan wajah yang putus asa.
"Lo jangan khawatir Lex,Allah tidak akan menguji hambanya di luar kemampuan hamba nya.Aertinya Allah percaya kalau Lo itu kuat menjalani semua itu.Begini aja,Lo ikut gue manggung yuk.Suara lo kan boleh juga.Dan nanti honor nya kita bagi aja."Usul Rudi yang mencoba membantu memberikan solusi pada sahabat nya itu.
"Lo serius Rud? Makasih banget ya...."Alex memeluk sohib nya itu.
"Kalau begitu gue pulang dulu dan memberi thu Tika kabar baik ini."Kata Alex dengan semangat nya.Dan seketika lapar nya hilang.
"Lo pake apa?"TAnya Rudi
"Nih,pake goyang lutut."Alex menunjuk ke lutut nya.
"Apaan sih lo! ya udah yuk gue anterin."Kata Rudi mengajak alex pulang bersama.
"Lo emang sahabat terbaik gue"! Alex naik ke motor Rudi
Sepanjang perjalanan mereka saling bertukar curhatan.Rudi curhat tentang isi hati nya kepada Tya,tetapi Tya seperti menganggap perasaan nya itu seperti saat masih kuliah dulu.
Dan menganggap hubungan mereka seperti main-main.Padahal Rudi benar-benar sudah memikirkan mengenai akan melamar nya."
Dan Alex pun memberi saran agar Rudi mendatangi keluarga besar Tya.Dan sebenarnya nya itu lah yang di takutkan Rudi kalau Tya pernah bercerita kedua orang tua nya tidak menyukai laki-laki sebagai musisi.Sementara itu Rudi adalah seorang musisi yang mengisi acara di cafe-cafe terkenal dan telah mendapatkan kontrak di 5 cafe ternama di kota nya.
"Tapi Bro apa salah nya lo coba.Siapa tau lo emang jodoh nya Tya.Dan nanti jika ada waktu Gue akan bantu ngomong ke Tya. Untuk meyakinkan Tya tentang keseriusan lo ini."Kata Alex.
"Gue sangat berharap Tya mau mendengarkan Lo"Harapan yang sangat besar di gantungkan pada Alex.
"Semoga saja ya Bro."Kata Alex.
__ADS_1
Rudi terus mengendarai motornya.Sehingga setelah banyak bicara akhir nya mereka pun sampai di halaman rumah Tika.Dan mereka pun mengetuk pintu rumah Tika.Yang tidak lama kemudian Tika membukakan pintu nya.
...****************...