
ya''Wah, tempat nya bagus banget. ''Seru Tika menghirup udara segar di sana.
''Apakah kamu suka? "Alex memeluk Tika dari belakang.
''Lex, di lihatin banyak orang. '' Merasa risih Tika melepas pelukan Alex.
''Masa bodoh, aku kan hanya memeluk calon istri ku. ''Alex mempererat Pelukannya.
''Apakah kamu suka tempat ini? " Bisik Alex di telinga Tika.
''Aku suka banget, tempat nya adem, nyaman dan jauh dari hiruk-pikuk nya kota. ''Tinga memperhatikan sekeliling taman wisata itu.
''Aku akan membeli sebuah vila di sini, aku ingin menua bersama mu disini juga bersama anak-anak kita nanti. ''Alex menatap langit dengan tatapan penuh harap.
"Hey,jangan kebanyakan menghayal!"Tika menyenggol Alex dengan bahu nya untuk menyadarkan Alex dari mimpi indah nya.
"Itu bukan mimpi tapi akan aku wujudkan jadi kenyataan."Kata Alex dengan sangat yakin.
Tika tidak menghiraukan angan-angan Alex apakah akan dia wujudkan atau tidak.Karena Tika tidak yakin kalau ia akan bisa bersatu dengan kekasih nya ini.Bagaimana pun Tika tidak ingin Alex menjadi anak durhaka demi bersama dia.Lagi pula Tika juga tidak mampu melawan kekuasaan Mami Tika.
"Sekarang gilirannya yang melamun,ayo katakan ngelamunin apa?"Tanya Alex dengan memainkan alis mata nya yang tebal.
"Hhhmmmm,gak ada apa-apa kok."Tika mencoba mengelak dari pertanyaan Alex.
Mereka sangat menikmati liburan mereka.Mereka pun menyempatkan untuk berphoto selfi.
Tika mengambil poto di setiap hal yang mereka lakukan.
***
Dikediaman keluarga besar Alex tengah ribut mencari tahu kemana Alex.Karena ada pertemuan penting yang akan di lakukan oleh keluarga besar Alex.Selain pertemuan bisnis juga ada pertemuan penting dengan keluarga calon yang di jodohkan dengannya.
Mami Alex menyuruh assisten pribadinya utuk menelpon Alex dan melacak dimana keberadaan Alex.
"Nyonya,Tuan muda Alex ada di kota x,tepat nya ia berada di dekat Villa keluarga Wijaya."Laporan suruhan Mami Alex.
"Apa yang di lakukan bocah itu?,di telpon gak d angka lagi."Mami Alex sangat kesal.
"Maaf Nyonya,Tuan Muda sedang bersama gadis yang datang bersama nya kemaren."Tambah Bodyguard yang baru saja datang.
__ADS_1
"Kurang ajar,gadis itu benar-benar tidak tau malu!"Mami Alex sangat marah.
Dan memikirkan cara untuk menjauhkan mereka.
Akhirnya Mami Alex memutuskan kalau pertemuan dengan keluarga besar Subroto bukan membicarakan tanggal pertunangan Alex dan putri nya melainkan membicarakan tanggal pernikahan.Mami Alex benar-benar sangat geram.Rasanya ingin sekali Ia menghabisi Tika.
Tapi untung nya Mami Alex bisa menahan amarah nya.
Beliau pun menyusun rencana pernikahan Alex dengan Putri semata wayangnya dari keluarga Subroto.Pemilik usaha pertambangan batubara di negara ini.
Putri Tuan Subroto itu bernama Sonia,Ia baru saja menyelesaikan pendidikan nya di Amerika.
Tentu aja sangat pantas dengan Alex Putra semata wayang Dari keluarga wijaya pemilik perkebunan sawit terbesar di beberapa Provinsi di Negara ini.
Dengan terjalin nya hubungan kekerabatan yang baru dengan berdiri nya sebuah perusahaan dan pabrik minyak kelapa sawit yang akan saling menguntungkan dari masing-masing pemilik saham.Dan yang lebih menguntungkan keluarga Wijaya,Perusahaan dan pabrik tersebut akan di pimpin oleh Adi Wijaya Papi nya Alex Wiyaja.Dan beberapa cabang perusahaan lainnya akan di kelola oleh Alex nanti nya.Termasuk anak perusahaan yang ada di beberapa Negara.
Hal tersebut tentu saja kesepakatan tersebut membuat Keluarga Wijaya sangat tergiur dan sangat menginginkan perjodohan Alex dan Sonia.
Karena Alex tidak berada di tempat maka hanya Mami dan Papi Alex saja yang pergi ke jamuan makan malam antara kedua Keluarga ternama tersebut.
"Maaf Tuan Subroto,Putra kami Alex tidak bisa datang di jamuan makan malam ini.Karena ada beberapa hal yang di urus nya di perkebunan Provinsi seberang."Mami Alex memberikan alasan agar keluarga Subroto tidak tersinggung.
"Jadi bagaimana dengan pertunangan anak-anak kita?"Tanya Subroto yang langsung memulai pembicaraan tentang perjodohan itu.
"Sebaiknya kita langsung ke pernikahan saja Tuan Subroto.Karena jika kita mengulur waktu takut terjadi yang tidak-tidak dan merusak reputasi keluarga besar kita."Ujar Nyonya Wijaya alias Mami Alex.
Tuan Subroto diam sejenak dan seolah memikirkan apa yang di katakan Nyonya Wijaya.
Akhirnya Tuan Subroto menyetujui usulan mereka.Dan Akhirnya kesepakatan bersama pun terjadi.Dan telah di tetapkan Tanggal pernikahan Alex dan Sonia,yaitu 15 hari ke depan.
Alex yang tengah asyik berlibur dengan orang yang paling di cintai nya.Alex tidak tahu keputusan besar untuk masa depan nya telah di tentukan oleh keluarga nya.
"Sayang jika kita menikah nanti kamu mau kita punya anak berapa?"Tanya Alex ngawur.
"Aku gak pernah membayangkan jika bisa menikah dan punya anak sama kamu.."Jawab Tika dengan suara yang semakin tidak terdengar.
"Maksud kamu apa?" Tanya Alex yang menatap Tika dengan tatapan tajam.
"Ya Lex,Aku selalu teringat janji ku pada Mami mu."Kata Tika yang semakin memikirkan kisah cinta nya yang sebentar lagi akan berakhir.
__ADS_1
"Please jangan pernah berpikir Kita akan berpisah.Aku tidak akan pernah melepaskan mu."Kata Alex yang langsung memeluk kekasih nya itu.
Tika pun menumpahkan seluruh kesedihannya dalam pelukan Alex.
"Sayang Kamu percaya padaku kan?'Tanya Alex dengan menatap mata Tika.
Tika hanya mengangguk dengan air mata yang semakin deras.
"Apa pun yang terjadi ita akan tetap menikah!"Kata Alex yang semakin erat memeluk sang kekasih.
"Aku takut Lex!" Suara Tika terdengar begitu lirih.
"Ya sudah kare saat ini sudah malam bagaimana jika kita cari Villa dan istirahat di sana."Ajak Alex.
"Baiklah!" Tika mengikuti Alex yang menarik tangan nya.
Setelah tiba di Villa,Alex menggunakan ATM nya untuk membayar kamar villa tersebut.
''Maaf Mas, ATM Anda tidak bisa di gunakan.''Kata Receptionist Villa itu.
''Bagaimana mungkin? , Coba yang ini.! Alex memberikan ATM yang ia miliki.
''Maaf Mas, semua ATM ini sudah di blokir. '' Kata receptionist itu lagi.
''Ya sudah, aku bayar tunai saja! " Kata Alex memberikan beberapa jumlah uang.
''Ada apa Lex, kenapa lama sekali? "Tika mendekati Alex yang berdiri depan meja receptionist.
''Gak apa-apa kok sayang.Yuk kita masuk dan beristirahat.'' Ajak Alex.
Mereka pun masuk di satu kamar. Dan Tika merasa tidak nyaman jika harus menginap satu kamar dengan seorang cowok.
''Cuma 1 kamar? " tanya Tika.
''Iya sayang, tapi jangan khawatir aku akan tidur di sofa. ''Kata Alex.
Tika merasa ada yang tidak beres, karena biasa nya Alex tidak pernah menutupi apa pun masalah yang ia hadapi.
...----------------...
__ADS_1