
perhelatan wisuda telah selesai, dan acara perpisahan Mereka pun berakhir. Dan mereka pulang ke rumah masing-masing, namun Alex masih belum ingin pulang, dia mampir ke tempat di mana terjadinya kecelakaan yang menyebabkan Tika menghilang hingga saat ini.
"Tika lo dimana? gw yakin lo masih hidup. Dimana pun lo saat ini gw harap lo baik-baik aja, dan segeralah pulang. Gw selalu menanti lo sampai kapan pun.Karna gw yakin penantian gw ini gak akan sia-sia.
~~
Riska tengah asyik duduk di taman belakang rumah nya.Memandangi bunga-bunga yang begitu asri di pandang mata,yah Clara sangat menyukai buka dan sangat hobi menanam berbagai jenis bunga.
"Bagaimana aku bisa mengingat jati diri ku,tidak satu pun yang bisa membantu ku mengingat sedikit pun tentang masa lalu ku"Riska membatin.
'Riska sayang,kamu dimana?"terdengar Clara memanggil Riska dari dalam rumah.
"Ya bu,aku di sini"jawab Riska sambil berjalan menuju ke sumber suara tersebut.
"Sayang kamu tau gak sebentar lagi kamu bakalan ada teman nanti disini."Kata Clara dengan semangat memberitahukan kabar tersebut.
"Teman? maksud ibu?"Riska tidak mengerti.
"Kamu tau keponakan ibu yang baru menyelesaikan kuliah nya akan datang ke sini.Dan akan tinggal bersama kita."Tutur Clara.
"oh begitu ya bu!" Jawab Riska.
"Besok kita akan jemput dia ke Airport ya!" Pinta Clara.
"Baik bu!"Jawab Riska sambil tersenyum.
Lalu Clara mulai mempersiapkan kamar untuk keponakan nya itu.
~~
Andre tengah mempersiapkan kepergiannya ke luar negri dan ia meminta teman-temannya ikut mengantarkannya ke airport.
Pagi ini Andre dan teman-teman nya sudah ada di ruang tunggu.Mereka sibuk dengan salam perpisahan.Saling memberi pesan dan nasehat.
Alex tidak pula mau ketinggalan,dan entah kenapa Alex meminta Andre berselfi dengan nya.Dan Alex menganggap itu sangat perlu di lakukan.Entah ada firasat apa akan hal tersebut.
Andre pun menuruti saja permintaan sahabat nya itu.
Tidak lama kemudian terdengar operator penerbangan memberitahukan bahwa penerbangan menuju Sidney akan berangkat.
"Andre jangan lupain gw ya?"bisik Inayah.
"hhmmm,hhmm,,,,Ada yang baper nih?"goda Rudi.
"Apaan sih lo!"kata Inayah kesal.
"Baiklah guys,gw berangkat dulu ya!"Kata Andre sambil melambaikan tangannya.
Dan tak sengaja Andre melihat Inayah menyeka air mata nya yang menetes di sudut mata nya.
Entah kapan rasa itu tumbuh antara Inayah dan Andre,karena saat perpisahan ini terlihat di mata mereka seakan mereka saling tidak ingin berpisah.Namun tidak satu pun yang memperhatikan hal tersebut.Andre yang sudah masuk kedalam pesawat dan tidak sabar ingin segera sampai ke Sidney.
Rudi dan yang lainnya sepakat ingin mengunjungi rumah Tika, bermaksud ingin melihat keadaan mama Tika.Hal ini merupakan permintaan Alex.Agar mama Tika tidak merasa kesepian.
Melihat kedatangan mereka mama Tika merasa sangat senang.Belum lagi Rudi yang selalu meramaikan suasana dengan suara gitar nya.Sementara itu Tia dan Inayah sibuk membantu mama Tika menyiapkan camilan untuk mereka. Ketika mereka berada di dapur terdengar sekali nyanyian dari Rudi.Dan keduanya pun menyimak lirik demi lirik sambil
memasak camilan tersebut.
~
Dengarlah cinta, hatiku remuk redam
__ADS_1
Jika tak ada kamu
Menemani aku
Dengarlah cinta, ku memanggil nama mu
Di setiap malam ku
Ku memikirkan kamu
Aku sepi, sepi, sepi, sepi
Jika tak ada kamu
Aku mati, mati, mati, mati
Jika engkau pergi
Dengarlah kesayangan ku (kesayangan ku)
Jangan tinggalkan aku
Tak mampu jika ku tanpa mu, hu
Dengarlah kesayangan ku
Hidup mati ku untuk mu
Ku mohon pertahankan aku
Dengarlah cinta, hatiku remuk redam
Jika tak ada kamu
Menemani aku
Di setiap malam ku (di setiap malam ku)
Ku memikirkan kamu
Aku sepi, sepi, sepi, sepi
Jika tak ada kamu
Aku mati, mati, mati, mati
Jika engkau pergi
Dengarlah kesayangan ku (kesayangan ku)
Jangan tinggalkan aku
Tak mampu jika ku tanpamu, hu-oh
Dengarlah kesayangan ku
Hidup mati ku untuk mu
Kumohon pertahankan aku
Dengarlah kesayangan ku (kesayanganku)
__ADS_1
Jangan tinggalkan aku
Tak mampu jika ku tanpa mu, hu-oh
Dengarlah kesayangan ku
Hidup mati ku untuk mu
Ku mohon pertahankan aku
Dengarlah kesayangan ku
Hidup mati ku untuk mu
~~
"Wah,wah suara kalian semua bagus sekali.Puji mama Tika.
"Andai saja Tika disini,pasti semakin seru.Alex membatin.
" Lex, udah lah nak, sebaiknya kamu buka lembaran baru dan Tika.... " Mama Tika tidak melanjutkannya lagi.
" Enggak tante, kita gak boleh putus hara, pan. Firasat ku semakin kuat tante, kalau Tika akan kembali.Alex meyakinkan mama Tika.
"Semoga saja! " kata mama Tika dengan wajah pasrah.
~
Andre telah mendarat di sidney, sementara itu Riska dan Clara sudah menunggu di ruang tunggu sejak satu jam yang lalu.
"Tante Clara.... " Teriak Andre saat melihat Clara dan seorang cewek yang familiar banget buat Andre. Tetapi Riska cuek saja.
"Andre.... keponakan kesayangan tante! " Sambut Clara.
"Tante, siapa cewek ini? "Tanya Andre yang penasaran dengan menatap wajah cewek itu lebih dekat lagi.
"Kenalin anak angkat tante, Riska!"
"Sayang ini Andre keponakan ibu yang sering ibu ceritakan! " Kata Clara lagi memperkenalkan ke dua nya.
Saat Riska menoleh dan mengulurkan tangan nya untuk berkenalan, tentu saja Andre terperanjat kaget yang yang luar biasa.Andre pun tak berkedip menatap tika dengan mulut sedikit ternganga. Dan mata yang berkedip.
"Tika? Lo masih hidup? " Tanya Andre dengan rasa tak percaya.
"Riska, nama ku Riska!. Tika? siapa itu Tika? " kata Riska yang tidak mengerti siapa yang di maksud Andre itu.
"Lo jangan becanda dong Tika!, apa lo lupa sama gw teman sekelas lo di kampus."
Riska hanya terdiam, dan Riska berusaha mengingat nya. Tapi malah membuat kepala nya kembali terasa sakit.
"Andre sayang sebaiknya kita pulang dulu yuk. nanti kita cerita lebih banyak lagi." Pinta Clara.
Mereka pun menuju ke rumah, dan selama di perjalanan di dalam mobil tidak ada percakapan apa pun. Tetapi Andre mengirim pesan pada Alex bahwa ia bertemu Tika. Tapi Tika seperti nya tidak mengingat apa-apa.
Setelah membaca pesan dari Andre, Alex langsung menghubungi Andre dengan panggilan video. Tapi sebelum menjawab panggilan video tersebut, Andre sudah mengirim pesan agar Alex tidak membicarakan soal Tika, karena Andre hanya meminta Alex melihat wajah Tika tersebut untuk lebih meyakinkan lagi. Alex pun setuju.
"Halo bro, apa lo udah sampai? " kata Alex dari panggilan video tersebut.
Andre memfokuskan kamera ponselnya ke arah Tika. Jelas saja mata Alex langsung berkaca-kaca setelah melihat Tika yang selama ini di cari dan si tunggu nya ada di bersama Andre.
Alex tidak menyangka ternyata firasat nya itu benar kalau Tika gadis yang iya cintai itu masih hidup.
__ADS_1